Ashoka: Tidak Membalas Hinaan, Ingin Penuhi Harapan Ibu & Yang Mulia Bindusara-Perubahan di Sekolah Bangsawan


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Sushima merasa tidak senang melihat Ashoka kembali ke sekolah bangsawan, di hina Sushima dengan pertanyaan, siapa ayahnya. Ashoka menahan geram karena juga dibilang mungkin ibu Ashoka sendiri tidak tau siapa ayah Ashoka, dan sang guru juga berpihak ke pangeran Sushima. Noor begitu marah mengetahui pernikahan Justin dan putri Agnishika akan dilangsungkan, ia mendengar kabar itu justru dari pelayan. Noor mengancam Justin, bahwa dia bisa aja kehilangan bumi tempatnya berpijak, karena memegang sebuah rahasia.

Ashoka episode #52 00

Sinopsis serial Ashoka episode #52, Putri Agnishika yang sebelumnya terlihat berlatih olah tubuh seperti gerakan tari, ternyata tangkai dari ujung selendang yang dimainkannya adalah senjata, saat dipanggil salah satu prajuritnya dari belakang, ia membuang sarang senjata berselendang itu dan menodongkan senjata yang berupa belati itu tepat di bawah dagu si prajurit.

Ashoka episode #52 01

Rajaajiraaj, muncul di belakang Agnishika, “Kau sudah cukup lama berlatih dengan senjata. Sekarang sudah tiba saatnya untuk menggunakannya”. Agnishikan menurunkan tangannya dari dagu si prajurit. Rajaajiraaj bicara pada prajuritnya, “Aku sudah bilang padamu, kau harus pastikan dulu jangan-jangan putri Agnisika, dia masih sibuk”. Si prajurit menunduk hormat, “Ma’afkan aku Raja Ujjain, aku, mengaku bersalah”. Rajaajiraaj merespon, “Dengan berada disini, kau jangan melakukan kesalahan lagi”. Prajurit pun meninggalkan tempat itu.

Raja Ujjain bicara pada Agnishika, “Kesempatan yang kita tunggu-tunggu selama bertahun-tahun, sekarang kita mendapatkannya. Yang Mulia Bindusara, telah mengirim surat, dia tidak keberatan atas pernikahan ini, dia telah mengundang kita untuk membahas tentang segala keperluan untuk pernikahan”.

Agnishika tersenyum sinis, “Huh, bukan untuk keperluan pernikahan, tetapi keperluan untuk kematiannya. Kebungkaman kita, selalu dianggap sebagai kelemahan kita”. Rajaajiraaj mengingatkan ponakannya, “Tapi kita harus waspada pada ibu suri Helena”. Agnishika menunjukkan wajah dendamnya, “Apa yang aku cintai, semuanya dirampas dariku, kini aku hanya mempunyai perasaan balas dendam”.

Raja Ujjain memberitau, “Aku akan segera mengatur keberangkatan kita ke Pathaliputra”, kemudian meninggalkan Agnisika sendiri. Agnishika menghirup udara dalam-dalam untuk nafas balas dendamnya.

Ashoka episode #52 03

Di Magadh, Charumitra menemui Helena, “Bagaimana kau mendadak bisa terpikir untuk menikahkan pangeran Justin”. Helena tersenyum, “Kenapa, jika kau bisa memikirkan masa depan putramu, apa aku tidak boleh berpikir. Memangnya apa yang mengherankan dalam hal ini”. Charumitra menyampaikan apa yang dipikirnya, “Aku merasa heran, karena Rajaajiraaj sendiri dari Ujjain, bisa mengirim lamarannya. Dan aku merasa ini bohong”.

Helena yang awalnya duduk di ujung ranjangnya, bangkit, “Oya, menurutmu apa yang benar”. Charumitra menyampaikan pendapatnya, “Aku tidak tau apa yang benar dan apa yang tidak, tapi aku curiga, jangan-jangan ini ada campur tanganmu untuk membawa lamaran ini dari Rajaajiraaj. Jangan-jangan pernikahan ini siasat, dibalik kedok pernikahan Justin, pertanda adanya musibah bagi Yang Mulia Bindusara”.

Helena tetap menunjukkan wajah tenang atas kejelian Charumitra melihat semua hal yang menyangkut permainan tahta, ia pun menyampaikan kartu Charumitra yang sudah dipegangnya, “Ngomong-ngomong, aku teringat akan satu hal, kau sudah memberitau Yang Mulia bagaimana Ashoka jatuh ke jurang?”. Charumitra pura-pura heran, “Apa maksudmu bagaimana dia jatuh, dia sendiri yang mengatakan pada Yang Mulia kalau kakinya terpeleset”.

Ashoka episode #52 04

Helena dengan wajah dingin berkata, “Kebenaran diakui, bila itu memang sudah terbukti, dan aku bisa membuktikan, bahwa Sushima mendorong Ashoka. Mata-mataku yang menyaksikan sendiri hal ini, mereka sedang menunggu perintah dariku, mereka akan memberitau kejadian sebenarnya dihadapan Yang Mulia nanti, bahwa Sushima yang telah mendorong Ashoka, kata Sushima, dia akan pergi meminta bantuan, tapi Sushima tidak pergi, dia, malah duduk disana. Dia duduk, sambil makan buah, dia menunggu, sampai tangan Ashoka terlepas, lalu jatuh, hingga dia mati. Lalu tiba-tiba Yang Mulia sampai kesana. Bila ditanya, aku bisa membenarkan semua ini”.

Charumitra baru ngeh dengan permainan Helena padanya, “Jadi karena itukah kau merencanakan mengirim Sushima untuk kesana”. Helena tersenyum manis, rencananya sudah berhasil saat Charumitra menyadari kalau putranya hanyalah di manfaatkan olehnya. Charumitra terus mengatakan analisanya, “Supaya kau bisa mengendalikanku”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Tidak Membalas Hinaan, Ingin Penuhi Harapan Ibu & Yang Mulia Bindusara-Perubahan di Sekolah Bangsawan

  1. Ping-balik: Ashoka: Dharma Mengingatkan Bindusara Lewat Sayur Enak, Guru Baru, Ashoka Menerima Tantangan Sushima | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s