Ashoka membungkuk, menempelkan tangan kanannya ke bumi, kemudian tanah yang menempel di jarinya, di oleskan ke jidatnya, sebagai minta restu dari bumi. Sushima, Ahankara dan muruid lain, memperhatikan. Dharma memegang dadanya menatap Ashoka dari jarak tertentu. Ashoka bergumam, “Demi ibu dan tanah airku”. Kemudian merapatkan kedua tangan di depan dada, memejamkan mata, “Hidup Dewi”. Dharma dari tempatnya berdiri mengangkat tangan kanannya ke arah Ashoka, “Aku merestuimu nak”.

Ashoka #65 episode 55 09

Ashoka dan Sushima sama-sama melompati tali pembatas, masuk ke dalam area berlumpur. Berdiri saling tatap, kemudian sama-sama berlari menuju tengah area, saling menyatukan kedua tangan, saling mendorong dan bertahan. Dharma memperhatikan pertandingan dari tempatnya berdiri dengan wajah serius. Ashoka dan Sushima saling mendorong tangan mereka hingga kaki mereka yang terbenam lumpur berputar menjaga keseimbangan.

Secara kasat mata, tubuh Sushima lebih besar dari Ashoka, tapi Ashoka mempunyai tenaga yang luar biasa, setelah saling menumpukan kekuatan ditangan untuk menjatuhkan lawan, Ashoka mendorong tangannya dengan kuat, Sushima terdorong ke belakang, jatuh terduduk di lumpur. Sushima berdiri, berlari menyerang Ashoka, Ashoka menunggu dengan kuda-kuda kokoh, mengangkat tubuh Sushima, membuangnya ke belakang tubuhnya. Sushima terkapar di lumpur. Ahankara ternganga kaget. Dharma tetap memperhatikan dengan serius. Siyamak tersenyum melihat keunggulan Ashoka.

Sushima bangkit, berlari mengejar Ashoka, berhasil menjatuhkan tubuh Ashoka. Wajah Dharma mulai cemas. Ashoka yang sudah penuh lumpur bangun kembali, mendekat ke Sushima, saling memegang tangan masing-masing, sekali lagi, Ashoka berhasil menjatuhkan Sushima.

Ashoka #65 episode 55 11

Sushima bangun, menyerang Ashoka. Ashoka menahan tangan Sushima, memutar badan Sushima, mengunci leher Sushima dari belakang dengan lengannya. Sushima menyikut ulu hati Ashoka dengan sekuat tenaga. Gerakan yang seharusnya tidak boleh dalam adu kekuatan tersebut. Ashoka terjatuh sambil memegang ulu hatinya. Dharma menjulurkan tangan dari tempatnya menyaksikan pertandingan, “Ashoka”. Siyamak menatap dengan terpana. Ashoka mencoba bagun, tapi tubuhnya terjatuh kembali ke dalam lumpur.

Ahankara menatap Sushima dengan kaget. Siyamak melihat kondisi Ashoka seperti itu, mulai menyuarakan protesnya pada Sushima, “Kau curang! Ini tidak baik”. Sushima menunjukkan wajah kesal yang tak peduli. Ashoka mengangkat tubuhnya, kembali berdiri. Belum sempurna berdiri, Sushima sudah mengarahkan tangannya memukul wajah Ashoka. Ashoka kembali terjatuh, kali ini ia tak bergerak sama sekali tengkurap di lumpur. Dharma ingin mengejar Ashoka, Kasturi memegang tangannya sambil menggelengkan kepalanya.

Ahankara menatap Ashoka yang sudah terkapar. Sushima berdiri menatapnya, kemudian bicara, “Aku yang menang, dan sesuai dengan janji, Ashoka harus keluar dari sekolah ini”. Siyamak nyahut, “Kakak, ini bukan kemenangan, kau sudah curang!”. Sushima menoleh ke adiknya itu, tersenyum penuh kemenangan, tak peduli apapun protes Siyamak.

Sushima bicara lagi, “Aku memang harus memberi pelajaran kepadanya, supaya tidak ada seorangpun yang berani melawan aku lagi”.

Ashoka #65 episode 55 13

Dharma yang menatap Ashoka tertelungkup miring dilumpur hanya bicara dari jauh dengan sedih, “Ashoka”. Dharma mengatupkan tangannya di depan dada, menengadah sambil menangis, “Dewa, lindungilah putraku, berikan dia kekuatan untuk melawan ketidak adilan”.

Tangan Ashoka bergerak, mengepal lumpur, matanya mengernyit, mulutnya meniupkan udara keluar. Ashoka membuka matanya, sekali lagi dia meludahkan lumpur yang sempat masuk mulutnya, matanya menatap Sushima yang berdiri membelakanginya, sedang bicara sombong pada Ahankara, “Aku harap kau menyukai tontonan ini”.

Ahankara menatap Sushima dengan senyum tipis. Tiba-tiba, di belakang Sushima, Ashoka sudah berdiri, mencoba menegakkan posisi tubuhnya. Dharma tersenyum lega, melambaikan tangan, “Ashoka”. Siyamak tersenyum melihat Ashoka bangun lagi. Sushima masih senyum bangga pada Ahankara. Ahankara bersuara, “Aku rasa tontonannya masih ada”. Sushima bengong tak mengerti. Ahankara menggerakkan dagunya ke arah belakang Sushima. Sushima menoleh, disana sudah berdiri Ashoka menatapnya dengan tatap penuh geram.

Ashoka #65 episode 55 15

Sushima kembali menatap Ahankara, “Dia tidak tau rupanya dengan bangkit lagi dia melakukan kesalahan”. Sushima menunjukkan wajah geram, membalikkan badan, menatap Ashoka yang seperti sangat siap menunggu serangan Sushima yang ternyata masih saja berlaku curang. Sushima berlari mengejar Ashoka, melakukan gerakan siap menghajar Ashoka lagi. Ashoka yang sudah tau kalau Sushima takkan ikut aturan pertandingan, menghindar tipis dengan cepat, dengan tenaga penuh, Sushima tersungkur sendiri ke dalam lumpur.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :