Serial Ashoka

Ashoka: Chanakya Memahami Siasat Helena (Kaum Yunani), Ashoka Jatuh Ke Sungai


Serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka yang sudah berhasil menyelesaikan tahap kedua. Sebelumnya, Ashoka selamat dari kobaran api siasat Sushima, berhasil menemukan arah pertandingan. Sambil menunggu giliran berangkat, ia terbayang ucapan Sushima sebelumnya, ‘Walau kau berusaha sekuat tenaga, kau takkan bisa menyamai aku’. Ashoka terbayang saat di orong kedalam lubang juga oleh Sushima, yang bicara, ‘aku sudah bilang padamu, jangan menantangku’. Ashoka menatap wadah airnya yang sedang terisi sebagai jatahnya istirahat dan menunggu, membathin, ‘apapun yang kau lakukan, dengan menyelesaikan pertandingan ini, aku akan menghancurkan salah sangkamu itu Sushima’.

Ashoka #62 episode 52 00

Sinopsis serial Ashoka #62 (episode 52), Radhagupt yang berdiri di belakang Chanakya, mempertanyakan gambar yang diminta buatkan Chanakya pada tukang gambar, “Tapi kenapa kau sudah membuat gambar isatan yang akan dibangun Acharya. Apa hubungannya rancangan mereka dengan gambar ini Acharya”.

Chanakya sambil terus menatap rancangan gambar pada meja gambar di depannya, memberitau Radhagupt, “Orang Yunani ini adalah perancang siasat yang paling cerdik dan ulung. Ada kisah beberapa tahun yang lalu”. Radhagupt mendengar dengan serius.

Ashoka #62 episode 52 03

Chanakya menceritakan kisah yang dimaksud, “Ada negeri bernama Tirai. Panglima negeri Tirai sangatlah tangguh. Yunani tidak bisa membukukan kekuasaan mereka disana Radhagupt. Agar berhasil meraih kekuasaan disana, kaum Yunani ini berusaha membungkam mereka selama sepuluh tahun. Tapi, tetap saja mereka tidak bisa memenangkan negeri yang namanya Tirai ini. Saat itu yang memimpin Yunani bernama Aristides. Aristides membuat sebuah siasat. Sebuah siasat, yang, yang benar-benar sangat mengejutkan. Dia membuat sebuah patung kuda di luar negeri Tirai dan di dalam patung itu, di menyembunyikan tiga puluh orang prajurit dari yang sangat tangguh dan menyuruh pasukannya pura-pura melarikan diri dari negerinya sendiri”.

Radhagupt tercenung mendengarkan, Chanakya terus bercerita, “Pasukan Yunani pura-pura melarikan diri dari negeri mereka. Pasukan Tirai merasa bahwa pasukan Yunani sudah melarikan diri semua. Mereka melihat diperbatasan negerinya, tidak ada satupun orang Yunani disana. Yang ada, hanya sebuah patung kuda besaar yang terbuat dari kayu”.

Radhagupt semakin serius mendengar cerita Chanakya yang masih berlanjut, “Dengan menganggap sebagai sebuah kemenangan, maka patung itu dibawa masuk ke dalam negeri Tirai. Dan pada malam hari, ketika seluruh penduduk Tirai tidur nyenyak. Pasukan tangguh keluar dari patung itu dan mereka membuka semua gerbang yang masuk ke Tirai dan pasukan Yunani yang sembunyi diluar, masuk ke dalam. Mereka membunuh semua orang disana. Dan dengan cara ini, Yunani berhasil mengukuhkan kekuasaan mereka di Tirai”.

Radhagupt tertunduk mendengar cerita Chanakya yang masih berlanjut, “Beginilah kaum Yunani yang perancang siasat itu. Coba kau bayangkan Radhagupt, jika kaum Yunani bisa menguasai sebuah negeri dengn sebuah patung kuda kayu saja, maka apa yang tidak bisa dilakukan bila istana ini jadi. Mereka bisa lakukan apa saja. Apa saja”.

Chanakya menaroh tangannya dibelakang tubuh, menerawang, “Dan kau masih ingat cara Raja Rajaajiraaj memaksakan bahwa istana ini akan dibangun oleh para pekerja Ujjayani. Ini adalah sebuah siasat yang mengerikan”. Radhagupt terpana mendengar kesimpulan Chanakya itu.

Chanakya mengingatkan muridnya itu, “Radhagupt, bahan dasar yang masuk untuk membangun istana ini, kau harus mengawasinya dengan sangat teliti. Sebelum kita kehilangan kesempatan, terlebih dahulu aku ingin memahami, apa siasat mereka”.

Ashoka #62 episode 52 04

Diruangan Helena, Rajaajiraaj sedang duduk berhadapan dengan ibu suri Magadh yang haus kekuasaan itu, “Menurutku kita tidak punya waktu lagi, tiga bulan! Hanya tiga bulan! Dan yang berperan penting dalam tugas kita kali ini, Seleucus Nicator. Kemana dia? tidak tau? Mestinya dia hadir dan membantu dari segala sisi. Aku tidak bisa membayangkan jika ada halangan dalam rencana ini. Apa lagi itu dari pihakmu ibu suri, itu bisa membahayakan”.

Helena meyakinkan Rajaajiraaj, “Kenapa kau meragukan rencanaku, kalau kita sendiri tidak percaya, bagaimana rencana kita ini akan bisa berjalan lancar. Dan bicara mengenai ayah, aku sudah menyiapkan Bindusara untuk hal itu. Ayah akan segera berada bersama kita. Sementara itu, kau jelaskan rencanamu”.

Rajaajiraaj merespon, “Rencana ada dihadapanmu”, sambil menunjuk gambar rancangan istana yang akan dibangun yang terpasang di meja gambar. Helena melihat ke arah gambar rancangan tersebut dengan wajah mengernyit. Rajaajiraaj memberitau, “Kau butuh pandangan yang benar-benar khusus untuk ini”. Helena langsung bangkit dari duduknya, menuju gambar yang terpasang di meja gambar yang ditunggui seorang perancang. Rajaajiraaj ikut bangun dari duduknya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Chanakya Memahami Siasat Helena (Kaum Yunani), Ashoka Jatuh Ke Sungai”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.