Ashoka: Diobati Dharma & Hampir Tertangkap Basah Bindusara, Sushima Menerima Hukuman


Serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka yang memberi tantangan pada Sushima dengan bergulat di lumpur, dikira takkan curang, ternyata, Sushima melakukan gerakan yang tak diperbolehkan, Ashoka sempat terkapar lama. Berkat doa ibunya, Ashoka menang melawan Sushima, kebenaran terungkap, tidak jadi dikeluarkan dari sekolah. Awalnya Sushima sempat mengancam bukan hanya Ashoka akan terusir dari sekolah tapi juga dari Patahliputra. Tapi Ashoka tetap yakin kalau kejujuran pasti menang. Setelah mendengar sekolah mencabut keputusan mengusirnya, Ashoka yang memang terluka parah akhirnya jatuh pingsan.

Ashoka #66 episode 56 00

Sinopsis serial Ashoka #66 (episode 56), di ruang pertemuan istana, Bindusara memberi tau permaisuri Charumitra dengan wajah gusar, berdiri membelakang, “Perbuatan Sushima tidak bisa dima’afkan. Apakah masa depan Magadh ditangan orang seperti itu! Orang yang tidak punya ketabahan! Tidak punya kesabaran! Tidak bisa mengampuni seseorang! Dan tidak bisa bicara jujur! Tidak! Aku tidak akan menerima permohonan apapun untuk bisa mengampuninya”.

Ashoka #66 episode 56 01

Charumitra yang sebelumnya meledak-ledak meminta Ashoka dihukum berat karena sudah membuat luka Sushima menunjukkan wajah sabar, melangkah lebih dekat ke samping Bindusara, “Yang Mulia, aku tau Sushima bersalah, dia memiliki kekurangan, tapi apa yang dia lakukan, bukan karena dia tidak sabar, tapi justru, karena dia sangat sabar. Sushima sudah bilang padamu kan, dia tidak bisa melihat kasih sayang terbagi”. Bindusara mendnegar dengan wajah masih mengernyit tak habis mengerti.

Charumitra terus bicara mengingatkan pembenaran versinya, “Pada pertandingan tahap pertama Sushima yang juara, tapi ayahnya bukan senang melihat itu, dia malah mencemaskan Ashoka”. Bindusara melirik Charumitra, yang mempertanyakan apa yang dia cemaskan tapi tak memahami apa yang dia rasakan, sibuk urusan tahta aja.

Charumitra terus aja bicara, “Yang Mulia, Sushima adalah putra sulungmu, dia sudah merelakan kasih sayangmu untuk Siymak dan Drhupad, karena mereka berdua adalah saudaranya. Tapi siapa Ashoka, seorang anak sederhana, yang menerima banyak bantuan darimu. Tapi apa yang dia lakukan, dia menaruh tombak dileher Sushima, dan kau malah ingin Sushima diam. Yang Mulia kau juga harus lihat, kalau Sushima mau, dia bisa tidak menerima kenyataan ini, dan membiarkan Ashoka dikeluarkan dari sekolah, tapi dia tidak melakukannya, dia tetap berpegang pada keadilan supaya tidak terjadi ketidak adilan pada anak sederhana itu. Orang bisa melakukan kesalahan Yang Mulia, tapi menerima kesalahan itu dihadapan semua orang, apalagi bertobat untuknya, hal itu tidak baik, apalagi terjadi pada calon penguasa Magadh”.

Bindusara menjawab tenang, “Kalau aku mengurangi hukumannya, bagaimana dia akan bertobat. Tidak. Keadilan di sekolah sama bagi semua orang yang ada disana, aku tidak mau melanggar aturan dengan ikut campur dengan menghadapi masalah yang ada disana”. Kemudian melangkah keluar ruangan.

Charumitra geram, “Entah Shubadrangi memberi obat apa padanya, hingga meskipun dia sudah mati, kecintaannya pada putranya telah mencoreng kehormatan dan juga wibawa keluarga kami”.

Ashoka #66 episode 56 03

Langkah Dharma dan Kasturi yang mau menuju ruang Ashoka dirawat, terhenti, melihat ada pengawal yang berjaga. Dharma dengan suara pelan bicara pada Kasturi, “Aku harus masuk bagaimanapun caranya”.

Kasturi meyakinkan, “Kau jangan khawatir, aku pasti akan membantumu”. Mereka kemudian mengawasi ruang yang akan mereka tuju. Kasturi mengernyitkan wajahnya, “Tapi aku tidak mengerti, kenapa hari ini ada penjaga di depan pintu. Biasanya tidak seperti itu. Aku akan mencari tau”.

Kasturi kemudian menutup nampan berisi makanan yang dibawanya dengan selendang, melangkah menuju pengawal yang berdiri berjaga, Dharma memperhatikan dari tempatnya berdiri. Penjaga menghentikan Kasturi, “Tunggu! Kau mau kemana”. Kasturi menjawab, “Mengantarkan makanan pada Ashoka”, sambil memperlihatkan nampan yang dibawanya. Penjaga melihat ke nampan yang ditangan Kasturi.

Kasturi memberi isyarat lewat mata dan gerakan kepala pada Dharma agar jalan. Dengan mengendap pelan, Dharma berjalan melewati belakang penjaga.

Kasturi bertanya pada pengawal, sekalian cari informasi, “Tapi kenapa kau berjaga disini, terjadi sesuatu?”. Penjaga memberitau, “Yang Mulia akan datang menjenguk Ashoka”.

Mata Kasturi langsung terbelalak kaget, membathin, ‘Aku harus memberitau Shubadhrangi, bagaimana kalau dia tertangkap basah, dia pasti akan ditangkap’. Kasturi dikagetkan oleh suara prajurit, “Yang Mulia Bindusara akan hadir”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Diobati Dharma & Hampir Tertangkap Basah Bindusara, Sushima Menerima Hukuman

  1. Ping-balik: Ashoka: Tekad Kemenangan Demi Tanah Air dan Harga Diri, Persiapan Untuk Perang Buta | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s