Ashoka: Bermimpi Bertemu Ibunya, Helena Membuat Rencana Baru Untuk Menguasai Magadh


Cerita serial Ashoka episdode sebelumnya, Siyamak yang menganggap Ashoka sahabat karibnya, membuat Raja Bindusara terkesan dan memberitau juga kalau dia juga menganggap Ashoka sebagai sahabat. Di persidangan rakyat yang mencari keadilan, Raja Bindusara tanpa sengaja menyebut Ashoka. Terlihat jelas kalau saat itu, Raja Bindusara memikirkan dan mencemaskan sahabat lama (Ashoka). Itu membuat Chanakya memberi usul agar Bindusara beristirahat beberapa hari ke daerah pegunungan. Ibu suri Helena, tanpa di duga mendukung usul Chanakya tersebut. Chanakya curiga.

Ashoka episode #40 00

Sinopsis serial Ashoka episode #40, Ashoka sudah sampai di depan pondoknya di pinggiran hutan, ia berlari, mendorong pintu, masuk ke dalam sambil memanggil, “Ibu”. Ashoka celingak celinguk di dalam pondok, “Ibu, kau dimana. Ibu, aku tau kau bersembunyi. Ibu!”.

Ashoka mulai merasa cemas, tapi tetap menyangkalnya, “Ibu kau tidak tau, belakangan ini aku banyak menghadapi kesulitan. Ibu, jangan membuatku sedih lagi. Ibu, aku berjanji, aku tidak akan menyakiti ibu, aku akan patuh pada ibu, aku juga akan minum obat pahit buatan ibu, aku cukup tabah ibu. Ibu, tolong muncullah dihadapanku, aku, sangat merindukan dirimu bu”, menunjukkan wajah sedih.

Ashoka episode #40 01

Tiba-tiba mendengar suara diluar, Ashoka menoleh, berpikir, melepaskan tas yang melingar di lehernya, melempar ke tempat tidur, bergegas, berlari keluar, sambil memperhatikan sekitar dan memanggil, “Ibu”. Dua teman Ashoka muncul, “Raja Hutan, Raja Hutan”. Setelah di depan Ashoka mereka tak sabar mengajukan pertanyaan, “Raja Hutan, kapan kau datang?”. Teman satunya memegang pundaknya, “Tanpamu hidup ini menjadi kurang seru! Kami selalu teringat pada sahabat kami”.

Temannya yang satu mengajukan pertanyaan lagi, “Apa kau, kembali untuk selamanya?”. Ashoka mengangguk tersenyum, “Iya, bukan cuma aku, ibuku juga sudah kembali. Apakah diantara kalian ada yang melihatnya?”. Temannya mengangguk-angguk, saling pandang, menggeleng, “Tidak”. Ashoka sedikit tercenung, “Ya sudah kalau begitu”.

Temannya merespon, “Ini hari yang sangat menggembirakan. Sudah lama kita, tidak makan masakannya dan ladu buatannya”. Ashoka semangat, “Itu benar, kalau kali ini dia datang. Maka aku akan mengatakan pada ibu untuk membuat makanan bagi kita semua”. Kedua temannya mengangguk senang.

Ashoka episode #40 03

Ashoka dan temannya pun bermain, setelah cukup lama, Ashoka memilih duduk menyendiri sambil melempar-lempar ga jelas, menahan perasaan sedih yang perlahan menyeruak. Dua temannya datang menghampiri dan bertanya, “Ada apa? Apa karena ibumu masih belum pulang?”. Ashoka menjawab, “Entah kenapa dia lama sekali. Awalnya dia pergi bersama Yang Mulia ke hutan, dan setahuku dia juga sudah berangkat dari istana kemari”.

Teman Ashoka jadi berpikir, “Tapi, harusnya tidak selama ini. Jangan-jangan dia,,”. Ashoka langsung tersulut marah, karena sudah meragukan keberadaan ibunya, “Kau jangan bicara seperti orang bodoh!”. Ashoka berdiri, menatap marah, “Keterlambatan bukan punya satu arti, ibuku masih hidup! Yang dikremasikan oleh Yang Mulia itu wanita lain! Dia pasti akan kembali!”. Dua teman Ashoka mengernyit, menatap Ashoka tak mengerti.

Ashoka seperti berusaha meyakinkan, “Dia pasti kembali! Dia telah berjanji padaku! Ibuku telah berjanji bahwa dia tidak akan pergi meninggalkan aku sendirian, tidak akan! Dan dia selalu menapati janjinya itu! Dan kalau kalian! Sama saja seperti orang-orang kota itu! aku tidak mau lagi berteman dengan kalian”, sambil mendorong bahu teman yang berdiri di sebelahnya.

Ashoka menatap tajam kedua temannya, melangkah mau meninggalkan mereka, teman yang tadi bahunya di dorong memegang tangannya, “Ashoka, apa yang kau katakan?! Apa yang terjadi? Dimana ibumu? Dan kau bicara tentang wanita mana yang dikremasikan”. Ashoka menatap dua temannya, kemarahan perlahan muncul, ia tidak mau menjelaskan bahwa orang-orang di Pathaliputra menganggap ibunya sudah meninggal. Ashoka menyentakkan tangannya, pegangan temannya terlepas. Ashoka bergegas ke arah rumahnya. Temannya memanggil, “Ashoka!”, sambil mengikuti. Ashoka masuk rumah, menutup pintunya langsung. Menangis di belakang pintu.

Ashoka episode #40 06

Malam hari, di istana, Raja Bindusara yang mau beristirahat ke daerah pegunungan di lepas oleh petinggi dan keluarga kerajaan.

Raja Bindusara menghadap Helena, “Aku mohon pamit ibu”. Helena membalas dengan nada bahagia, “Aku berharap perjalananmu menyenangkan dan aman disana”. Raja Bindusara mendengar, begitu juga dengan Charumitra, Subrasi dan Chanakya. Helena menambahkan ucapannya,”Dan semoga tujuan perjalananmu tercapai. Inilah restuku untukmu”.

Raja Bindusara menoleh ke Calata, “Amartya”. Calata mengangguk hormat, “Ya Yang Mulia”. Raja Bindusara berpesan, “Kalau nanti kau membutuhkan sesuatu, kau bisa langsung bicarakan dengan Acharya Chanakya”. Calata baru mau memberi respon, “Ooo”. Chanakya langsung nyahut, “Yang Mulia, *Calata melirik tak senang*, Silahkan berangkat dengan hati yang tenang. Anda pasti mendapatkan ketenangan hati yang anda cari, anda pasti akan berhasil”. Helena tersenyum mendengar ucapan Chanakya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Bermimpi Bertemu Ibunya, Helena Membuat Rencana Baru Untuk Menguasai Magadh

  1. Ping-balik: Ashoka: Mempertemukan Raja Bindusara dengan ‘Ibunya’, Helena Melakukan ‘Perjalanan’ | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s