Ashoka: Dan Dharma Kembali ke Pathaliputra, Siap Melihat Masa depan


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Bindusara tanpa mempedulikan keselamatannya sendiri, akhirnya bisa tertawa lepas, setelah berhasil menyelamatkan Ashoka dari jurang, membujuk agar ikut ke Pathaliputra. Ashoka yang awalnya bersikukuh tak mau ikut, akhirnya, setelah dibacakan surat Chandragupta, dan akan ditinggal, ia terbayang semua kebersamaan yang sudah dilaluinya bersama Bindusara, kedekatan emosional yang terjalin itu tak bisa mereka urai, saling membutuhkan keberadaan masing-masing.

Ashoka episode #50 00

Sinopsis serial Ashoka episode #50, di ruang bersantai istana, para permaisuri sedang duduk-duduk. Seorang pelayan masuk, setelah mengangguk hormat, menyampaikan kabar, “Permaisuri, Yang Mulia akan segera sampai ke Pathaliputra, dan,,”, ucapan para pelayan terhenti. Para permaisuri menegakkan duduknya. Noor menyahut, “Dan?”. Pelayan meneruskan, “Dan bersama beliau Ashoka juga akan datang”. Charumitra tertegun. Noor tidak begitu kaget, sudah tau dari ayahnya.

Permaisuri Subrasi menyampaikan ke heranannya, “Kenapa Ashoka bisa ikut bersama Yang Mulia. Yang Mulia kan ke tempat lainkan? Bagaimana Yang Mulia bertemu Ashoka”. Charumitra yang sudah tau dari ibu suri Helena, menjelaskan, “Bukan bertemu, tapi Yang Mulia memang pergi untuk menjemput dia. Aku tidak mengerti, apa yang diinginkan Yang Mulia, anak sederhana itu sangat dimanjakan. Kenapa dia begitu sayang pada anak itu”.

Noor ikut berkomentar, “Apapun itu, kasih sayang seperti ini, tidak baik bagi Magadh dan keturunan Maurya”. Subrasi yang awalnya merasa heran, tetapi setelah tau alasannya, ia bisa mengerti, “Walaupun Yang Mulia merasa sayang kepada seseorang, lalu kenapa kita harus merasa keberatan?”.

Noor mau menjelaskan pada Subrasi, tapi Charumitra sudah lebih dulu menjawab, “Kau naif sekali, kau tidak akan mengerti. Untuk mengkremasi Shubadrangi, Yang Mulia tinggalkan semua pekerjaan untuk sehari, dan kini, demi putranya, apa saja yang akan ditinggalkannya”. Noor dengan menahan tersaingi, bicara, “Aku harus berbuat sesuatu tentang Ashoka”, dengan tatap mata penuh rencana. Permaisuri Subrasi hanya menatapnya.

Ashoka episode #50 02

Sementara itu, Kasturi mengajak Dharma masuk ke dapur istana, setelah sampai di tengah, Kasturi tersenyum dulu ke Dharma, kemudian bertepuk tangan minta perhatian pada seluruh pekerja di dapur, “Dengar semuanya, ini Sellikha, mulai sekarang dia akan bekerja disini”. Kemudian Kasturi menjelaskan pekerjaan yang harus dilakukan Dharma, “Mulai sekarang kau harus memilih sayurannya dan memastikannya masih segar. Kau juga harus memastikan sayuran itu dibersihkan”. Dharma mengangguk mengerti.

Kasturi memberi tau hal lain, “Apapun yang dimasak untuk anggota di istana, kokinya harus mencicipinya sendiri dan memastikan kelezatannya, pastikan juga jangan sampai ada racun dalam makanan”. Dharma paham.

Terdengar seorang pelayan bersuara, “Ini perintah ibu suri Helena, hari ini harus makan makanan kesukaan Yang Mulia, beliau akan kembali, dan kata orang Ashoka juga ikut pulang bersamanya”. Dharma tersenyum, “Ashoka”. Kasturi memegang tangan Dharma, mengangguk tersenyum. Kemudian melanjutkan pekerjaannya.

Ashoka episode #50 03

Dharma memulai pekerjaannya dengan melihat bagian sayuran. Beberapa pekerja wanita yang sedang duduk dilantai membuat makanan saling bicara, “Dia sudah banyak membantu kami, ketika air di danau tercemar, semuanya jadi jatuh sakit”.

Pekerja wanita satunya nyahut, “Kasihan juga yang dialami ibunya. Aku dengar berdiri di satu kaki di kuil, agar ibunya kembali dalam keadaan aman. Aku hanya berdoa pada Dewa, semoga anak yang baik dan pintar seperti Ashoka mendapatkan kehidupan yang baik, dan semoga saja dia selalu bahagia dan semoga saja dia selalu dimudahkan”. Dharma memegang dadanya mendengar informasi tentang Ashoka, dan semua doa yang diterima Ashoka.

Ashoka episode #50 06

Di gerbang istana, terdengar aba-aba dari prajurit, “Yang Mulia Bindusara akan segera hadir!”. Peniup terompet, meniup terompetnya. Rakyat berdiri dipinggir jalan, menyaksikan, mengelukan Raja, “Hidup Raja Bindusara! Hidup!, Hidup Raja Bindusara! Hidup! Hidup Raja Bindusara! Hidup!”, rakyat terus mengelukan.

Sementara itu, keluarga dan petinggi istana sudah menunggu di teras. Helena tersenyum, Charumitra memperhatikan, Noor tanpa senyum, Subrasi tersenyum, Justin terlihat tegang, Chanakya memperhatikan. Dharma dengan menutup kepalanya pakai selendang, ikut memperhatikan di tengah kerumunan rakyat.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Dan Dharma Kembali ke Pathaliputra, Siap Melihat Masa depan

  1. Ping-balik: Ashoka: Kembali ke Sekolah Bangsawan, Di Hina Sushima Dengan Pertanyaan Siapa Ayahnya | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.