Shakuntala: Lupakanlah Pangeran Dushyant Untuk Selamanya-Rishi Kanva Dihina Raja


Serial Shakuntala episode sebelumnya, Shakuntala lega, ayahnya sendiri yang akan menemui Dushyant, Rishi Kanva ke istana, badai di hati Shakuntala ternyata justru semakin terasa, seiring dengan angin yang bertiup kencang di sekitar ashram yang menjatuhkan patung Dewi dikamar Shakuntala dan membuat pecah.

Shakuntala episode 91 #90 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 91 #90, Raja menyambut Rishi Kanva dengan wajah senang di dampingi Permaisuri, Raja berdiri memberi sikap salam, “Mari silahkan Rishi Kanva, langkah kaki suci Rishi Kanva, menginjak istana kami, itu adalah keberuntungan untuk kami dan warga Hastinapura. Dengan Rishi datang kesini, ini sebuah kehormatan bagi kami, tetapi seharusnya kau perintahkan saja, aku sendiri yang akan datang menemuimu. Kenapa kau repot-repot datang kesini”. Karan tersenyum melihat keramahan Raja, Rishi merasa kurang enak.

Raja, tetap dengan sikap hormat, turun dari tempat singgasananya menemui Rishi Kanva, “Restuilah aku Rishi”. Raja menyentuh kedua kakai Rishi dengan tangannya, yang dibalas do’a oleh Rishi Kanva, “Semoga panjang umur, semoga nama baik Yang Mulia, disanjung seluruh dunia”. Raja mempersilahkan, “Mari, silahkan duduk Rishi”.

Shakuntala episode 91 #90 01

Raja pun kembali ke tampat duduknya, disinggasana, “Katakan, ada perlu apa”. Rishi tercenung. Karan terlihat tegang. Permaisuri ikut bersuara, “Semuanya baik-baik saja di ashram”. Rishi tak menjawab, ia justru terlihat bingung mau memulai dari mana. Raja bertanya lagi, “Ada apa Rishi”. Rishi tetap belum bersuara, ia hanya menatap Raja. Raja, paham, ia pun berucap, “Mentri, aku ingin bicara berdua saja dengan Rishi Kanva”. Mentri pun menunduk hormat, kemudian keluar ruangan tersebut.

Rishi mulai bicara, “Yang Mulia, aku kesini, bukan sebagai Rishi, tapi sebagai seorang ayah, yang memiliki seorang anak gadis. Dan aku mohon, mendenagrkan hal ini, Yang Mulia hanya sebagai seorang ayah dari seorang pemuda, bukan sebagai seorang Raja”. Raja ingin penjelasan, “Aku tidak mengerti maksudmu Rishi Kanva. Tolong, katakan dengan terus terang apa yang ingin kau katakan”.

Wajah Rishi Kanva terlihat sangat tidak enak, sungkan sendiri, “Bagaimana ya, aku harus mengatakan ini pada, pada Yang Mulia, karena mereka masih anak-anak dan tidak mengerti tentang dunia. Karena itu terjadi kesalahan, hingga tanpa minta ijin orangtua, mereka menempuh jalan ini”. Raja melirik Permaisuri.

Permaisuri pun bertanya, “Anda bicara tentang siapa Rishi?”. Rishi Kanva menjawab ragu, “Begini, aa,, “. Raja mengingatkan, “Apa yang ingin kau katakan, katakan tanpa ada rasa sungkan”. Rishi Kanva menjelaskan, “Yang mulia, aku bicara tentang hubungan Pangeran Dushyant dan Shakuntala”. Wajah Raja langsung mengeras. Permaisuri penasaran, “Apa yang mereka lakukan”. Rishi Kanva tertunduk, Karan hanya bisa melihat, tidak bisa main ceplas ceplos seeprti biasa.

Raja tak sabar, “Jawablah Rishi Kanva, apa yang mereka lakukan”. Dengan wajah terlihat sangat berat, Rishi Kanva menyampaikan juga, “Pangeran Dushyant dan Shakuntala anakku sudah menikah”. Raja terpana, Permaisuri terkejut, langsung melihat ke arah Raja. Raja pun melakukan hal yang sama.

Shakuntala episode 91 #90 02

Rishi Kanva bicara, “Aku tau Yang Mulia, aku bisa mengerti yang kalian rasakan. Tapi mendengar hal ini, adalah hal yang terpenting untuk kalian berdua ketahui. *Raja terbelalak, Permaisuri tercenung*. Mereka masih anak-anak, mema’afkan kesalahan mereka adalah kewajiban kita. Jadi sebaiknya kita menerima pernikahan mereka dan merestui mereka”. Mata Raja sudah terlihat melotot.

Rishi Kanva masih meneruskan ucapannya, “Aku ingin Yang Mulia supaya secepatnya, dengan segala ritual dan upacara, mengajak Shakuntala untuk kesini dari ashram”.

Raja langsung bicara dengan nada tinggi, “Sudah cukup!”. Rishi Kanva kaget. Karan terkejut. Permaisuri menoleh ke arah suaminya dengan wajah cemas. Raja mengangkat tangannya, “Sudah Cukup!”. Rishi Kanva berdiri, Karan yang berdiri dari tadi, menatap Raja dengan tak percaya.

Raja pun berdiri dengan wajah marah, “Cukup Rishi Kanva, kau seenaknya saja bicara. Apakah kau sadar, kau sedang bicara dihadapan siapa! Haaahaahh, jika kau bicara, satu kata lagi, aku akan melupakan siapa dirimu!”. Rishi Kanva tertunduk. Permaisuri tak bisa berbuat banyak melihat suaminya yang kayak orng kesetanan.

Raja dengan mata melotot dan muka merah, “Aku selalu menghormati para Rishi, dan menghargai mereka, karena selama ini aku pikir, mereka itu jujur dalam perbuatan dan juga perkataan mereka. Tapi hari ini, hari ini aku tau bahwa kau, ternyata kau sama saja seperti orang yang lain. Yang demi mendapatkan kesenangan duniawi, tidak ragu menyodorkan putri sendiri”. Rishi Kanva terpana mendengar ucapan Raja, ia menatap tajam. Karan menatap Raja dengan wajah menahan geram. Rishi Kanva menundukkan wajahnya, menenangkan diri.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Shakuntala: Lupakanlah Pangeran Dushyant Untuk Selamanya-Rishi Kanva Dihina Raja

  1. Ping-balik: Shakuntala: Pingsan, Akan Menjadi Seorang Ibu | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s