Ashoka: Raja Hutan Mengadili, Ibu Suri Helena Mencurigai Chanakya Membawa Ashoka ke Istana


Kisah serial Ashoka episode sebelumnya, Shubadrangi alias Dharma tau, ternyata Yang mulia Bindusara sangat mencintainya, dan rencana pembunuhan padanya, Raja ternyata tidak tau. Dalam kondisi sekarang, ia tidak bisa berkata jujur pada Raja Bindusara. Dharma istri kesayangan, dalam keadilan Raja Bindusara pilih kasih atau tidak, Ashoka berhasil mencari tau lewat bantuan Khulbusan. Calata ingin mendapatkan bukti, tentang ucapan Ashoka bahwa Sushima mempunyai tanda yang sama yang dilihatnya di dada iblis. Ternyata, dada Sushima bersih, Ashoka bengong, kok bisa?

Ashoka episode #21 (16B + 17A) 00

Sinopsis serial Ashoka episode #21 (16B +17A), Ashoka tak habis pikir, kenapa tanda di dada Sushima bisa hilang. Sementara itu, Balgovind memberi informasi yang ingin diketahui Helena, di ruangan ibu suri tersebut, “Ashoka, adalah anak yang baik dan sederhana ibu suri. Dan selama ini, aku belum pernah melihat hal yang mencurigakan, dia malah membantu semua orang dan semua tugas-tugasnya dilakukan dengan tanggung jawab yang penuh”.

Ashoka episode #21 (16B + 17A) 01Helena gondok mendengar cerita Balgovind tentang Ashoka tersebut, “Untuk apa aku menyuruhmu”. Balgovind dengan lugunya menjawab, “Untuk mencari tau tentang Ashoka”. Helena bertanya dingin, “Dan apa yang kau lakukan”. Balgovind mengangkat bahu, “Saat ini aku sedang menyampaikan apa yang ku tau tentang Ashoka”. Helena menarik nafas dalam, gemas bercampur marah yang tertahan, “Kau ini, kau sudah memuji dia dihadapanku!”.

Balgovind merasa tidak ada yang salah, “Tapi tidak ada hal yang mencurigakan darinya, apa boleh buat”. Helena membuang pandangannya, “Aku yang bodoh, memberikan tugas pada orang seperti dirimu ini. Orang-orang seperti mu, memang dilahirkan untuk menjadi budak dan mati sebagai budak. Kematian mereka, tidak ada bedanya bagi siapapun”. Balgovind mendengarkan ucapan ibu suri itu sambil menelan ludah.

Ashoka episode #21 (16B + 17A) 02Sementara itu, Ashoka keluar ruangan Calata dengan langkah gontai tak habis pikir. Tiba-tiba Sushima berdiri menghadang jalannya, Ashoka mengeraskan wajahnya. Sushima menatap Ashoka dengan senyum mengejek, ia melangkah mendekati Ashoka, “Aku merasa kasihan melihat orang sepertimu, yang meski tau kebenarannya, tapi tidak bisa membuktikannya. Memangnya aku siapa dihadapanmku, *dada Ashoka naik turun menahan geram*, demi membuktikan aku bersalah dengan tanda itu bukan, tapi aku sudah menghapusnya. Apa yang akan kau lakukan”.

Ashoka yang dari tadi menahan geram, bersuara, “Kau menghapus tanda itu?!”. Sushima menjawab dengan nada tak bersalah, “Ya, aku sudah menghapusnya. Jika ayahku melihat tanda itu, aku pasti akan dihukum oleh ayahku, bisa juga, hukumannya hukuman mati. Tapi sekarang, aku tidak perlu takut. Kesempatanmu sudah hilang, dan kau sudah kalah”, sambil angkat telunjuk, “kau ingin mempermalukanku, tapi kau yang malu sendiri”. Ashoka menarik nafas dan menahannya dengan wajah dan tatapan geram. Sushima geleng-geleng melihatnya dengan tatapan merendahkan, “cccccc”.

Sushima kemudian menuju kudanya, meninggalkan Ashoka yang berdiri menahan geram. Dari atas kudanya, sebelum pergi, Sushima sempat-sempatnya memberikan senyum bernada ejekan pada Ashoka. Ashoka berdiri dengan menahan geram, kemudian bergumam, “Yang dikatakan Acharya Chanakya benar, hanya Yang Mulia saja yang berhak mengadili, tapi sekarang, Raja Hutan yang akan mengadili”.

Ashoka episode #21 (16B + 17A) 03

Di kandang kuda, Balgovind sedang duduk termenung, menarik nafas berat. Ashoka datang dengan tergesa-gesa, Balgovind langsung berdiri, “Ada apa”. Ashoka langsung berkata, “Kalu kau diberi satu kesempatan untuk menghukum iblis itu, apa kau mau menghukumnya”. Balgovind menjawab, “Tentu saja, tapi,,”. belum selesai, Ashoka sudah menarik tangannya, “Ayo”. Balgovind sempat bertanya, “Kenapa?!”. Ashoka dengan wajah serius, terus menarik tangan Balgovimd.

Di hutan, Sushima di kawal tiga prajurit sedang berburu, ia mengeluh, “Hari ini, perburuan kali ini tidak menyenangkan. Tidak ada satupun mangsa disini”. Terdengar suara binatang, Sushima mengatur prajuritnya, “Kau kesana, dan kau kesana”, sambil tunjuk arah berbeda untuk masing-masing prajuritnya. Si prjurit melaksanakan perintah. Sushima sendirian, bersiap diatas kudanya dengan busur dan pana. Tiba-tiba, dari atas pohon diatasnya, Sushima ditutupi oleh kain hitam tebal, ia kaget, terjatuh dari kudanya sambil tertutup kain.

Sementara tak jauh dari situ, prajurit Sushima juga dilumpuhkan dari belakang, dibuat pingsan oleh beberapa orang. Tak berapa lama, Sushima sudah terikat dipohon dekat dia dijatuhkan dari kudanya, tetap dengan kepala tertutup kain hitam. Ia berteriak, “Argghh, lepaskan aku! Kau tidak tau siapa aku? Aku adalah putra Yang Mulia Bindusara! Aku putra sulungnya, aku calon penguasa Magadh! Aku takkan biarkan kalian hidup, lepaskan aku! Kalau ayahku sampai tau, kalian semua pasti akan mati! Prajurit! lepaskan aku!”.

Ashoka episode #21 (16B + 17A) 05

Balgovind yang berdiri disebelah Ashokan, tak jauh dari situ, terkejut. Ashoka hanya tersenyum melihat Sushima berteriak-teriak seperti itu. Rupanya yang melumpuhkan Sushima dan prajurit adalah Ashoka dan beberapa kawannya dari kandang kuda.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Raja Hutan Mengadili, Ibu Suri Helena Mencurigai Chanakya Membawa Ashoka ke Istana

  1. Ping-balik: Ashoka: Di Cambuk, Di Fitnah Oleh Sushima, Dia Hanya Diam, Tak Membela Diri | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s