Tiba-tiba Akramak terbatuk dan jatuh jongkok sambil memegang dadanya. Ashoka pura-pura kaget dan memegang pundaknya. Akramak mengibaskan tangannya, sesak nafas. Ashoka menunjukkan sikap cemas, “Apa yang terjadi guru, ada apa. Tolong, cepat ambilkan minum, guruku sesak nafas, cepatlah, guru, guru, jangan sampai mati. Cepat pergi ambil air!”, sambil menoleh ke arah prajurit yang berdiri berjaga tak jauh dari situ. Satu orang prajurit pun beranjak dari situ.

Acharya Akramak masih terus batuk-batuk sambil sesak nafas. Ashoka juga semakin menunjukkan kepanikan, “Guru, guru, jangan mati disini guru, guru. Guruku sudah hampir mati, cepatlah”. Ashoka menoleh ke arah prajurit satunya lagi dengan wajah cemas, “Hei pengawal! Guruku sudah hampir mati, cepat ambilkan air”. Si prajurit tetap berdiri kaku. Akramak terus bersikap seperti orang sesak nafas. Ashoka sambil membantu bicara lagi pada prajurit yang tetap berdiri disitu, “Hei, pengawal, kenapa temanmu lama sekali datangnya. Ayo cepat ambilkan airnya! Guruku sudah hampir mau mati! Ayo cepat!”. Akramak dengan tetap membelakangi si prajurit terus menunjukkan sesak nafas. Ashoka dibelakangnya memegangi punggungnya dengan wajah cemas.

Ashoka #103 episode 93 32

Akhirnya si prajurit penjaga itu bersuara, “Tapi bagaimana aku pergi dari sini!”. Radhagupt muncul dan terlihat bergegas, sambil melihat ke arah Akramak dan Ashoka, “Aku akan menjaga dia, cepat ambilkan air”. Prajurit itupun beranjak dari situ. Setelah prajurit itu lewat, Ashoka melihat ke arah Radhagupt yang mengangguk kepadanya.

Akramak bangun, mengambil buntelannya, bergegas ke tempat lantai yang ada pintu rahasianya. Ashoka mengmbil peralatan memperbaiki patung dan melanjutkan pekerjaan pura-pura memperbaiki patung, sambil terus mengawasi Akramak dan sekitarnya. Agak jauh dari situ, Radhagupt juga berdiri sambil mengawasi sekeliling dengan wajah tegang. Akramak mulai memukul lantai yang ada pintunya dengan pelatan yang dibawanya, tapi belum membuahkan hasil.

Ashoka #103 episode 93 33

Radhagupt sudah mendekat ke tempat Ashoka pura-pura memperbaiki patung. Ashoka melirik Acharya Akramak yang masih memukul lantai berpintu yang terlihat sangat alot. Radhagupt juga memperhatikan dengan wajah tegang, sambil terus melihat ke ujung lorong kiri dan kanan. Mata Radhagupt terbelalak saat melihat di ujung lorong muncul ibu suri Helena diikuti dua pelayannya. Radhagupt terpana.

Cerita serial Ashoka episode selanjutnya, Ashoka dan Acharya Akramak sudah di terowongan. Chanakya terus bergerak mencoba melepaskan ikatannya. Ashoka dan Akramak terus mencari terowongan tempat Chanakya, tiba-tiba, dari arah belakang terdengar suara Chanakya yang kurang jelas. Chanakya dibawa oleh dua orang prajurit. Ashoka menatap dengan tatap geram.