Ashoka: Mencari Tau Tentang Ayahnya, Justin Mengaku Sangat Mencintai Noor, Pertanda Setangkai Teratai


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka yang cemas ibunya akan kecewa karena ke kalahannya di pertandingan tidak terbukti. Dewi Dharma menjelaskan, pilihan Ashoka menyelamatkan Sushima walau akhirnya Sushima mencuranginya, Dharma sebagai ibu sangat bangga dengan sikap yang diambil Ashoka. Dewi Dharma kemudian ke pinggir sungai melakukan pemujaan dan mengucapkan Janji Dharma & Bindusara disaksikan rembulan di hari Ganga Dussehra, Ashoka penasaran siapa ayahnya. Janji dua orang itu terucap di tempat berbeda, satu dipinggir sungai, satunya di salah satu ruang istana. Tanpa sengaja, Ashoka mendengar pembicaraan Ibunya dan Chanakya, dan jadi tau kalau ayahnya ada di Pathaliputra. Chanakya bertanya pada Chanakya siapa ayahnya yang sebenarnya.

Ashoka #92 episode 82 00

Sinopsis serial Ashoka #92 (episode82), Chanakya yang terpana sesaat mendengar pertanyaan Ashoka, berdiri dari duduknya, “Bagaimana kau bisa mengetahuinya”. Ashoka memberitau, “Aku dengar pembicaraan antara kau dan ibuku. Kau telah berjanji padaku”. Ashoka mengingatkan Chanakya agar tak mungkir.

Chanakya menatap Ashoka tenang, “Tentu saja aku sudah berjanji dan aku akan memenuhinya, tapi sebelum itu, kau harus menerima tawaran Yang Mulia Bindusara”. Ashoka langsung merespon cepat, “Aku sudah menerimanya”.

Ashoka #92 episode 82 01

Chanakya mengingatkan, “Bukan dihadapanku, kau harus menerima dihadapan Yang Mulia. Dan bukan hanya itu, setelah menyelesaikan pendidikan, kau harus menerima kedudukan sebagai panglima perang. Dan bagaimana aku bisa percaya bahwa nantinya kau tidak akan membohongi aku setelah aku memberitau kebenaran ini kepadamu. Namun jika kau tidak menerima tawaran yang Mulia, maka itu merupakan penipuan”.

Ashoka mulai kesal dengan pintarnya Chanakya mengelak, ia melangkah membelakangi Chanakya, “Justru aku yang sering ditipu. Sekarang ini, aku juga sedang ditipu”, dengan nafas sesak. Chanakya merespon tenang, “Bukankah kau bilang bahwa kau benci pada ayahmu, lalu hal yang akan kau dapatkan tentang mengetahui tentang ayahmu apa”.

Ashoka membalikkan badan, menatap Chanakya, “Bukan demi diriku, aku ingin menemuinya demi ibuku!”. Chanakya tatap Ashoka dengan wajah berfikir serius. Ashoka meneruskan ucapannya dengan kesal, “Aku ingin lihat siapa orangnya yang bisa meninggalkan ibuku yang seperti Dewi. Kalau aku mau, aku tidak ingin kesini, tapi bertanya langsung pada ibu. Tapi aku tau, ini akan sangat menyakiti perasaan ibuku. Ibuku sudah banyak menderita, aku tidak mau menyusahkan dia lagi”.

Chanakya meyakinkan Ashoka, “Aku siap menepati janjiku, tapi sebelum itu, kau harus memegang janjimu Ashoka”. Ashoka semakin kesal melihat Chanakya yang terus berkelit dengan permainan kata-katanya, “Berkali-kali kebenaran dirahasiakan dariku, tapi aku berusaha untuk menahan semua derita itu. Tapi kebenaran yang menjadi penyebab kehidupan ibuku yang penuh perjuangan, penuh penderitaan, penuh duka nestapa, aku pasti akan mencari tau, meskipun untuk itu, aku harus, menyatukan bumi dan juga langit”. Chanakya terkejut mendengar tekat Ashoka dengan kemarahannya. Chanakya hanya bisa menatap. Ashoka membalikkan badan, melangkah keluar ruangan Chanakya dengan wajah mengeras.

Ashoka #92 episode 82 02

Chanakya sendiri menatap Ashoka yang meninggalkan ruangannya dengan tatap tak berdaya, mendundukkan pandangan. Tiba-tiba, Chanakya mendengar auman singa. Chanakya menatap keluar jendela, di kejauahan, ia melihat singa jelmaan Chandragupta di ketinggian.

Chanakya bicara, “Merahasiakan kebenaran tidak pernah menjadikan hal yang sulit bagiku, tapi rasa penyesalan merahasiakan kebenaran dari cucumu, membuat dia semakin hancur secara bathin. Ya aku tau, untuk menjaga keamanan Magadh, tidak ada hal yang bernilai mahal, tapi yang aku ragukan, apakah aku, memiliki kekauatan”.

Singa yang berdiri di ketinggian, dibawah cahaya rembulan, seperti memahami kegelisahan Chanakya yang terus bicara, “Kau lah yang menjadi perantara pertemuanku dengan cucumu Ashoka Yang Mulia. Kini kau juga yang akan jadi perantara, agar tidak terpisah darinya Yang Mulia”.

Ashoka #92 episode 82 06

Malam semakin larut. Noor yang sudah berdandan sangat cantik, memasuki ruangan Yang Mulia Bindusara. Noor memperhatikan, ruangan kosong. Noor mambalikkan badan, saat bersamaan, permaisuri Charumitra juga melangkah masuk ruangan dengan dandan yang juga maksimal. Mereka berdua saling tatap.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan