Ashoka: Nasib Selalu Menyertai Orang Yang Layak (Lolos Tahap Akhir Pertandingan), Tingkah Para Permaisuri


Serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka mendapatkan kesempatan melanjutkan pertandingan perang buta esok hari sempat putus asa. Chanakya memberitau bahwa Ashoka punya kekuatan melakukan yang dia bisa. Ashoka sadar amarah bisa menghancurkannya, ia minta diajarkan cara memusatkan pikiran ala Akramak. Akramak yang melihat potensi Ashoka yang belum terasah, memberitau, ‘Ashoka, mengendalikan amarah adalah sumber kekuatan dan kesabarna & sasaran pasti tercapai (berhasil dalam perang buta) dengan memanfaatkan energi pengendalian diri tersebut. Ashoka mempraktekkan apa yang dia pelajari dari Akramak dalam semalam, di pertandingan. Ashoka membuktikan, dia layak ada didalam pertandingan.

Ashoka #70 episode 60 00

Sinopsis serial Ashoka #70 (episode 60), peserta yang masuk perang buta berdiri dalam kelompok mendengar pengumuman dari kepala sekolah, “Selamat pada semua lima belas peserta. Semuanya memperlihatkan kecakapannya masing-masing, tapi ada, beberapa peserta yang kecakapannya luar biasa”. Sushima dan Siyamak tersenyum.

Kepala sekolah menerima kertas berisi penilaian dari salah satu guru, membacakannya, “Berdasarkan angka yang diraih dalam tahap pertama dan tahap kedua ini, para peserta yang telah masuk dalam babak ketiga atau babak yang paling menentukan, nama-nama mereka ada dalam catatan ini”. Chanakya, Akramak, tersenyum, begitupun dengan Tripha Acharya.

Ashoka #70 episode 60 01

Kepala sekolah meneruskan pengumumannya, “Dan dari sepuluh inilah salah satu nama akan diumumkan sebagai kesatria hebat dari Magadh! Dan dia akan menjadi kesatria tangguh Magadh. Kesatria tangguh inilah akan diberi pedang Yang Mulia Chandragupta Maurya”. Ahankara tersenyum di bangkunya. Peserta lain mendengar dengan serius.

Kepala sekolah melihat kertas ditangannya, “Kini berdasarkan hasil ini akan aku sebutkan nama peserta *Chanakya senyum, Akramak tegang*, Nama peserta yang akan ku sebutkan harap berdiri di sebelah sana” , sambil menunjuk tempat kosong di sebelah lima belas peserta berdiri.

Kapala sekolah mulai membacakan, “Unggulan pertama yang memperlihatkan ketangkasannya adalah, *Sushima, Siyamak, Ashoka tegang*, Sushima!”. Semua bertepuk tangan, Sushima memberi sikap hormat. Tripha Acharya makin tersenyum senang. Akramak memperhatikan, Chanakya masih tersenyum. Kepala sekolah menyebutkan perincian nilai, “Yang telah meraih sepuluh angka ditahap pertama dan sepuluh angka ditahap kedua”. Sushima pindah tempat berdiri, melirik Siyamak, Ashoka, yang tak berniat meladeni kesombongan Sushima. Sushima melirik Ahankara yang tersenyum dengan tertunduk malu.

Kepala sekolah lanjut dengan pengumumannya, “Ditahap pertama dapat angka sepuluh dan dutahap kedua dapat angka sembilan, Siyamak ada di urutan kedua”. Siyamak tersenyum lega. Ashoka dengan senyum lebar langsung bertepuk tangan untuk keberhasilan Siyamak diikuti murid lain. Sushima tersenyum datar melirik adiknya itu. Akramak memperhatikan, Tripha Acharya tersenyum. Siyamak pindah tempat berdiri di sebelah Sushima.

Kepala sekolah lanjut mengumumkan, “Vasunadhar”. Vasunandhar memberi sikap hormat, pindah tempat berdiri. Ashoka menunjukkan wajah cemas, begitupun dengan Chanakya dan juga Akramak.

Kepala sekolah menyebutkan urutan berikutnya, “Indrajit”. Indrajit pun pindah posisi berdiri, begitu dengan urutan-urutan selanjutnya. Ashoka berdiri tercenung dengan peserta yang tersisa tujuh orang.

Kepala sekolah memberitau, “Dari tujuh peserta, hanya ada dua peserta yang telah memastikan bisa maju pada babak berikutnya”. Ashoka yang berdiri di sebelah Subahu sangat tegang, begitu juga dengan Chanakya dan Akramak. Kepala sekolah meneruskan, “Pada urutan ke sembilan”. Sushima senyum, Chanakya, Akramak makin berwajah tegang, guru Tripha senyum melihat ke peserta yang belum dipanggil. Ashoka semakin menarik nafas dengan wajah tegang. Sushima menunggu, begitu juga dengan Ahankara.

Ashoka #70 episode 60 03

Kepala sekolah akhirnya menyebutkan peserta ke sembilan, “Subahu”. Sushima langsung tersenyum lega. Subahu pindah tempat berdiri. Tinggal Ashoka berdiri sendiri, karena sisanya ada di klinik. Wajah Siyamak tegang.

Sementara Ahankara tersenyum senang karena Sushima didampingi dua teman setianya. Wajah Chanakya semakin tegang. Akramak menarik nafas dalam, murid yang punya kemampuan dan berjalan diaturan menghormati hubungan, tak mau mengadukan kecurangan yang dialaminya ke forum resmi, Ashoka, yang dulu dianggapnya belum layak sama sekali ikut pertandingan, sekarang sedang ditentukan nasibnya. Tripha Archarya tetap tersenyum.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan