Ashoka episode #40 18

Helena menjelaskan, “Ya, sekali sudah menikmati kekuasaan, maka dia akan menjadi semakin serakah. Setelah Rajaajiraaj menjadi penguasa Ujjayani, hasrat untuk lebih berkuasa, pasti sudah bertambah. Dalam api keserakahannya, tinggal kita menyiram minyak sedikit lagi, yang sudah aku sulut melalui tawaran ini. Dia pasti akan menerima semua tawaran ini. Dan jika hubungan ini sudah terjalin dengan baik, maka tidak ada yang bisa mencegahku untuk mencpai semua tujuanku”.

Chanakya masih melangkah di lorong.

Di ruangan Helena, Nicator ingin tau lebih jelas rencana yang dibuat Helena, “Bagaimana dengan menikahkan putri kakaknya Rajaajiraaj, bagaimana Justin bisa menjadi penguasa, masih ada Bindusara, ada Sushima, selain itu ada Siyamak. Selama ada mereka semua, bagaimana mungkin Justin bisa menjadi penguasa”.

Helena berkata dengan wajah yakin, “Pasti akan jadi, kita lihat saja nanti. Pernikahan ini bukan hanya bagi Magadh, tetapi bagi seluruh dunia, dan ini akan menjadi momen yang bersejarah yang akan selalu diingat selama-lamanya”.

Chanakya sudah sampai di lorong area ruang Helena. Prajurit yang menjaga langsung memberi salam hormat, “Salam Acharya”. Chanakya memberi perintah, “Katakan pada ibu suri Helena, aku mohon ijin untuk bertemu dengannya sekarang”. Prajurit menjawab, “Ibu suri sedang istirahat sekarang, dan dia memerintahkan agar jangan ada yang masuk ke dalam”. Chanakya melirik ke arah pintu ruangan Helena yang tertutup rapat.

Di dalam ruangan, Nicator penasaran dengan rencana Helena, “Simpan teka tekimu untuk yang mau memecahkannya. Katakan dengan terus terang, apa rencanamu”.

Di luar, Chanakya melangkah gontai ke arah pintu. Prajurit melihat ke arahnya dengan bingung, tapi diam aja.

Di dalam ruangan, Helena memberitau ayahnya, “Akan ada pertumpahan darah. Darah setiap orang dari keturunan Maurya, *Chanakya masih berjalan*, Darah setiap orang yang berpihak pada keturunan Maurya, *Chanakya berjalan mendekati pintu dengan wajah kaku*, Semuanya akan hancur dalam satu malam”. Chanakya masih belum sampai juga ke depan pintu ruangan Helena.

Ashoka episode #40 19

Nicator merespon ide Helena, “Rencanamu sangat besar nak, dan kau berkata benar, tidak akan ada yang bisa mengerti, ini akan terjadi di balik pernikahan ini, tapi bagaimanapun, apakah Rajaajiraaj bisa menantang pasukan Magadh yang sangat besar itu”. Helena memberitau dengan wajah semangat, “Jika sampai saat itu, pasukan Magadh ternyata masih kuat, maka untuk itulah kau ku panggil kesini. Supaya kau mencari cara untuk bisa melemahkan pasukan Magadh”.

Di luar ruangan, tangan Chanakya sudah sampai di depan pintu, tinggal mendorongnya, tiba-tiba dibelakangnya ada yang memanggil, “Acharya”. Chanakya menoleh ke belakang. Radhagupt bergegas menghampiri. Chanakya membalikkan badan menunggu Radhagupt yang sepertinya membawa berita penting. Radhagupt memberitau, “Aku mendapatkan kabar tentang Nirjara”. Chanakya bimbang, melirik ke arah pintu kamar Helena yang tertutup rapat atau informasi yang dibawa Radhagupt.

Chanakya memutuskan, ia pun melangkah ke arah datangnya, diikuti Radhagupt, membiarkan Helena dengan rencananya. Prajurit yang berjaga menunduk hormat saat dilewatinya.

Ashoka episode #40 22

Di pinggir hutan, Ashoka keluar pondoknya, ke tempat bale-bale di depan sambil membawa mangkok berisi makanan dan selendang ibunya. Ashoka menatap selendang ibunya dengan sedih, “Ibu ingin mengujiku? Ujilah aku bu. Tapi sepanjang hidup, aku akan menantikan ibu”. Ashoka menoleh ke arah jalan. Tiba-tiba ada kupu-kupu biru hinggap di selendang yang dipagangnya, Ashoka kaget, “Ya ampun, ini adalah kupu-kupu yang sama, yang muncul di dalam mimpiku”. Kupu-kupu pun terbang, wajah Ashoka berbias bahagia, “Artinya, impianku akan berubah jadi kenyataan”.

Cerita serial Ashoka episode selanjutnya, Ashoka didatangi Raja Bindusara di dampingi Khorasan dan beberapa prajurit ke pondoknya. Ashoka memberi salam dan memberitau kalau ibunya sedang sibuk dengan pekerjaannya dan akan datang sebentar lagi. Sementara itu, ia akan menyiapkan makan dan juga minuman. Raja Bindusara bilang kalau pertama-tama ia ingin bertemu dengan ibunya Ashoka. Ashoka dengan senang menjawab bahwa ia yakin ibunya akan sedang bertemu dengan Raja Bindusara.

Ashoka episode #40 23

Chanakya mendapat laporan dari mata-mata perempuannya, bahwa sesuai perintahnya, ia dan timnya mencari Nirjara, dan mereka melihat seorang wanita ada dipondok di depan mereka, dari caranya berhati-hati saat datang, jelas bahwa ia datang ke pondok itu untuk bersembunyi, makanya mereka memperketat penjagaan. Keluar wanita dengan berpenutup sarung berlari menjauh dari pondok. Chankya terpana memperhatikan dari tempatnya berdiri.