Ashoka: Dharma Dituduh Menghina Sushima, Ashoka Ingin Menyatukan Ayah & Ibunya, Chanakya Memberi Nasehat, Merestuinya Sebagai Pangeran


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka begitu ‘sakit’ mengetahui kebenaran tentang dirinya yang ternyata adalah anak dari Yang Mulia Bindusara, dia marah pada Dewa karena ibunya dibiarkan mendapat perlakuan tidak adil. Ashoka: ‘menjemput’ kenangan ayah & ibunya, dapat bukti kuat dia seorang pangeran. Ahankara dipaksa berbaikan dengan Sushima, Dharma diperlakukan kasar oleh Sushima saat Dharma mencoba mencegah Sushima saat merecoki Ahankara dengan ‘minuman’.

Ashoka #148  episode 136 00

Sinopsis serial Ashoka #148 episode 136, Ashoka sudah seperti mempunyai kekuatan, ia sudah duduk diatas kudanya. Dari ketinggian daerah perbukitan, dia menatap ke arah Pataliputra, tempat dimana ayah dan ibunya sangat dekat secara fisik, tapi cinta keduanya terhalang oleh situasi yang diciptakan oleh para musuh. Wajah Ashoka sangat kaku, ada kemarahan terpendam dalam tatapannya.

Ashoka kemudian menarik tali kekang kudanya, menuruni perbukitan memacu kudanya melewati jalan tanah, jalan becek penuh air, wajahnya tetap kakau diatas punggung kuda yang berlari kencang.

Ashoka #148  episode 136 01

Di sisi lain, di istana Magadh, Dewi Dharma di dorong oleh permaisuri Charumitra ke dalam ruangan permaisuri Subrasi. Dharma berpegangan pada meja yang ada disitu agar tak terjatuh lagi. Permaisuri Subarasi bergegas memegang lengan Dharma, ia heran kenapa Sevikanya diperlakukan seperti itu, “permaisuri Charumitra, apa yang kau lakukan?! Apa yang dilakukan oleh si malang ini”, dengan nada agak emosi sambil melihat jidat Sevika yang terluka.

Charumitra dengan nada angkuh menjelaskan, “semua ini terjadi gara-gara kau yang selalu suka membelanya! Lalu apa lagi!”. Permaisuri Subrasi semakin tak mengerti mendengar jawaban Charumitra, “tapi apa yang dia lakukan?!”. Charumitra menatap rendah ke Dharma, “sama seperti yang biasa dilakukan, melanggar martabat! Tapi hari ini, dia keterlaluan! Hari ini dia menghina putraku Sushima!”.

Permaisuri Subrasi semakin terkejut, ia tak percaya, “apa? menghina Sushima? Sevika?”. Dharma langsung ingin memberi penjelasan, “itu tidak benar permaisuri, pangeran Sushima memang bertindak kasar pada putri Ahankara”. Charumitra langsung protes dengan marah, “sebelum kau menuduh putraku yang bukan-bukan, seharusnya, kau pikir apa akibatnya untuk dirimu!”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan