Ashoka: Hukuman Harus Sesuai Kesalahan, Jangan Remehkan Kekuatan Orang Sederhana-Chanakya


Serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka yang terjatuh ke sungai tidak ditemukan prajurit. Saat semua terpana dalam kesedihan mendengar kabar duka tersebut, Ashoka muncul menuju batas akhir lomba dihalaman sekolah. Ashoka selamat, berhasil menyelesaikan tahapan lomba. Menakuti Sushima, dituduh pengkhianatan pada negara oleh guru yang berpihak pada Sushima. Padahal Ashoka, hanya mengingatkan bahwa kalau dia mau, dia bisa membalas semua penghinaan Sushima. Sushima dan teman-temannya memberikan kesaksian yang menyudutkan Ashoka, ucapan Siyamak pun tak bisa membantu. Keberadaan Ashoka di sekolah bangsawan digugat oleh pihak yang tak suka.

Ashoka #64 episode 54 00

Sinopsis serial Ashoka #64 (episode 54), kepala dapur berpapasan dengan seorang pekerja wanita di depan gerbang dapur, mereka bicara. Kepala dapur menjelaskan, “Selain itu, pasti dihukum penjara seumur hidup atau digantung! Dia itu telah menyerang calon penguasa Magadh dan semua orang memandang dia sebagai pengkhianat negara. Dan kali ini keluarga istana tidak akan mema’afkan Ashoka, kau lihat saja”. Dharma yang sedang melamun, yang awalnya tidak begitu memperhatikan pembicaraan kepala dapur, jadi mendengarkan dengan wajah terkejut.

Ashoka #64 episode 54 01

Pelayan wanita merespon ucapan kepala dapur tersebut, “Tapi Yang Mulia Bindusara tidak akan menjatuhkan hukuman seberat itu, lihat saja, dia sangat sayang pada Ashoka”. Kepala dapur yang gendut tetap dengan pendapatnya, “Tapi aku yakin, walaupun dia sayang pada Ashoka, tapi mesti, bukan lebih dari anaknya sendiri. Dan kalau masalahnya melindungi anaknya sendiri, Yang Mulia pasti tidak akan berpihak pada Ashoka, kau mengerti!”. Kepala dapur pun melanjutkan langkahnya, begitu juga dengan pekerja dapur wanita lawannya bicara, melanjutkan pekerjaannya.

Dharma yang dari tadi diam mendengar, langsung bergegas menuju gerbang dapur, bahkan hampir setengah berlari. Kasturi langsung menahan dengan merangkulnya, “Dewi, kau tidak boleh keluar dari sini”. Dharma berusaha melepaskan pegangan Kasturi ditangannya, “Biarkan aku pergi, aku mau bertemu dengan Ashoka, biarkan aku pergi”.

Ashoka #64 episode 54 03

Kasturi mengencangkan pegangannya, “Dewi, jangan paksa aku, aku terikat janji, aku bertanggung jawab atas keselamatanmu”. Dharma setengah menangis, sambil melihat ke luar gerbang dapur, bicara, “Tapi aku ingin sekali melihatnya, walaupun hanya sekali, walaupun dari jauh. Entah apa yang dia alami, entah bagaimana dia akan bebas dari tuduhan itu. Entah dia akan mendapatkan keadilan atau tidak. Biarkan aku pergi, aku mohon padamu, biarkan aku bertemu dengan Ashoka sekali saja”, sambil merapatkan kedua tangan di depan dada.

Kasturi yang tersentuh perasaannya melihat penderitaan Dharma, berpikir sambil menguatkan Dharma agar tak gegabah dengan memegang tangannya, “Ini bukan waktu yang tepat, tapi akan aku usahakan”. Dharma dengan menahan tangis, menatap keluar gerbang dapur, menyebut nama anaknya, “Ashoka”.

Ashoka #64 episode 54 04

Di ruang lain istana, tempat Bindusara, Rajaajiraaj, beradu ketangkasan melempar belati ke sasaran ikan yang dipasang di papan berputar, masih berlanjut. Kali ini giliran Justin. Bindusara menyerahkan belati lempar ke tangan Justin. Justin menerimanya sambil terbayang ucapan Noor sebelumnya, ‘Untuk bisa memenangkan dirimu, kalau aku harus menceritakan hubungan kita pada Yang Mulia, aku tidak akan ragu’.

Justin menarik nafas, mengangkat belati ditangannya, memperhatikan sasaran yang berputar, melemparkan belati, tap, belati hanya menyentuh ikan, tidak menancap, sehingga belati jatuh ke lantai. Bindusara kaget melihat kegagalan Justin. Rajaajiraaj berkomentar, “Sasaran yang meleset, berarti kurang bisa memfokuskan perhatian, dan ini, berarti juga ada hal lain yang menarikmu ke arahnya”. Justin tersenyum tertunduk.

Ashoka #64 episode 54 06

Di bagian lain, Agnishikha sedang duduk bicara dengan Helena, “Ibu suri, aku bisa mengerti, landasan hubungan kami bukanlah cinta, tapi kesepakatan hubungan antara dua negara, tapi, dalam hubungan pernikahan jika kebahagiaan rumah tangga bisa terbina, itu bukan hal yang buruk bukan”. Helena tersenyum, tertawa pelan mendengar curhatan calon mantunya itu”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Hukuman Harus Sesuai Kesalahan, Jangan Remehkan Kekuatan Orang Sederhana-Chanakya

  1. Ping-balik: Ashoka: Menang Melawan Sushima, Kebenaran Terungkap, Tidak Jadi Dikeluarkan Dari Sekolah | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s