Ashoka: Dengan Percayadiri Mencari Cara Menghentikan Perang Bagi Magadh, Permaisuri Niharika Ingat Janji Pada Raajaajiraaj


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Chanakya curiga pada persahabatan ibu suri Helena dan Khorasan, ketika Helena mengusulkan Khorasan yang menemui Niharika untuk bermusyawarah, Bindusara mau tak mau setuju usulan itu. Tetapi permaisuri Niharika menghabisi kurir yang membawa pesan perdamaian dari Magadh. Bindusara akhirnya memutuskan untuk berperang. . Ashoka mengusulkan dia yang berbicara perdamaian dengan istri Raajaajiraaj, tapi usulnya itu ditertawakan oleh Sushima karena ini perang, bukan mainan anak-anak. Chanakya percaya pada kemampuan Ashoka, tapi dia tidak mau membahayakan Ashoka, Bindusara sependapat dengan Chanakya. Akhirnya Ashoka mencari jalan untuk mengubah keadaan, agar tak jadi perang dibantu Subahu dan Vasunandhar tanpa sepengetahuan Bindusara.

Ashoka #136 00 episode

Sinopsis serial Ashoka #136, Bindusara yang baru selesai pertemuan dan memutuskan berperang, bergegas memasuki ruangannya, berdiri di depan kaca. Ahankara muncul dipintu ruangan Bindusara dengan sikap takut-takut. Bindusara yang melihat kemunculan Ahankara dari pantulan kaca, menoleh ke belakang, membalikkan badan, menyapa Ahankara dengan sikap kebapakan, “masuklah”.

Ahankara dengan wajah takut-takut melangkah kehadapan Bindusara. Bindusara bicara, “kanapa? jika ada yang ingin kau sampaikan, sampaikan dengan terus terang”. Ahankara semakin tau kualitas Bindusara sebagai raja, dia semakin merasa ga enak hati, “aku tau yang dilakukan ayahku adalah hal yang tidak baik, adalah hal yang salah. Kini apa yang dilakukan oleh ibuku juga hal yang tidak baik. Aku tidak berhasil mencegah ayahku, tapi untuk mencegah ibuku, aku ingin membantu anda dalam segala hal. Aku juga tidak ingin terjadi pertempuran”.

Ashoka #136 01 episode

Bindusara memperlihatkan wajah senyum, demi melihat rasa bersalah yang ditunjukkan Ahankara, “sekarang bisa kulihat dengan jelas, kenapa putraku sangat mencintaimu”. Ahankara miris mendengar sanjungan Yang Mulia Bindusara, ia justru terbayang ucapan Sushima padanya yang penuh hinaan, ‘anak seorang pengkhianat tidak pantas bicara soal janji, akan ku perlihatkan bagaimana memperlakukan orang sepertimu’ dengan mata melotot, seperti ingin menghabisinya.

Ahankara meringis, betapa berbedanya sikap Sushima dengan sikap yang ditunjukkan Yang Mulia Bindusara padanya, Ahankara jadi menundukkan pandangan. Bindusara berkata yang ucapannya hampir mirip dengan yang disampaikan Ashoka pada Ahankara sebelumnya, “melawan musuh adalah hal yang sangat mudah Ahankara. Tetapi melakukan sesuatu yang buruk pada keluarga dan melukai mereka adalah hal sulit, untuk itu butuh keberanian, keberanian yang besar. Dan kau punya keberanian itu Ahankara”. Ahankara mendengar dengan wajah sedih.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Dengan Percayadiri Mencari Cara Menghentikan Perang Bagi Magadh, Permaisuri Niharika Ingat Janji Pada Raajaajiraaj

  1. Ping-balik: Ashoka: Bernegosiasi Perdamaian Dengan Niharika & Membawa Kabar Damai ke Magadh. Noor Mencaritau Keberadan Dharma Diantara Pelayan | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s