Ashoka: Berusaha Mencari Kebenaran Tentang Dharma dengan Mempertaruhkan Nyawa, Noor Khorasan Mengetahuinya


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka yang mendengar keputusan Bindusara bahwa jika Dewi Dharma terbukti bersalah, ia sendiri yang akan menghukumnya. Ashoka ingin cinta Bindusara menang dibanding siasat jahat orang-orang yang memberikan tuduhan pada Dharma. Akhirnya, Ashoka bertekad menemukan Dharma untuk Yang Mulia Bindusara. Helena & Khorasan juga mengatur siasat mencari Dharma. Ashoka mencari informasi tentang kejadian empat belas tahun lalu pada Siyamak. Siyamak memberitau seorang prajurit yang dulu ada dalam pasukan kakeknya, dan kemungkinan mengetahui tentang Dewi Dharma. Ashoka menemui si prajurit.

Ashoka #142 00 episode

Sinopsis cerita serial Ashoka #142, setelah memberitau keputusannya di ruang pertemuan bahwa Dewi Dharma harus dibuktikan dulu bersalah atau tidaknya, Yang Mulia Bindusara melangkah ke ruangan tempat patung Dharma dulu ia pajang, yang sekarang hanya tinggal serpihan. Bindusara menatap serpihan-serpihan patung patung wanita sang sangat dicintainya dengan tatap sedih.

Ashoka #142 01 episode

Yang Mulia Bindusara mengungkap rasa sedihnya, “tolong maafkanlah aku Dharma. Entah apa yang terjadi padaku hingga karena kesal, aku,,”. Bindusara menarik nafas dalam, duduk di undakan kolam, mengumpulkan serpihan dari patung Dharma yang berserakan, “nuraniku mengatakan kau pun tidak bersalah Dharma, aku meyakini bahwa kau tidak sanggup, setiap tetes darahku mengatakan kau tidak bisa berkhianat. Cintamu sangat tulus Dharma. Aku yakin suatu hari hal ini akan terbukti dihadapan semua orang. Kau orang yang sudah melarangku membunuh seekor rusa, apa sanggup merencanakan siasat keji? Itu tidak mungkin. Tapi sekarang semua akan segera mengerti hal ini”.

Mata Yang Mulia Bindusara agak membesar melihat diantar tumpukan bubuk bekas patung, ada bongkahan yang agak besar. Bindusara berdiri, naik ke undakan, mengambil bongkahan yang agak besar tersebut, mengangkatnya dengan penuh perasaan, menatap separuh bagian kepala dan wajah dari patung Dharma yang tersisa, mengusapnya. Bindusara memperhatikan sekitar, wajahnya mengernyit, “dimana potongannya yang lain?”.

Ashoka #142 02 episode

Sementara itu, Noor yang sedang melangkah di lorong depan ruangannya, terhenti di depan kamar yang pintunya terbuka. Di dalam, Siyamak sedang berkemas, memasukkan pakaian ke dalam tas. Noor melangkah masuk, “apa yang kau lakukan Siyamak?!”. Siyamak menoleh dengan wajah terkejut, melangkah mendekati ibunya, “tidak ada”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s