Ashoka: Yang Agung Butuh Restu Seorang Ibu, Sushima Ditetapkan Sebagai Pewaris Magadh


Serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka yang bertarung dengan macan demi menyelamatkan Sushima dari terkaman macan akhirnya, Ashoka berhasil menaklukkan macan, Chanakya pura-pura lemah, Sushima memenangkan pertandingan dengan curang. Ashoka yang berhasil menyusul jadi menghentikan larinya saat melihat Sushima sudah melewati garis finish dan di elu-elukan oleh masyarakat. Ashoka kecewa merasa kebaikannya sia-sia, dan menjadi penyebab ke kalahannya. Chanakya berdiri di ketinggian dan berbicara dengan Dharma bertekad akan memberitau Bindusara kalau Ashoka anaknya. Dharma sangat ketakutan.

Ashoka #86 episode 76 00

Sinopsis serial Ashoka #86 (episode 76), Chanakya kaget melihat respon Dharma, “Ada apa Dewi, apa kau tidak merasa senang? Sejak awal kau menantikan saat ini Dewi dan saat itu semakin dekat denganmu dan kau merasa tidak senang Dewi. Dewi, kalau Yang Mulia dan juga Ashoka akan bertemu kembali, sekian lama kau telah menentikan saat-saat seperti ini Dewi. Kini penantian itu akan berakhir”.

Ashoka #86 episode 76 01

Dharma menjawab, “Sejak dulu aku menantikan hal ini Acharya, tapi aku merasa takut, akhir dari penantian ini, bila kebenaran ini terungkap, hal ini bukannya baik bagi Ashoka, tapi justru sangat buruk baginya. Setelah menjadi pelayan di istana, aku bisa melihat hati buruk para permaisuri itu, aku melihat ke egoisan mereka, hasrat mereka, perasaan tidak aman yang selalu mencekam mereka. Acharya, mereka semua, rela melakukan apapun demi memberikan tahta kerajaan pada putra mereka. Kalau Ashoka muncul sebagai perintang mereka, maka, mereka tidak akan segan-segan untuk menyingkirkan dia dalam sekejap. Tidak! Daripada melihat dia jadi pewaris, aku ingin melihat dia hidup Acharya, aku ingin melihat dia dengan aman”. Chanakya hanya bisa menatap Dharma yang sangat ketakutan.

Ashoka #86 episode 76 02

Di istana, di salah satu ruang pertemuan, Bindusara mendapat sangat senang mendapat laporan dari Calata, “Apa, kau berkata benar?”. Calata meyakinkan, “Iya Yang Mulia, aku baru saja mendapatkan kabar dari sekolah bahwa pangeran Sushima telah memenangkan pertandingan ini dan telah berhasil menjadi kesatria Agung Magadh dan dia akan segera hadir di istana ini dengan membawa pedang Yang Mulia Chadragupta Maurya”.

Bindusara tak bisa menyembunyikan senyumnya, “Tidak ada hal yang membahagiakan bagiku selain berita ini, hehehe. Hari ini putraku sudah membuat aku merasa bangga. Siapkan penyambutan untuk menyambut kesatria agung Magadh”. Calata dengan wajah penuh senyum, karena posisinya akan aman segera mengangguk hormat dan keluar ruangan.

Bindusara bergumam sendiri di salah satu kursi kebesarannya itu, “Sudah saatnya aku membuat keputusan yang penting sekarang”, dengan wajah terseyum tanpa ragu.

Di padang rumput tak jauh dari titik akhir pertandingan, Sushima memacu kudanya sambil mengkhayal, dimatanya terbayang ayahnya sedang memasangkan mahkota di kepalanya. Para dayang-dayang wanita melemparinya dengan bunga.

Sushima tersenyum di atas kudanya, lamunannya berlanjut, Ahankara yang cantik melangkah menyambutnya dengan wajah berhias senyum. Ia sendiri dengan pakaian kebesaran seorang penerus Magadh lengkap dengan mahkota juga bergegas menghampiri kekasihnya itu, mereka bertemu ditengah lorong, saling tatap, kemudian saling berpelukan. Sushima makin tersenyum di atas kudanya.

*Foto hasil khayalan Sushima kalau jadi pewaris tahta 😉

Dengan hanya menggunakan satu tangan untuk memegang kendali tali kekang kudanya dan tangan satunya memegang pedang Chandragupta, Sushima tak siap saat kudanya tiba-tiba meringkik dan berhenti mendadak, pedang ditangannya terlepas. Sushima terlempar dari punggung kuda, jatuh tengkurap ditanah. Ashoka melangkah mendekat, menatap tajam Sushima yang masih dalam posisi tengkurap akibat terjatuh. Sushima terkesima melihat Ashoka masih hidup.

Ashoka #86 episode 76 07

Ashoka dengan tenang berkata, “Begitu kebenaran ada dihadapanmu, kau jatuh dari ketinggian dan melebur dengannya”. Sushima meniup nafas dari hidung dan mulutnya dengan kencang, bangun, menatap Ashoka.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Yang Agung Butuh Restu Seorang Ibu, Sushima Ditetapkan Sebagai Pewaris Magadh

  1. Ping-balik: Ashoka: Sedih, Kujujuran Itu Tak Mudah! Pembohong & Penipu Lebih Dipercaya, Tidak Mendapat Kasih Sayang Ibu | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.