Serial Ashoka

Ashoka: Dharma Dituduh Menghina Sushima, Ashoka Ingin Menyatukan Ayah & Ibunya, Chanakya Memberi Nasehat, Merestuinya Sebagai Pangeran


Ashoka #148  episode 136 18

Di ruangannya, Chanakya mengambil pewarna merah dari nampan pemujaan dengan jempol kanannya, kemudian melangkah ke hadapan Ashoka, menaroh tilak di jidat Ashoka. Ashoka memejamkan matanya, air matanya jatuh. Saat penobatannya sebagai pangeran, dengan restu dari gurunya, Chanakya, sudah dimulai. Ashoka berlutut di depan Chanakya, menyentuh kaki gurunya itu. Chanakya menaroh telapak tangannya diatas kepala Ashoka, “semoga berhasil nak”.

Ashoka berdiri, kemudian Chanakya meraihnya ke pundaknya. Ashoka menangis sesaat di dada gurunya itu. Chanakya merenggangkan rengkuhannya, menatap Ashoka, memberi nasehat, “guru tidak pernah memberitau, apa yang harus kau lihat, guru memberitaumu harus melihat kemana, arah mana yang harus kau tuju. Tapi siswa sendirilah yang harus bisa sampai pada kebenaran. Dengar nak, selama ini aku yang mengambil keputusan, tentang dirimu. Tapi, mulai sekarang saat ini juga, semua keputusan, kau sendiri yang mengambilnya, kau sendirilah yang akan menentukan jalanmu”. Ashoka mengangguk.

Ashoka #148  episode 136 19

Chanakya menambahkan, “dan sudah pasti aku akan ikut bersamamu. Tapi nak, kau harus ingat baik-baik, karya-karya kakekmu dan karya-karya ayahmu, tidak akan kau bandingkan dengan karyamu. Kau tidak akan membandingkan kebesaran mereka dengan karyamu sendiri nak. Karena setiap manusia itu berbeda. Karyamu adalah kebaikan bagi Magadh, kebaikan bagi seluruh negeri India dan kebaikan bagi umat manusia. Jika kau lakukan terus karya ini, maka martabat Maurya dan juga martabatmu akan selalu bertambah. Tapi nak, kau tidak akan memikirkan tentang leluhurmu. Kau hanya perlu berfikir, negeri seperti apakah yang ingin kau tinggalkan bagi generasi mendatang”. Chanakya kembali menaroh telapak tangannya diatas kepala Ashoka sebagai restu, kemudian memegang bahu kanan Ashoka.

Ashoka memegang tilak yang sudah ditempelkan Chanakya di jidatnya, melihat telapak tangannya, mengatupkan kedua telapak tangannya yang terus memegang pedang di depan dada, “tentu Acharya”. Chanakya tersenyum. Ashoka meyakinkan lagi, “kepercayaan yang kau perlihatkan padaku, aku akan selalu menghormatinya. Aku akan menghormati harapanmu, tetapi sebelum aku menjadi pengeran yang layak, aku akan menjadi putra yang layak. Putra yang layak bagi ibuku”. Chanakya menatap Ashoka dengan tatap senyum penuh kepercayaan.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Dharma Dituduh Menghina Sushima, Ashoka Ingin Menyatukan Ayah & Ibunya, Chanakya Memberi Nasehat, Merestuinya Sebagai Pangeran”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.