Sosok Wanita Pemeran Solmaz di Serial Cansu & Hazal (Paramparca) : Günes Emir


Penggemar serial Cansu dan Hazal (Paramparca) tentu sudah mulai akrab dengan sosok Solmaz Tek, salah satu pemain serial tersebut. Wanita manis dalam komunitas sosial Dilara (ibunya Cansu). Solmaz adalah sahabat Dilara dari dulu. Dilara menganggap persahabatan mereka tulus, karena persahabatan keduanya itulah, Alper Tek (suami Solmaz), bisa bergabung dalam saham yang dimiliki perusahaan Cihan.

Güneş Emir Solmaz

Sayang sekali, Solmaz dan suaminya, justru menganggap Dilara sebagai saingan. Solmaz selalu iri dengan keberuntungan yang dimiliki sahabatnya, ya suami, ya anak-anak, apalagi kekayaan. Dia selalu membantu suaminya mencari celah, dengan tameng persahabatan, agar Dilara menceritakan masalah pribadi keluarga kepadanya, dengan tujuan untuk memisahkan Dilara dan Cihan, agar suaminya bisa mengelola saham yang dimiliki Dilara.

Kawans, jangan lupa juga menyimak yang ini yaa, Sosok Wanita Cantik Pemeran Dilara (Ibu Cansu) di Serial Paramparca : Ebru Özkan.

Peran Solmaz yang merupakan musuh berbalut persahabatan, diperankan dengan sangat apik oleh Günes Emir. Wanita manis kelahiran Istanbul, 10 Mei 1985 ini di negaranya Turki, disebut-sebut sosoknya secara fisik sangat mirip dengan artis Hollywood, Angelina Jolie, dan dianggap karirnya juga akan bersinar. Mungkin saja ya, kita-kita di Indonesia kan hanya melihat sosoknya dalam karakter Solmaz yang dimainkannya.

Güneş Emir

Gunes Emir, sangat terkenal sebagai artis Turki serial televisi semenjak dia memerankan karakter Deniz di serial Denizyildizi di FOX TV dari tahun 2009 sampai 2012. Kemudian dilanjutkan dengan karakter di serial Beni Yeniden Sev- (Ali Poyrazoglu Tiyatrosu) dari tahun 2011 sampai 2013, nah, dalam serial inilah dia disadari oleh penonton dan pengamat televisi di Turki sana mempunyai kemiripan dengan Angelina Jolie.

Günes Emir menyelesaikan pendidikannya di Fakultas perikanan, Budidaya Teknik, di Istanbul Üniversitas (2002-2007). Ia masuk ke jurusan itu karena dorongan orangtua dan guru-gurunya, serta nilainya memang memungkinkan dia lulus, walau sebenarnya, minatnya dari SMA sudah di seni peran, dia juga ikut kursus dan membaca demi minatnya itu, hingga nilai sekolahnya sempat buruk. Setelah lulus SMA, dia sudah berniat mendalami teater, tapi orangtuanya tidak mengijinkan.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :

Iklan