Kepala sekolah meneruskan membaca nilai, “Sedangkan peserta terkhir”. Ashoka tegang, Chanakya tercenung, Siyamak cemas, Sushima menunggu. Kepala sekolah menyebutkan nama ‘Mahamani’ sebagai peserta kesepuluh yang ikut tahap berikutnya. Harapan Ashoka luruh. Sushima tersenyum lega. Siyamak tercenung, begitupun dengan Chanakya. Akramak menarik nafas sesak. Kepala sekolah menatap Ashoka dengan tatapan sedih.

Ashoka #70 episode 60 04

Perlahan, Ashoka memutar langkahnya satu-satu mau meninggalkan tempat itu. Harapannya pupus sudah. Terdengar ucapan Sushima, “Kau pasti sudah tau sekarang, kau tidak akan bisa menyamai kami hanya dengan membujuk Yang Mulia Raja. Ini sekolah bangsawan, disini hanya keturunan bangsawan yang bisa sebagai pemenang. Bukan manusia hina sepertimu”. Langkah Ashoka terhenti, Sushima tersenyum puas. Chanakya menatap sedih dari tempat duduknya.

Seorang prajurit berbisik ke kepala sekolah. Kepala sekolah menganggukkan kepalanya. Ashoka melanjutkan langkahnya satu-satu. Terdengar suara kepala sekolah, “Ada pengumuman penting”. Langkah Ashoka terhenti lagi. Wajah Sushima berubah pucat. Chanakya menunggu dengan wajah serius. Ahankara melirik dengan wajah tegang. Siyamak dan Akaramak juga menunggu pengumuman yang dimaksud kepala sekolah dengan wajah tegang.

Ashoka berdiri dengan diam dan tetap tertunduk menunggu pengumuman yang dimaksud. Kepala sekolah bersuara, “Baru saja ada kabar dari tempat pengobatan bahwa karena Mahamani terluka, dia tidak bisa mengikuti pertandingan ini. Yang berarti, peserta yang ada pada urutan kesebelas dialah yang akan menggantikannya. Yang meraih dua angka dalam tahap pertama dan meraih angka enam dalam tahap kedua, pada urutan kesebelas”. Ashoka tetap berdiri tertunduk, Chanakya menunggu. Sushima sangat tegang. Akramak menunggu kelanjutan ucapan kepala sekolah.

Kepala sekolah bicara, “Dengan delapan angka, Ashoka”. Ashoka menarik nafas lega. Wajah putus asanya berubah senyum, menoleh ke arah panggung gurunya duduk. Siyamak tersenyum lebar. Wajah Sushima memberengut, nasib baik selalu menyertai Ashoka. Ahankara ternganga, tak percaya dengan barusan yang di dengarnya. Tripha Acharya juga menunjukkan wajah bengong, kok anak ini alot banget untuk disingkirkan.

Ashoka #70 episode 60 05

Chanakya menatap Ashoka. Akramak menatap Ashoka dengan senyum lega. Vasundhar juga tersenyum lebar mendengar nama Ashoka masuk. Ashoka yang tersenyum lebar, melangkah kebarisan sepuluh peserta, berdiri di sebelah Sushima, menegakkan tubuhnya.

Sushima yang tertunduk kesal berusaha menunjukkan wajah sombong. Ashoka merapatkan kedua tangan ke arah panggung guru. Akramak yang ngerti maksudnya, mengangguk tipis dan menjawab dengan gerakan mata. Chanakya memperhatikan ke kejauhan, ia melihat singa jelmaan Chandragupta menampakkan diri, mengaum. Chanakya tersenyum. Kepala sekolah tersenyum.

Ashoka yang masih mangatupkan tangan di depan dada, melirik Sushima disebelahnya. Menurunkan tangannya, tersenyum. Sushima menatap Ashoka dengan wajah geram seakan ingin melumat Ashoka saat itu juga. Siyamak tersenyum lebar melihat Ashoka. Ahankara pucat dan kesal menatap semua peserta.

Siyamak bicara pada Ashoka, “Selamat temanku”. Vasunandhar juga bersuara, “Sekarang kau pasti bisa mengikuti tahap akhir Ashoka”. Ashoka mengiyakan lewat matanya. Sushima makin menahan geram.

Kepala sekolah bicara, “Ini lah nasib atau keinginan Yang Mulia Chandragupta, dalam tahap penting ini Ashoka diikut sertakan”. Tripha Acharya ternganga mendengar kesimpulan kepala sekolah, ia melirik ke arah Sushima yanga menunjukkan wajah sangat kesal. Wajah Ahankara tanpa senyum, penuh kemarahan.

Ashoka kembali merapatkan kedua telapak tangan di depan dada dan menundukkan kepala. Kepala sekolah masih bicara, “Ashoka, setelah melihat kemampuanmu tadi, semuanya menaruh harapan yang besar pdamu”. Ashoka mengangguk hormat dengan senyum.

Ashoka #70 episode 60 06

Sushima menatap Ashoka dengan wajah dipenuhi iri, marah dan dengki. Akramak tersenyum menatap Ashoka, latihan singkat mereka tak sia-sia. Chanakya tersenyum, rencananya semakin menunjukkan arah.

Kepala sekolah mengangkat tangan kanannya ke arah Ashoka, “Semoga berhasil”. Ashoka tetap dengan sikap hormatnya. Tripha Acharya langsung bersuara tak senang pada Ashoka, “Kau jangan sombong dulu, mustahil bagimu akan berhasil dalam tahap ketiga perlombn nanti”. Sushima melirik Ashoka dengan wajah kesal. Ashoka tetap tersenyum mendengar ucapan meremehkan dari sang guru. Ahankara menunjukkan wajah kesal.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :