Ashoka: Dapat Restu Ibu, Arti Nama, Pembukaan Babak Akhir Pertandingan, Langkah Menjadi Kesatria Besar


Serial Ashoka episode sebelumnya, semua permaisuri Bindusara dan putranya heran melihat kehadiran Bindusara di ruang makan yang ternyata tidak sendirian. Ashoka menuhi undangan makan Bindusara, Sushima marah, Noor tidak percaya cinta Justin. Charumitra berusaha meminta Calata agar bisa mempengaruhi Yang Mulia Bindusara setelah usai pertandingan, mengumumkan Sushima sebagai pewaris tahta. Di sisi lain, Agnishikha berusaha menarik perhatian Justin, sementara Justin dipusingkan oleh Noor yang terbakar cemburu. Khorasan yang menyaksikan pertemuan diam-diam Justin dan Noor menjadi cemas.

Ashoka serial #75 episode 65 00

Sinopsis serial Ashoka #75 (episode 65), di lorong, Ahankara berjalan mundur di depan Sushima, “Kakak sangat menyukai berpesiar dengan perahu dan pergi ke tempat tenang sambil menikmati pemandangan alam disana. Dan aku, sangat berbeda, aku suka keramaian”. Ashoka muncul dari belokan di depan Sushima dengan wajah kusut.

Ashoka serial #75 episode 65 01

Sushima memperhatikan Ashoka yang melangkah seperti terburu-buru ingin meninggalkan tempat itu. Sushima melirik Ahankara, mereka saling mengisyaratakan lewat mata. Ashoka tetap melangkah tanpa memperhatikan ada dua orang yang menatapnya di depan. Ashoka sedang membathin, ‘Aku harus minta ma’af pada ibu, aku tidak punya siapa-siapa selain ibu’.

Sushima dan Ahankara melangkah menyosong Ashoka, kemudian berdiri menghadang jalan Ashoka. Ashoka terkejut melihat dua orang itu sudah ada dihadapannya. Sushima berkata, “Kenapa kau harus buru-buru, apa kau lupa, sesuai dengan hukuman, kau harus lari setelah sejam pertandingan itu dimulai”.

Ashoka serial #75 episode 65 02

Ashoka menjawab tenang, “Gara-gara kecuranganmu, aku sudah tidak ingat pada hukuman apapun pangeran Sushima. Aku bisa memberimu jawaban yang lebih keras lagi, jika seandainya aku tidak punya pekerjaan penting pada saat ini”. Sambil menahan geram, Ashoka mau meneruskan langkahnya. Ahankara menghadang jalannya, “Kau benar-benar sombong dan lancang sekali! Nanti ketika pangeran Sushima mengalahkanmu, aku akan lihat”. Sushima tersenyum mendengar pembelaan Ahankara.

Ashoka merespon ucapan Ahankara, “Mendukung seorang teman adalah hal yang baik putri. Tapi aku mau lihat, apakah setelah dia kalah, kau masih tetap punya rasa persahabatan yang sama terhadapnya?! *Ahankara terkesiap*, Aku harap, kau tidak akan mengecewakan pangeran Sushima putri”, sambil menatap Ahankara dengan tatap tak bersalah dan yakin dengan apa yang diucapkannya. Ashoka juga melihat Sushima yang hanya terdiam melihat ketangkasan Ashoka membalikkan ucapannya disaat mereka berhadapan, tanpa pendukung dari teman-teman setia ataupun guru.

Ashoka melanjutkan langkahnya, Ahankara yang agak shok mendengar penilain Ashoka tentang keakraban yang dia tunjukan pada Sushima, tak berani menghadang lagi. Ia dan Sushima hanya bisa menatap Ashoka yang menjauh melangkah tanpa rasa bersalah. Sushima menatap dengan tatap geram.

Ashoka serial #75 episode 65 03

Ahankara bersuara, “Dia menghinamu dan langsung pergi, tapi kau tidak melakukan apapun!”. Sushima menjawab dengan tatap marah ke arah Ashoka, “Itu karena ayah yang selalu memanjakan dia. Kau lihat saja nanti, dia pasti akan mendapatkan jawaban dari kelancangannya di pertandingan”. Ahankara yng masih kesal merespon, “Kau hanya bisa berfikir, dia akan merampas pedang Chandragupta dari dirimu!”. Sushima menoleh kaget menatap Ahankara, menatap tak percaya pada apa yang barusan di dengarnya, Ahankara mulai meragukannya.

Ahankara yang kesal mau melangkah pergi, tapi kemudian berpikir, menunggu. Ternyata Sushima tidak mengucapkan apapun, hanya menolehkan pandangannya ke arah lain. Ahankara tau ucapannya bisa merusak segalanya, mundur, menatap Sushima, “Ma’afkan aku, karena kesal, aku jadi mengatakan yang bukan-bukan. Tapi, aku mengatakan itu karena aku merasa kekalahanmu adalah kekalahanku”. Sushima jadi tersenyum menatap Ahankara, “Aku menghargaimu putri”. Kemudian mereka melanjutkan langkah.

Ashoka serial #75 episode 65 05

Di salah satu area di halaman sekolah, Acharya Akramak bicara pada beberapa anak yang sibuk mempersiapkan bungkusan, “Ingatlah baik-baik, di hutan, hidup mereka bergantung pada barang-barang ini. Karena itu, jangan sampai ada yang ketinggalan”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s