Serial Ashoka

Ashoka: Mengetahui Kebenaran, Ibunya, Shubadrangi Adalah Dewi Dharma Istri Yang Mulia Bindusara


Ashoka berdiri semakin lemas ditengah guyuran hujan, ia terbayang saat bersama Yang Mulia Bindusara di depan gubuknya, saat dikira ibunya telah meninggal oleh semua orang. Yang Mulia Bindusara berjanji akan menjadi sahabatnya saat itu, mereka saling menggenggamkan tangan, kemudian Yang Mulia Bindusara merengkuhnya ke dalam pelukannya.

Ashoka tetap berdiri dalam hujan, di kepalanya terbayang kebersamaan lain bersama Yang Mulia Bindusara yang dulu dikiranya hanya sebagai bentuk perhatian seorang raja terhadap seorang anak yang kehilangan ibu, tapi ternyata ada ikatan bathin yang kuat diantara mereka. Yang Mulia merengkuhnya, saat dia tergugu, karena menganggap batu sebagai sosok ibunya yang masih hidup, dengan penuh kasih sayang Yang Mulia menenangkannya, “sudah lama kau menyimpan kesedihan ini dihatimu, biarkanlah mengalir nak”.

Ashoka semakin lemas ditengah hujan, terbayang saat diruang sidang permaisuri Niharika menuduh ibunya sebagai pembuat siasat, “istri keempat Yang Mulia, Dharma, yang dinikahinya, tapi hal ini dirahasiakan dari semua orang!”. Ashoka terbayang penjelasan si nenek buta, “mereka membawa pedang yang besar, saat itu, dia sedang hamil, dan mereka melenyapkan dia dan juga, bayinya yang belum lahir”.

Ashoka #146 18 episode

Ashoka benar-benar kehabisan tenaga mengetahui kenyataan siapa dirinya yang sebenarnya, mengaitkan semua informasi, apa yang dialaminya, bagaimana ibunya diperlakukan. Pedang ditangan Ashoka terlepas, wajahnya mengernyit sedih, kembali terngiang tuduhan Niharika pada Dewi Dharma yang ternyata tak lain adalah ibunya, “istri yang ke empat Yang Mulia, Dharma!”. Terbayang biksu yang menyimpulkan sebelumnya, “jadi ibumu Shubadrangi dan permaisuri Dharma itu sama?! Kau, putra Yang Mulia Bindusara! Cucu Yang Mulia Chandragupta Maurya!”. Ashoka mengatupkan gerahamnya, terngiang ucapan biksu, “Shubadrangi!”, ucapan Niharika, “Dharma!”.

Ashoka merentangkan kedua tangannya, menengadah, berteriak sekencang-kencangnya, “Ibuuuuuuu!!!!!!!”. Tangannya turun kembali keposisi semula, hujan tetap turun dengan deras, perlahan, tubuh Ashoka miring ke kiri, kemudian jatuh ke tanah, ia tak sadarkan diri, tak kuat mengetahui kenyataan yang dialami ibunya selama ini. Ashoka terlentang tak sadarkan diri ditengah hujan, di dekat perumahan ibunya dulu, disamping pedang kesatria Magadh Chandragupta Maurya.

Ashoka #146 21 episode

Kegelisahan yang dialami Ashoka mengontak bathin ibunya yang ada di Pataliputra, di salah satu ruangan sebuah rumah. Dharma yang sedang duduk tersentak, “Ashoka!”. Kasturi memasuki ruangan, menutup pintu ruangan kembali, Dharma langsung bergegas menghampirinya, bertanya dengan cemas, “apa yang sedang terjadi disini, kenapa tidak ada yang menceritakan apapun padaku?! Dimana Acharya, aku ingin bertemu dengannya sekarang”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Mengetahui Kebenaran, Ibunya, Shubadrangi Adalah Dewi Dharma Istri Yang Mulia Bindusara”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.