Ashoka: Memberitau Akramak Istana Baru Terbuat Dari Lak, Justin Tau Siyamak Putranya, Dharma Bersentuhan Tangan Dengan Bindusara


Serial Ashoka episode sebelumnya, Hari pernikahan pangeran Justin dan Agnishika sudah datang, semua anggota keluarga memasuki istana, Ashoka mengambilkan air untuk ritual pernikahan, Justin-Agnishikha memasuki istana baru. Semua keturunan Maurya sibuk merayakan pernikahan, sementara itu ibu suri Helena, Nicator dan Raajaajiraaj sampai pada tahap akhir siasat yang mereka jalani. Helena masih mencemaskan Justin yang sebelumnya minta ijin dan belum kembali ke tengah-tengah acara.

Ashoka #108 episode 98 00

Sinopsis serial Ashoka #108 (episode 98), Ashoka yang berusaha lari dari penjagaan pengawal dan ingin menyusul ibunya yang membawakan kendi air yang diambilkannya, di tengah jalan malah di hadang putri Ahankara dan pangeran Sushima. Ashoka menghentikan langkahnya, mentatap dua sejoli yang sangat merasa bersaing dengannya itu.

Ahankara melirik Sushima yang berdiri di sebelahnya, kemudian menatap Ashoka, “Entah kenapa ibu suri mengikut serta manusia hina, manusia sederhana seperti kau dipernikahan megah terhormat yang ada di istanan ini. Rayuanmu membawamu dari tempat rendahan ke tempat terhormat! Pertama Yang Mulia, sekarang ibu suri!”.

Ashoka #108 episode 98 01

Ashoka yang sedang diburu waktu, mencoba bersikap baik, “Tapi aku, masih sama seperti dulu. Sekarang kalau ada perubahan pada sikap ibu suri, apa itu karena bujukanku, atau demi menjalankan kewajiban, dia melihat kepatuhanku. Jawabannya hanya bisa kau dapatkan darinya”, sambil menatap Ahankara dengan sikap percaya diri penuh dan berniat melanjutkan langkahnya.

Sushima menahan bahu Ashoka, “Dengan menjalankan sebuah peran kecil tradisi Yunani ini, jangan pernah kau anggap dirimu seperti anggota keluarga kerajaan!”, sambil mendorong tubuh Ashoka hingga kembali berdiri dihadapan mereka berdua, “karena bagaimanapun juga, ibu suri memberi pekerjaan seorang pelayan kepadamu!”. Ashoka menatap Sushima geram, tapi dia tak berniat melayani, wajahnya justru terlihat berfikir agar cepat meninggalkan dua sejoli yang sangat sombong itu.

Ashoka menatap Ahankara, menunjukkan wajah senyum yang tak terpengaruh hinaan keduanya, bermaksud menyanjung dua orang yang juga gila hormat itu, “Hari ini kakakmu akan menikah, untuk itu, aku, mengucapkan selamat”. Justru Sushima yang merespon Ashoka, menatap Ahankara yang terdiam, “Kau tidak mengerti ya, bila orang hina seperti itu dan juga orang tidak tau malu, bila dia mengucapkan selamat, itu berarti dia minta imbalan, benar begitu bukan”.

Ashoka #108 episode 98 04

Ahankara menyodorkan tangannya yang berisi sekeping uang, “Ambil ini!”. Ashoka sempat terkejut, tapi kembali menunjukkan wajah normal kembali, “Itu tidak perlu”. Ahankara menatap Ashoka sambil menahan geram, “Orang yang sederhana tidak boleh menolak pemberian anggota keluarga kerajaan! Ayo cepat, ulurkan tanganmu! Selama kau tidak menerima ini, aku tidak akan membiarkanmu pergi dari sini!”.

Ashoka menahan kesal, tapi menunjukkan wajah biasa lagi, mejulurkan tangannya, menerima koin yang dijatuhkan ke telapak tangannya, “Terima kasih”, kemudian melangkah, mau melanjutkan langkahnya. Sushima kembali menahan bahu Ashoka, “Hanya terima kasih saja? *Ashoka gelengkan kepala geram tanpa melihat Sushima*, Apa kau tidak tau bagaimana cara mengucapkan terima kasih pada orang terhormat seperti kami? Tidak apa-apa, aku akan ajarkan padamu”, sambil memgang dagu Ashoka agar menoleh ke arah wajahnya. Ahankara tersenyum mengejek melihat Ashoka yang menahan marah. Sushima menatap Ashoka dengan mengangkat dagunya, mengajarkan, “Katakan! Pangeran, putri, semoga kalian panjang umur”.

Ashoka #108 episode 98 02

Ashoka menatap Sushima dengan tatap tajam dan berkata dengan nada tegas, “Kau melakukan semua ini untuk menghinaku! Tapi aku dengan hati yang tulus mengharapkan kalian berumur panjang! Semoga Dewa melindungi kalian di dalamm musibah, dimasa yang akan datang!”, sambil menatap keduanya. Ahankara agak sedikit tercekat mendengar ucapan Ashoka. Sushima terdiam menatap Ashoka dengan wajah berfikir. Ashoka mengernyitkan wajahnya yang terlihat semakin cemas, kemudian melangkah pergi dari hadapan dua sejoli itu.

Ahankara menatap kepergian Ashoka. Sushima bergumam dengan wajah marah, “Beginilah, dengan bersandiwara seperti inilah dia menghasilkan kepercayaan dari ayahku. Kita juga percuma buang-buang waktu karena dia”, sambil melirik Ahankara yang ternyata sedang melamun.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Memberitau Akramak Istana Baru Terbuat Dari Lak, Justin Tau Siyamak Putranya, Dharma Bersentuhan Tangan Dengan Bindusara

  1. Ping-balik: Ashoka: Berhasil Menemukan Chanakya, Upacara & Resepsi Pernikahan Justin Agnishikha di Istana Lak | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s