Ashoka: Helena Melihat Sosok Justin Dalam Diri Siyamak, Memohon Akan Menghukum Sendiri Pengkhianat. Bindusara Memaafkan, Bukan Mengampuni


Bindusara kecil kemudian membawa mangkok yang diberikannya keluar ruangan, ia kemudian melanjutkan makannya. Tiba-tiba ibunya, Helena berdiri disampingnya , berkata dengan marah, “jika kau memberikannya sebagai adik, tapi besok dia akan merampas hakmu, dasar kau ini”, sambil menjewer kupingnya.

Justin mengusap air mata yang meleleh di pipinya dengan jempolnya. Bindusara yang berdiri di depannya, menggeleng tak mengerti, “bagaimana bisa ada jarak seperti ini, kenapa kasih sayang, saling memberi perhatian, semua itu berubah menjadi iri dan kedengkian. Aku berusaha mencari tau jawabannya, aku pikir kau punya jawabannya, aku yakin kau akan menjawab hal ini, seorang kakak yang rela berkorban dan bisa menyelamatkan adiknya, belakangan sangat ingin menghabisi nyawa adiknya. Apa sebelumnya kau tidak memikirkan bagaimana perasaan ibu, juga kasih sayang dan juga pengorbanannya. Dalam sekejap, dalam sekejap kau hancurkan segalanya. Sekali saja katakan, aku akan meninggalkan tahta itu dan mengasingkan diri. Dengan bungkam kau tidak kehilangan sesuatu, tapi aku kehilangan banyak”.

Ashoka #128 epidoe 117 19

Justin yang sudah tenang dari perasaan emosionalnya menatap adik tirinya itu, “bagus sekali Bindusara”. Justin tersenyum lebar, “kau telah mulai bicara yang muluk-muluk Bindusara, kau suka memberi sedekah padaku. Heh, Yang Mulia Bindusara, Maha Murah Bindusara! *berdiri membelakngi Bindusara* Pergilah, pergilah Bindusara, pergilh sana, perdengarkan ucapanmu ini pada orang yang menerima omong kosongmu ini, yang mengerti arti dari ucapanmu, karena ini tidak ada artinya dihadapanku. Aku sudah siap menerima kematianku dengan hati senang”.

Justin kemudian menatap Bindusara lagi, “dan aku sangat puas bahwa, walau aku tidak berhasil merampas singgasana darimu, tapi aku berhasil menggoyahkan kestabilan kerajaanmu Bindusara”. Bindusara menatap Justin dengan bola mata membesar, tapi tetap tak terpancing emosi. Justin terus bicara, “sekarang dihadapan dunia kau telah takluk sebagai seorang penguasa yang melemah Bindusara. Dan ini adalah kemenanganku, kemenanganku Bindusara”.

Bindusara merespon Justin dengan tenang, “aku merasa bahwa setelah kematianmu pun aku tidak akan bisa memaafkanmu. Tapi hari ini, mendengar ucapanmu, aku jadi merasa kasihan padamu. Hukuman mati sudah mutlak. Tapi secara pribadi aku meyakinkanmu bahwa di dalam hatiku ini sama sekali tidak ada rasa dendam, sedikitpun tidak ada. Semua kejahatan yang sudah kau lakukan terhadapku, sudah ku maafkan semuanya. Dan ini bukan berarti kau berhak mendapat pengampunanku, tapi ini karena aku merasa punya hak untuk hidup dengan tenang”, sambil menatap Justin. Justin berdiri terdiam, Bindusara sama sekali tidak tau kalau pembuat siasat yang akan mengganggu hidupnya terus adalah Helena.

Bindusara kemudian keluar sel tahanan Justin dengan langkah seorang raja yang meninggalkan seorang pengkhianat. Prajurit penjaga dengan sigap menutup kembali pintu sel tahanan. Justin berdiri termangu menatap ke arah kepergian Bindusara.

Ashoka #128 epidoe 117 17

Cerita serial Ashoka episode selanjutnya, Calata menjelaskan rencana yang sudah disusunnya pada Sushima dan permaisuri Charumitra. Bahwa setelah Bindusara mendapakan tekanan maka Magadh akan segera mendapatkan pewaris tahta kerajaan, “besok, dengan kematian pangeran Justin, maka nasib baik pangera Sushima akan bersinar terang”. Sushima tersenyum senang mendengar rencana Calata tersebut.

Iklan

Satu respons untuk β€œAshoka: Helena Melihat Sosok Justin Dalam Diri Siyamak, Memohon Akan Menghukum Sendiri Pengkhianat. Bindusara Memaafkan, Bukan Mengampuni”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.