Ashoka: Chanakya Mencemaskan Kedamaian Magadh. Justin, Dikunjungi Siyamak, Dilukis & Menyampaikan Permintaan Terakhir.


Serial Ashoka episode sebelumnya, Siyamak sedang berlatih pedang, Helena melihat sosok Justin dalam diri Siyamak, memohon akan menghukum sendiri pengkhianat. Bindusara memaafkan, bukan mengampuni kesalahan yang dilakukan Justin. Bindusara jadi percaya kalau Helena tidak terlibat siasat. Sedang Ashoka tak habis pikir kok bisa Helena sebagai ibu, justru ingin menghabisi anaknya sendiri. Ashoka jadi ingat nasib Ahankara yang tidak boleh bertemu ibunya di Ujjayani. Ashoka meminta pendapat Dharma. Dharma meminta Ashoka untuk mendengarkan hati nuraninya, Ashoka bertekad mempertemukan Ahankara dengan ibunya.

Ashoka #129 episode 118 00

Sinopsis serial Ashoka #129, Chanakya yang sudah mendengar dan melihat langsung ibu suri Helena memohon Bindusara sebagai eksekutor hukuman mati untuk Justin, berdiri di teras rumahnya, mengungkapkan kecemasannya pada Radhagupt, “setelah ini di Magadh akan terjadi segalanya kecuali damai, tidak akan ada kedamaian, tidak akan ada”.

Radhagupt jadi ikut cemas, “Acharya, apakah ibu suri Helena bisa melakukan ini? Atau ini hanya rencananya saja untuk menyelamatkan Justin dari semua ini. Sebenarnya mana yang benar Acharya?!”. Chanakya merespon muridnya itu, “inilah kebenaran Radhagupt! Aku tidak pernah menyangka, ibu suri Helena, demi membuktikan dirinya tidak bersalah, bisa jatuh serendah itu. Aku sama sekali tidak pernah membayangkan hal ini terjadi Radhagupt! Sama sepertimu aku sendiri heran melihatnya. Tapi kalau dipikirkan, hal itu tidak mengherankan juga. Mantra artinya nasib seorang pria dan watak seorang wanita, Dewa saja tidak bisa mengetahuinya, bagaimana manusia bisa mengetahuinya, ini sangat aneh”.

Radhagupt membuang nafas lemas dan wajah mengernyit, “yang kau katakan itu benar, ibu suri Helena bukan ingin menyelamatkannya, tapi itu usaha untuk menyelamatkan dirinya sendiri”. Chanakya menambahkan penjelasannya, “kecemasanmu tidak berhenti sampai disini Radhagupt. Jika ibu suri Helena memberikan hukuman mati pada putranya sendiri, maka dia akan terbukti tidak bersalah Dimasa depan Justin akan diingat orang sebagai seorang pengkhianat dan ibu suri Helena dengan menjatuhkan hukuman mati pada putranya akan menjadi pujaan rakyat, akan menjadi ibu yang agung. Dan bila seseorang dipuja maka dia tidak akan bisa dikalahkan. Kita bisa mengalahkan seseorang, tapi ketulusan rakyat terhadapnya, kepercayaan mereka dan juga keagungannya, tidak mungkin bisa kita kalahkan. Itu mustahil”, sambil geleng-geleng. Sementara Radhagupt yang mendengar menjadi semakin meringis dalam kecemasan.

Ashoka #129 episode 118 03

Sementara itu, ibu suri Helena masuk ruangan pemujaannya sebagai seorang Yunani. Ia melangkah pelan mendekati altar tempat patung Dewi yang dipujanya berdiri. Helena menatap patung Dewanya dengan tatap marah, “aku tidak akan bertekuk lutut, ataupun meminta ma’af untuk hal apapun! Tidak! Tidak! Satu ramalan telah terbukti, tapi dengarkan aku! kisahku tidak akan berakhir sampai seperti ini!”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Chanakya Mencemaskan Kedamaian Magadh. Justin, Dikunjungi Siyamak, Dilukis & Menyampaikan Permintaan Terakhir.

  1. Ping-balik: Ashoka: Gelisah Melihat Kebencian Rakyat Pada Pengkhianat, Hukuman Untuk Membuat Takut, Noor & Siyamak Diberi Penenang | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s