Ashoka: Cerita Keledai Sushima & Ibu Suri Helena Menghasut Raja Bindusara Agar Tidak Percaya Chanakya


Cerita serial Ashoka sebelumnya, Sushima protes pada ayahnya tentang diberinya Ashoka tempat di istana dan di daftarkan masuk sekolah bangsawan. Raja Bindusara mengatakan pada Sushima kalau itu adalah perintah seorang Raja. Sushima iri hati, Helena melaksanakan tahap rencananya, Chanakya mencaritau wabah yang tiba-tiba menyerang masyarakat Pathaliputra lewat telaga air minum yang tercemar. Sushima disuruh Charumitra untuk ‘carimuka’ lewat wabah yang menimpa masyarakat. Sementara Ashoka langsung berinisiatif mengajak teman-temannya untuk membantu begitu melihat kesusahan yang dialami penduduk.

Ashoka episode #26 00

Sinopsis serial Ashoka episode #26, Ashoka, Balgovind dan anak-anak dari kandang kuda lainnya sibuk membagikan air minum yang mereka ambil dari sumber air dalam istana setelah mendapat ijin dari Bindusara. Mereka membawa air dalam tong besar yang dibawa dengan kereta, yang ditarik dua ekor sapi dan seorang sais. Ashoka yang berdiri diatas kereta, mengambil air dari gentong besar, membagikan ke gentong yang dibawa penduduk yang mengantri.

Ashoka episode #26 01

Sambil membagikan air, Ashoka juga menenangkan penduduk, “Kalian semua tidak perlu cemas, “Yang Mulia sedang berusaha membantu kita, dan dalam beberapa jam airnya pasti menjadi bersih”. Ashoka dan teman-temannya membagikan air dengan wajah senang.

Sementara itu, Sushima mengunjungi penduduk di salah satu ruang perawatan, penduduk yang lemas sambil memegang perut dan sebagian bergeletak di lantai membuat Sushima mual dan menutup mulut sambil mengerjapkan mata agar tidak muntah. Dia bukannya memberi rasa aman terhadap penduduk seperti yang diharapkan ibunya, Permaisuri Charumitra, Sushima malah terkesan jijik melihat penduduk yang sedang menderita tersebut. Ia pun bergegas meninggalkan tempat itu.

Sushima di dampingi teman-temannya, sampai di sekitar tempat Ashoka sedang membagikan air minum. Sushima di apit dua temannya, berdiri memperhatikan Ashoka yang membagikan air dengan wajah tersenyum tulus pada setiap penduduk yang diberinya air.

Terdengar seorang ibu yang sudah mendapat air bicara, “Ashoka sudah membantu kita semua”. Seorang bapak sambil memanggul gentong, memperhatikan Ashoka, ikut berpendapat, “Ashoka bukan anak biasa, dia anugerah Dewa”. Ibu yang lain berkomenter, “Lihat saja, dia pasti akan mendapatkan restu dari kita. Jaman sekarang, mana ada yang membantu tanpa imbalan. Aku berdoa, semoga Ashoka mendapatkan kebahagiaan dan namanya di kenang di seluruh dunia”.

Ashoka episode #26 02

Sushima yang mendengar percakapan itu, semakin iri hati pada Ashoka yang terlihat begitu dekat dengan penduduk yang sedang dibantu. Sushima berpikir, kemudian melangkah mendekat ke tempat Ashoka, ia tidak mau terlalu dekat dengan kereta di mana Ashoka berdiri mengambil air.

Sushima di tempatnya memperhatikan, mulai mengejek dengan bicara pada temannya, “Kawan-kawan, kalian pernah mendengar kisah ini”. Subahu merespon, “Kisah yang mana”. Ashoka memperhatikan mereka bertiga sambil memberikan air pad penduduk antrian terakhir.

Sushima menatap Ashoka mulai menceritakan kisah yang dimaksudnya, “Diceritakan ada seekor keledai, yang disayang Raja, pekerjaan keledai ini adalah merawat kuda-kuda di istana”. Ashoka tersenyum pada penduduk yang diberinya air, sambil mendengar apa yang diceritakan Sushima sebagai sindiran untuknya, “Tapi perlahan-lahan, keledai itu mulai berpikir bahwa dia akan bisa menjadi kuda”. Subahu menimpali cerita Sushima, “Keledai berpikir ia bisa menjadi kuda?”, sambil tertawa bersama Indrajit. Ashoka merapatkan geraham sambil menatap mereka, sambil terus membagikan air pada penduduk yang datang.

Sushima berkata pada temannya, “Karena berpikir begitulah, maka dia disebut sebagai keledai”. Indrajit ikut menimpali, “Oya, lalu apa yang terjadi”. Sushima sambil terus menatap Ashoka menjelaskan, “Dan Raja yang baik hati itu, merasa kasihan padanya, dan dia berfikir untuk memberikan kesempatan pada keledai tinggal di dalam istana”. Subahu mengomentari, “Keledai diberi kesempatan untuk tinggal di istana? Baiklah pangeran, lalu apa yang terjadi”. Ashoka sambil terus membagikan air pada penduduk yang berdatangan, sambil memperhatikan Sushima.

Sushima meneruskan cerita ejekannya, “Walaupun keledai itu sudah berusaha keras, mana bisa keledai menjadi seekor kuda”. Subahu membenarkan, “Sepanjang hidupnya, keledai tetap saja keledai, hakhakhak”. Sushima melirik Ashoka dengan tatapan ejekan.

Ashoka episode #26 05

Ashoka mengambil air segentong, melompat tinggi, mendarat, sambil menatap Sushima dan teman-temannya, melangkah mendekati Sushima, menaroh gentong yang dibawanya ke tangan Sushima yang terkesima, mengira-ngira apa yang akan diperbuat Ashoka.

Dengan cepat Ashoka bicara pada penduduk yang masih berdatangan meminta air, “Dengar! Dengar! Pangeran Sushima berkata bahwa hari ini akan memberi minuman sendiri pada orang yang sakit, *Sushima bergidik kaget*, Dan dia, akan menolong semua orang dan mengatakan bahwa dialah yang paling sehat! Ayo, Ayo! Jarang ada kesempatan seperti ini, ayo kemarilah, ayo cepat”. Orang-orang datang berkeruman, meminta air dari gentong Sushima.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Cerita Keledai Sushima & Ibu Suri Helena Menghasut Raja Bindusara Agar Tidak Percaya Chanakya

  1. Ping-balik: Ashoka: Chanakya Menggagalkan Rencana Ibu Suri Helena. Raja Bindusara Memberitau Ashoka Mendapatkan Pendidikan | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s