Serial Ashoka

Ashoka: Mempertemukan Raja Bindusara dengan ‘Ibunya’, Helena Melakukan ‘Perjalanan’


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Ashoka yang capek menepis kenyataan bahwa ibunya ternyata juga tidak ada di pondoknya, setelah seharian menunggu, akhirnya ketiduran juga. Ashoka bermimpi bertemu ibunya, Helena membuat rencana baru untuk menguasai Magadh, setelah Raja Bindusara pergi beristirahat ke daerah pegunungan. Helena memberi tau ayahnya tentang rencana dan siasat baru yang sudah dirancangnya, dengan mengundang ayahnya itu menemuinya di istana dengan sembunyi-sembunyi.

Ashoka episode #41 10

Sinopsis serial Ashoka episode #41, Ashoka yang pagi-pagi keluar rumah di datangi kupu-kupu yang sama persis dengan kupu-kupu yang dilihatnya dalam mimpi,ia melangkah mengikuti kupu-kupu tersebut. Kupu-kupu pun membawa Ashoka memasuki hutan yang sama dengan yang ada di mimpinya, Ashoka tertegun sesaat, melihat ke sekeliling yang ternyata penuh dengan tanaman yang sedang berbunga. Dalam mimpinya, saat seperti itulah ia melihat ibunya yang diikutinya menghilang, ternyata di kiri kanan tempat ia berdiri saat ini, hanya ada bunga kesukaan ibunya.

Ashoka episode #41 02

Ashoka memperhatikan ke sekeliling, kupu-kupu yang tadi menghilang, muncul lagi dihadapan Ashoka. Ashoka pun mengikuti kupu-kupu tersebut dengan langkah berat. Langkahnya terhenti, dalam mimpi sebelumnya, di tempat itu, ia melihat ibunya tersenyum ke arahnya. Sekarang Ashoka berharap itu jadi kenyataan, ia pun memanggil, “Ibu, ibu”, tapi tak ada siapa-siapa.

Ashoka kembali melanjutkan langkahnya mengikuti kupu-kupu terbang. Langkahnya sampai ditempat dimana ia memeluk ibunya dengan erat. Ashoka menaroh tangannya di atas batu dihadapannya, menatap dengan tatap sendu. Ashoka memperlakukan batu tersebut seperti ia memperlakukan ibunya dalam mimpi. Memegang batu tersebut dengan kedua tangannya seperti ia memegang kedua pundak ibunya, memeluk batu tersebut seperti ia memeluk ibunya dalam mimpi. Ashoka menangis sambil memeluk batu itu, yang sebelumnya di dalam mimpi ia lihat batu itu adalah ibunya yang duduk dan memeluknya.

Ashoka episode #41 04

Di istana, di halaman, para permaisuri melepas ibu suri Helena yang akan melakukan perjalanan. Permaisuri Subrasi bicara dengan nada lembut, “Ibu suri, pertama-tama Yang Mulia tidak ada dan anda juga mau pergi. Jika saja anda mau menunggu Yang Mulia”.

Helena memberikan alasannya, “Ini demi panjang umur dan keamanan Yang Mulia, aku ingin berdoa di kuil terkenal yang berada di dekat Ujjayani. Kalau aku menunggunya sampai kembali, ia tidak akan membiarkan aku pergi, dia tidak ingin kalau aku mengalami kesusahan nantinya, aku akan segera kembali, aku tidak akan lama”.

Permaisuri Charumitra merespon, “Kalau memang begitu baiklah ibu suri. Kami juga ingin Yang Mulia panjang umur”. Noor yang terlihat masih lemas hanya tersenyum. Permaisuri Subrasi berkata lagi, “Semoga perjalanan anda menyenangkan”. Kemudian semuanya memberi sikap salam pada Helena. Helena tersenyum, kemudian melangkah memasuki tandunya. Para permaisuri menatapnya. Tandu Helena dan rombongannya pun berjalan meninggalkan istana.

Ashoka episode #41 07

Permaisuri Charumitra melirik Noor yang akan meninggalkan teras istana untuk masuk kedalam, ia langsung menyapa dengan nada perhatian tapi mengandung permusuhan, “Ada apa permaisuri Noor, hari ini, kau kelihatan agak sakit, kenapa kau juga tidak pergi berlibur untuk beberapa hari”. Permaisuri Subrasi yang menganggap keduanya sebagai kakaknya, ikut memberikan perhatian, “Apa yang dikatakan permaisuri Charumitra benar, kau kelihatan sangan lemah, semua baik-baik sajakan?”.

Noor menjawab, “Tidak apa-apa Subrasi, aku sehat-sehat saja”. Charumitra memberikan komentarnya, “Permaisuri Noor, dengan mengaturnya cara, kenyataan itu tidak akan berubah”. Noor membalas, “Permaisuri Charumitra, kau tidak perlu repot-repot untuk mencemaskan diriku”.

Ashoka episode #41 06

Charumitra menunjukkan wajah kasihan, “Bagaimana aku tidak memcemaskanmu permaisuri Noor, kau tidak mengerti, hanya dengan memiliki hasrat, keinginan kita tidak akan terpenuhi. Keluarlah dari alam bidadari permaisuri Noor, kenyataan sedang menanti dirimu”. Noor dan Subrasi agak terpana heran mendengar ucapan Charumitra yang menatap tajam Noor, kemudian melangkah pergi dari situ. Noor melirik ke arah Charumitra yang menjauh dengan wajah kesal.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Ashoka: Mempertemukan Raja Bindusara dengan ‘Ibunya’, Helena Melakukan ‘Perjalanan’”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.