Ashoka: Bertemu Ibu, Mendapatkan Kebebasan Dari Yang Mulia Bindusara


Cerita serial Ashoka episode sebelumnya, Chanakya mendapat isyarat dengan penampakan singa yang terluka dibagian bawah mata, ia pun langsung mencari Ashoka, diculik iblis. Chanakya pun melaporkan hal ini ke Raja. Raja Bindusara cemas, Ashoka berhadapan dengan iblis, berhasil lolos dengan mata dibuat buta sementara oleh Charumitra. Ashoka menjadi penunjuk jalan bagi pasukan kerajaan ke sarang iblis.

Ashoka episode #16 (12 +13) 00

Sinopsis serial Ashoka episode #16 (12+13), Ashoka berhasil membawa para petinggi kerajaan seperti Calata, Khorasan, Chanakya, Radhagupt dan pasukan, ke tempat dia disekap iblis sebelumnya. Disana tergeletak seorang lelaki bertopeng dengan atribut iblis. Semua orang itu terpana melihat ke lelaki yang tergeletak itu.

Khorasan membuka topeng si lelaki, ia terkejut, yang lain terbelalak. Khorasan bergumam, “Tabib istana?”. Calata berpendapat, “Kelihatannya dia takut akan ditangkap, maka tabib istana ini bunuh diri”. Chanakya mengernyitkan alisnya mendengar kesimpulan cepat dari Calata itu. Khorasan terlihat lega atas reputasi pasukan yang dipimpinnya, “Bagaimana mungkin, tapi, setidaknya rahasia iblis ini sudah terbongkar, rasa takut rakyat, akan segera menghilang”.

Ashoka episode #16 (12 +13) 01

Pimpinan pasukan dari ruang lain berteriak, “Panglima! Aku menemukan anak-anak yang dikurung disini, *Korasan dan Chanakya ternganga lagi*, Anak-anak ini masih hidup tapi keadaannya sangat parah”.

Khorasan sangat marah, “Apa yang kau lihat! Cepat bawa mereka dan suruh mereka diobati!”. Si prajurit melaksanakan perintah Panglima Khorasan. Chanakya seperti berpikir melihat kejadian tersebut, Khorasan menunjukkan wajah marah, merasa kecolongan. Ashoka yang tak bisa melihat mencoba mengikuti apa yang terjadi dengan pendengarannya. Chanakya melihat keadaan itu seperti ingat sesuatu.

Dua prajurit yang berjalan di lorong istana bicara pada temannya, “Kau sudah dengar bukan, penjaga gudang Ashoka sudah ditemukan dan dia sehat-sehat saja”. Temannya nyahut, “Aku juga sudah dengar, ternyata iblis itu orangtua. Sekarang sudah tidak ada bahaya lagi”. Dharma yang sedang berdoa di dalam ruangan dekat situ, begitu mendengar perbincangan prajurit yang lewat itu, bergegas ke pintu dengan wajah lega, tersenyum, menengadah, menangis haru dengan sikap doa, “Bagaimanapun caranya, aku harus bertemu dengan Ashoka”.

Dharma yang berjalan bergegas, bertemu Chanakya yang berdiri dihadapannya seperti menghadang jalannya. Dharma langsung bicara, “Tidak Acharya, hari ini kau tidak bisa mencegahku menemui Ashoka, dia membutuhkanku”. Chanakya menjawab tenang, “Karena itu, aku sendiri mengajaknya ke rumah tabib, dan kau, tentu saja boleh tinggal bersama dengan Ashoka, tapi bukan sebagai seorang ibu, tapi sebagai seorang ahli pengobatan”. Chanakya melangkah pergi. Dharma menarik nafas dalam. Ia bergegas ke ruang pengobatan.

Ashoka episode #16 (12 +13) 04

Dharma terpana melihat Ashoka yang sudah terbaring di salah satu tempat tidur perawatan dengan mata tertutup perban putih dan luka-luka yang sudah dibaluri obat. Dharma terisak sebentar, kemudian baru melangkah mendekati Ashoka, duduk disebelahnya. Dharma mengusap luka di dada Ashoka dengan menahan suara tangis. Ashoka begitu merasakan sentuhan di dadanya, langsung bicara, “Ibu”, sambil menggenggam tangan Dharma, “Hari itu ibu yang mengoleskan obat padaku kan”. Dharma semakin berusaha menahan tangisnya agar tak mengeluarkan suara.

Dharma melepaskan pegangan Ashoka di tangannya, berdiri, bergegas ke meja obat-obat. Ashoka bercerita, “Iblis itu karena takut ditangkap, dia bunuh diri. Sekarang, semua anak-anak di Pathaliputra aman, tidak ada lagi yang perlu merasa takut”. Dharma sambil menahan tangis dalam diam mengganti perban di mata Ashoka. Ashoka dengan mata tertutup menunjukkan wajah senang. Dharma menggigit bibir menahan tangis, menatap putranya itu, kemudian ia membalut kembali kedua mata Ashoka dengan kain putih. Mengusap kepala Ashoka.

Ashoka episode #16 (12 +13) 05

Dari luar terdengar pemberitauan dari prajurit, “Raja Bindusara akan memasuki ruangan”. Dharma, mulai menggigit ujung selendang untuk menutupi wajahnya, berdiri agak menjauh dari Ashoka. Raja Bindusara melangkah masuk, “Raja Hutan, kau sudah berhasil memenuhi janjimu”. Ashoka tersenyum senang, Dharma melihat senyum itu. Ashoka mencoba duduk. Chanakya muncul dipintu ruang pengobatan.

Ashoka hampir terjatuh saat mencoba berdiri dari pembaringan dia dirawat itu, spontan Dharma dan Raja Bindusara meraih tangan Ashoka di kiri dan kanan sehingga Ashoka tidak sampai terjatuh. Chanakya melihat pemandangan itu. Raja berkata, “Ashoka, aku datang untuk memenuhi janjiku. Ini hadiahmu, 50 keping emas”, sambil menyodorkan dekat wajah Ashoka yang belum bisa melihat. Ashoka ingat pertemuan sebelumnya saat Chanakya melontarkan ide, ‘diumumkan agar pemberi informasi akan diberikan hadiah 50 keping emas’, saat itu Raja juga setuju, ‘bagi siapa yang memberikan informasi tentang iblis itu, maka dari pihak kerajaan akan memberikan 50 keping emas sebagai hadiah’.

Dharma menarik nafas dalam menunggu respon anaknya. Ashoka berkata, “Anda saja yang menyimpan keping emas ini Yang Mulia”. Raja terkejut, “Kenapa”. Chanakya juga penasaran dengan jawaban Ashoka. Ashoka menjelaskan, “Sesuai hukuman, aku juga harus membayar denda 50 keping emas, aku telah menghancurkan barang-barang di istana anda. Jadi dengan adanya uang ini, anggap saja aku sudah melunasinya, jadi aku tidak punya hutang lagi”. Raja langsung tersenyum, Dharma ikutan tersenyum di balik selendangnya. Chanakya hanya mendengar dan memperhatikan.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Bertemu Ibu, Mendapatkan Kebebasan Dari Yang Mulia Bindusara

  1. Ping-balik: Ashoka: Melihat Kebenaran, Perayaan Shivaratri, Janji Ashoka | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s