Rishi Kanva bicara, “Yang Mulia, ketika aku ke istana mengajak Shakuntala, pernikahanmu sedang dilaksanakan, *Dushyant merasa tidak enak*, Dan Shakuntala, tidak bisa menerimanya”. Rishi Kanva menahan tangis yang tak bisa ditahan. Dushyant semakin cemas, “Pryamvada, dimana Shakuntala, tolong panggil dia”.

Pryamvada yang terlihat juga sedih memberitau, “Hari itu, setelah pulang dari istana, dia pergi ke suatu tempat”. Dushyant bingung dan juga heran, “Pergi? Pergi kemana?”. Rishi Kanva yang menjelaskan, “Tidak ada yang tau. Telah bertahun-tahun aku mencarinya, dan setiap saat aku merasa bahwa Shakuntalaku akan datang, tetapi tidak”. Rishi Kanva sedih lagi.

Shakuntala episode 101 14

Dushyant memberitau, “Tadi pagi aku melihat Shakuntala di kuil Dewa Shiwa”. Rishi Kanva tersenyum, Pryamvada merasa kaget. Rishi Kanva ingin kepastian, “Kau melihat Shakuntalaku?”.

Dushyant menjelaskan, “Tapi, tadi aku tidak mengenali dia, tapi aku yakin sekali bahwa itu adalah Shakuntala”. Rishi Kanva tak bisa menahan kegembiraannya, walau hanya berupa berita bahwa Shakuntala masih ada, ia berkata, “Yang Mulia, tadi pagi kau melihatnya di kuil Shiwa, tapi kemana dia sekarang”.

Dushyant meyakinkan, “Anda jangan khawatir Rishi, dimanapun Shakuntala berada, aku akan mencarinya”. Rishi Kanva jadi tenang, karena itulah pertam kalinya ia bicara dengan Dushyant dalam keadaan pikirannya sudah pulih. Pryamvada menyunggingkan senyum, ia sudah melihat sosok Dushyant yang dulu sangat mencintai sahabatnya Shakuntala. Dushyant memperlihatkan wajah kesungguhan, ingin segera menemukan Shakuntala.

Shakuntala episode 101 17

Di kuil Shiwa, Shakuntala berdiri, wajahnya terlihat lega, ia merasa sudah menemukan jalan keluar dari masalahnya saat ini. Ia menggenggam wadah air suci yang dibawa sebelumnya, melangkah keluar.

Dushyant sudah memacu kudanya lagi. Ia menghentikan kudanya di tempat terakhir di melihat Shakuntala menghilang, membathin, ‘aku melihat Shakuntala di sekitar sini, pasti dia tinggal di sekitar sini juga’.

Shakuntala masih melangkah keluar kuil, beberapa bunga dari kalungnya terjatuh.

Dushyant melompat turun dari kudanya, memasuki halaman kuil. Shakuntala, sudah menapaki anak tangga turun, Dushyant masih di halaman kuil.

Shakuntala episode 101 18

Saat Dushyant menaiki tangga kuil, sudah tak ada siapa-siapa. Dushyant berdoa di depan simbol Shiwa. Begitu selesai, ia tertunduk lemas, membalikkan badan, saat itulah matanya melihat beberapa bunga dilantai. Dushyant jongkok, memungut bunga-bunga tersebut, menaroh di telapak tangannya dengan hati-hati. Berdiri, menatap sekeliling, bergumam pada angin, “Shakuntala”.