Ashoka: Gagal Dalam Tantangan Sushima, Siyamak Memberi Semangat


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, karena bahagia dengan kabar yang diberikan Raja Ujjain, Helena mengajak makan bersama para permaisuri. Dharma mengingatkan Bindusara lewat sayur enak. Guru baru, Ashoka menerima tantangan Sushima yang ingin membuktikan bahwa sekeras apapun Ashoka berusaha di sekolah bangsawan, kedudukan mereka tidak akan sama. Dan Ashoka tidak akan bisa lebih unggul dari anak bangsawan.

Ashoka episode #54 03

Sinopsis serial Ashoka episode #54, di ruang leyeh-leyeh, permaisuri Subrasi bicara dengan permaisuri Charumitra, “Hari ini sayur bayamnya memang enak sekali”. Charumitra merespon, “Aku akan memasukkannya dalam menu jamuan makan Rajaajiraaj”.

Permaisuri Noor baru muncul dalam ruangan, berdiri dihadapan permaisuri Charumitra, “Ada apa Charumitra, yang aku lihat, sepertinya kau terlalu sibuk mengurus pernikahan Justin”. Charumitra menjawab, “Kau tidak akan mengerti Permaisuri Noor, ada kewajiban tertentu yang harus dipikul oleh diriku sendiri”. Permaisuri Subrasi yang mendengar, menunjukkan wajah sudah maklum, kalau dua permaisuri itu bicara akan saling tak mau kalah satu sama lain.

Ashoka episode #54 02

Noor menjawab dengan nada agak tinggi, “Tapi Permaisuri Charumitra, rasanya, aku tidak pernah melihatmu mengadakan persiapan seperti ini bersama ibu suri sebelumnya. Apa ada alasan tertentu”.

Kali ini Charumitra tetap tenang, “Kalau menurutku, kita semua harus bekerjasama dalam hal ini. Ini bukan cuma pernikahan, tapi ikatan antara dua kerajaan dan juga demi kebaikan Magadh. Aku justru merasa heran! Karena kau sama sekali tidak senang pada pernikahan ini. Aku lihat, kau juga kesal pada Pangeran Justin, apakah ada alasan tertentu”. Subrasi ikut memperhatikan Noor.

Noor langsung menarik nafas dalam, menenangkan diri, sikapnya ternyata bisa dibaca jelas oleh saingannya dalam berebut tahta. Noor menjawab setenang mungkin, “Tidak ada hal seperti itu. Aku memang marah pada Justin, karena, selama ini, dia selalu mendidik putraku Siyamak, karena itu kami sering berbicara, dan aku ingin dia memberitauku hal ini, bukan dari seorang pelayan. Tidak ada alasan yang lain”. Charumitra menatap dengan senyum tak percaya. Subrasi sebenarnya juga melihat Noor agak terlihat aneh, tapi tetap memaklumi.

Noor ga mau berlama-lama lagi membahasa hal tersebut, “Aku, aku sudah lelah, aku mau istirahat sebentar”. Charumitra langsung menohok lewat jawabannya, “Kenapa sebentar Permaisuri Noor, kau boleh istirahat sampai lama”. Noor menatap tajam Charumitra yang justru membalas tatapannya tanpa ragu. Subrasi kembali melihat kedua permaisuri itu dengan tatap mencoba mengerti. Noor dengan wajah kesal meninggalkan ruangan.

Melihat sikap permaisuri Noor yang tak biasa, membathin, ‘Hari itu dia terkejut mendengar pernikahan Justin, dan hari ini, dia bilang dia merasa lelah. Pasti ada alasan tertentu, dan aku, harus mencari tau itu”.

Ashoka episode #54 04

Di sekolah bangsawan, Subahu mempersiapkan sebuah kendi kecil yang digantung, kemudian diayunkan. Anak-anak lain yang ikut menyaksikan duel tantangan Sushima Ashoka itu sudah berdiri memperhatikan, termasuk Siyamak yang menatap kendi terayun itu dengan cemas. Ashoka tetap percaya diri ingin memberikan perlawanan. Sushima tersenyum merendahkan.

Indrajit bicara, “Pangeran Sushima, hari ini kau harus memberi pelajaran pada manusi syok pintar ini, supaya dia ingat selama hidupnya”. Ashoka mengangkat dagunya menatap Sushima. Siyamak membathin dengan cemas, ‘Mestinya Ashoka tidak terpengaruh ucapan kak Sushima’, sambil menatap Ashoka.

Sushima bertanya pada Ashoka, “Apakah kau sudah siap untuk menerima keadaan memalukan ini”. Ashoka menjawab seperti biasa, “Mungkin tidak pernah ada orang yang memberitaumu Pangeran Sushima, kalau kau terlalu tergesa-gesa, itu tidak baik, meski rasa percaya dirimu itu tinggi”.

Sushima tersenyum tak setara, “Wah, inilah yang ingin ku jelaskan padamu melalui tantangan ini. Permainannya mudah sekali”. Sushima mengambil alat permainan dari tangan Subahu. Sushima menjelaskan alat tantangan yang dia maksud, “Kau harus isi ini dikayu berlubang ini dan meniupnya. Siapa yang bisa memecahkan kendi itu lebih dulu, maka dialah yang menang. Kalau kau takut kalah katakan saja, aku tidak akan memaksamu”, sambil tersenyum pada Indrajit.

Ashoka episode #54 05

Ashoka melihat ke arah kendi yang terayun, melihat kesamping kiri tubuhnya, berbisik, “restui aku bu”. Sushima memperhatikan Ashoka yang tertunduk dengan senyum-senyum. Ashoka menegakkan kepala, menatap Sushima, “Aku siap”. Sushima mengangkat peralatan kayu ditangannya, menyerahkan ke Subahu. Siyamak menunjukkan wajah cemas.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s