Ashoka: Chanakya Memperingatkan Helena, Ashoka Melanggar Janji Demi Melindungi Ibunya


Serial Ashoka episode sebelumnya, Helena yang suntuk rencananya gagal, melontarkan ide untuk ‘melenyapkan’ Chanakya dan Ashoka, Justin protes pada Helena, Ashoka di uji teman di kandang kuda & Dharma tak ingin putranya menjadi seorang kesatria. Ashoka sedih mendengar dan melihat ibunya tak menyambut gembira kabarnya akan mendapatkan pendidikan di sekolah bangsawan.

Ashoka episode #29 00

Sinopsis serial Ashoka episode #29, tahanan Chanakya yang kabur, berhasil menuju lorong, tempat yang di isyaratkan majikannya, dengan susah payah. Begitu melihat majikannya, ia langsung memberi sikap salam, hampir tersungkur, langsung dipegang oleh si majikan, Rakhshaas, “Sakur, aku yakin, setelah melihat isyaratku, kau pasti datang menemuiku. Aku merasa senang, sekarang kau aman”, sambil memeluk Sakur.

Tak jauh dari situ, pasukan mata-mata Chanakya yang membuntuti, memperhatikan, memberi isyarat pada temannya lewat tangan. Tangnya menyampaikan isyarat tersebut lewat tangan juga pada pasukan di belakangnya. Pasukan pun mengambil posisi masing-masing pada dua orang itu.

Ashoka episode #29 01

Rakhshaas yang memeluk Sakur, berpikir, “Tapi tunggu, sebagai tawanan Chanakya, bagaimana kau bisa meloloskan diri dengan mudah”. Sakur pun memberi tau, “Kalau saja kunci itu tidak jatuh dari tangan pelayan itu, aku mungkin, tidak akan bisa keluar dari sana”. Rakhshaas berkata, “Kau tidak akan sampai padaku, dan mereka tidak akan sampai kesini”. Sakur bengong, “Artinya?”.

Rakhshaas memberitau, “Itu artinya, tidak ada tempat bagi Chanakya untuk melakukan kesalahan. Kunci itu bukannya jatuh tanpa sengaja, tapi dijatuhkan dengan sengaja. Kau dijadikan sebagai perantara agar bisa menangkapku”. Rakhshaas merasa di awasi, dia melihat ke kiri kanan, memegang lengan Sakur yang sudah kelelahan, “Ayo, Ayo”, memegang Sakur untuk segera kabur. Tapi terlambat, pasukan Chanakya muncul menghadang mereka. Saat membalikkan badan, dari arah berlawanan, rombongan pasukan lain juga menghadang. Rakhshaas terkepung, tak bisa memberikan perlawanan.

Ashoka episode #29 02

Di ruang pengobatan, Shubadrangi alias Dharma kembali melanjutkan membuat obat. Ashoka yang berdiri memperhatikannya bicara, “Ibu, ibu tidak ingin aku sekolah disini kan, benarkan. Ibu tidak mau kan”, Ashoka memperlihatkan wajah sedih.

Dharma kembali memegang bahu Ashoka, “Aku selalu ingin melihatmu bahagia Ashoka, tapi aku tau ini adalah jalan kekerasan. Dan aku tidak ingin kau sampai menempuh jalan itu. Apa yang kau pikirkan sekarang”, sambil memegang wajah Ashoka.

Ashoka menjawab ibunya, “Disatu pihak ada kesempatan besar dihadapanku. Yang Mulia sendiri yang memilihku, ini juga merupakan keinginanku. Tapi jika ibu tidak senang atas keputusanku ini, maka bagiku semua tidak ada artinya bu”. Dharma menatap Ashoka sedih.

Ashoka memegang kedua lengan ibunya, “Seperti ibu ingin melihat diriku selalu bahagia dan senang, seperti itu juga aku ingin melihat ibu selalu bahagia dan senang. Bu, aku tidak akan pernah memandang apa yang diajarkan di istana dari sudut kekerasan atau bukan. Aku tidak akan pernah melawan pembicaraan dari ibu. Tapi, belajar menggunakan senjata bukan berarti aku telah menempuh jalan kekerasan. Aku tidak akan melakukan itu bu. Aku tidak perlu berdebat, kalau ibu tidak mau, aku juga tidak mau. Cukup, tidak ada yang lebih penting bagiku daripada ibu. Aku akan menemui Yang Mulia dan mengatakan semuanya”. Ashoka melangkah meninggalkan Dharma, yang menatapnya dengan tatap sedih.

Ashoka episode #29 04

Di tempat Chanakya menahan tawanannya, Rakhshaas yang kedua tangannya di ikat terbentang menatap Chanakya tajam, “Akhirnya kau berhasil mencari Chandragupta kemari. Kau kembali setelah bertahun-tahun dengan seorang anak. Dan berkalai-kali kau membela anak itu. Pasti Bindusara itu bodoh sekali, hingga dia tidak bisa memahami semua siasat yang sudah kau rencanakan. Aku dengar banyak hal tentang anak itu. Kau memilih murid yang hebat Chanakya”. Chanakya tersenyum mendengar apa yang di ucapkan Rakhshaas, begitu juga dengan Radhagupt.

Chanakya merespon dengan tenang, “Sungguh luar biasa Rakhshaas, luar biasa. Dengan pujianmu yang seperti ini, aku merasa yakin bahwa Ashoka pasti akan menjadi seorang penguasa”. Rakhshaas tersenyum mengejek, “Si hebat Chanakya”. Chanakya bicara tenang, “Kau beritau apa rencana dari ibu suri Helena, maka aku akan bebaskan kau”.

Rakhshaas tersenyum mengejek, “Bertahun-tahun yang lalu, kau memberi aku iming-iming yang sama Chanakya. Kau mengelabui aku. Kau mengelabui aku dan mengirim jauh dari kerajaan ini. Itu adalah siasatmu untuk menghapus jati diriku. Kau membuat aku lemah”.

Chanakya mengingatkan Rakhshaas, “Kalau aku tidak melakukan itu, kau pasti akan melakukan penipuan, dengan mengelak kewajibanmu terhadap Magadh, bahkan terhadap seluruh negeri ini Rakhshaas”. Rakhshaas menelan ludah, Radhagupt mendengar serius.

Chanakya masih mengingatkan, “Kau adalah Maha Amartya pertama di Magadh, Acharya Rakhshaas. Tapi aku tau, sebelum jadi Maha Amartya, kau sudah punya niat untuk menjadi penguasa, di kerajaan Magadh ini Rakhshaas, *Rakhshaas terkejut*, Dan karena itu, setelah menjadi Maha Amartya kau berfikir bahwa Chandragupta adalah mirip dengan Chanakya, setidaknya kini aku sudah menjadi Maha Amartya, artinya aku akan memenangkan hati rakyat. Nah, dengan mengusir Yang Mulia Chandragupta dan juga Chanakya, aku yang akan menjadi penguasa Magadh begitu bukan Rakhshaas”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Chanakya Memperingatkan Helena, Ashoka Melanggar Janji Demi Melindungi Ibunya

  1. Ping-balik: Ashoka: Helena Tau Ibu Ashoka, Sambutan Hari Pertama Sekolah, Shubadrangi ‘Dibunuh’ Binatang Buas? | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s