Ashoka: Penerus Magadh, Menyusup Ke Istana, Dharma Merawat Raja


Serial Ashoka episode sebelumnya, Chanakya menemui ibunya Ashoka, Dharma, ia memberitau bahwa Kerajaan Magadh dan semua orang sedang menunggu pewarisnya. Ashoka takdirnya menjadi Raja, jangan menguasai angin adalah kata peringatan Ashoka untuk Acharya Chanakya yang telah menahan ibunya, agar ibu anak itu bersedia datang ke Magadh.

Ashoka episode #4 (4A) 00

Sinopsis serial Ashoka episode #4 (4A) ANTV, Dharma yang terpaku di depan ruang perawatan Raja Bindusara. Raja sedang dirawat oleh tabib. Dharma terbayang semua kenangan prosesi pernikahan yang dilaluinya empat belas tahun yang lalu, matanya berkaca-kaca. Chanakya memperhatikan ekspresi Dharma. Perlahan, Dharma melangkah mendekat ke samping pembaringan Raja.

Wajah Dharma terlihat tak menyangka, melihat kondisi Bindusara yang sama dengan 14 tahun lalu saat ditemuinya, bedanya, sekarang Sang Raja terbaring dipembaringan diatas tempat tidur di istananya, bukan dipinggir sungai. Dharma memegang jidat, leher, Bindusara, wajahnya terlihat semakin tegang dan nafasnya sesak. Chanakya memperhatikan ekspresi itu. Tabib memberitau Dharma, “Aku sudah berikan obat padanya. Demamnya sepertinya mulai berkurang”.

Ashoka episode #4 (4A) 02

Dharma melihat ke luka dibagian perut Raja yang tertutup kain, “Tapi ini tidak akan menyembuhkannya, justru membuatnya semakin buruk, racun dari luka-lukanya sudah menyebar keseluruh tubuhnya bersama dengan darah. Kita harus merawat dia secepat mungkin”. Tabib terkejut mendengar hasil pengamatan Dharma. Chanakya memperhatikan dan mendengar dengan wajah serius.

Tabib menyampaikan pendapatnya, “Aku adalah tabib istana selama 30 tahun ini, dan aku sangat mengerti tentang semua ini”. Dharma merespon, “Jika kita gagal mengendalikan racunnya, maka tidak lama lagi Raja,,”, dengan wajah sangat cemas. Tabib menenangkan dengan yakin, “Tidak akan”. Chanakya bersuara, “Tabib istana, aku sangat percaya padanya”, sambil menunjuk tangan kearah pintu keluar. Tabib berdiri, berusaha menjelaskan, “Tapi Acharya,,”. Chanakya menjawab, “Ini perintahku”. Tabib keluar ruangan dengan wajah kesal.

Chanakya mendekat ke samping tempat tidur Raja, berdiri di dekat Dharma, “Kau bertemu lagi dengan Raja setelah 14 tahun berlalu, dan Raja sedang dalam kondisi ini. Apakah, melihatnya dalam kondisi ini, tidak mempengaruhimu sama sekali. Apa ini kekerasan hatimu”.

Ashoka episode #4 (4A) 04

Dharma tetap menatap Raja, “Ini adalah pendirian seorang ibu. Empat belas tahun yang lalu, Rajamu sudah berjanji padaku, *terbayang Bindusara mengucapkan janji*, Tapi penantianku itu berakhir bersama dengan datangnya seorang pria. Dia berusaha membunuhku dan juga ingin membunuh anakku yang belum lahir, *terbayang ucapan Khorasan dan perlakuannya membakar rumahnya dulu, juga perjuangannya melahirkan ditengah kobaran api*”.

Chanakya yang baru tau cerita ini dari mulut Dharma, langsung berkata, “Tapi itu hal yang tidak mungkin Dewi”. Dharma bicara, “Aku datang kemari bukanlah untuk berdebat. Aku datang untuk melindungi anakku”, sambil menatap tajam Chanakya. Tiba-tiba Raja dalam ketidaksadarannya, kembali memanggil Dharma, Dharma.

Ashoka episode #4 (4A) 10

Dharma terkejut, ia menoleh melihat ke wajah Raja yang seperti tertidur. Dharma terbayang saat ia berbicara di batu-batu di sungai, mengajak Raja untuk kembali dan istirahat, saat dimana Raja memberikan nama itu padanya, ‘Terlepas orang lain mengenalmu sebelumnya, tapi, bagiku, namamu adalah Dharma’. Dharma benar-benar terpana melihat kenyataan yang bertolak belakang dengan apa yang dialaminya.

Chanakya juga kaget melihat ekspresi Dharma, “Dewi, ini sudah empat belas tahun berlalu, dan hari ini, Raja terbaring dipembaringannya ini, tapi,, dia masih bisa merasakan kehadiranmu dan juga marah atas keadaannya Dewi. Seperti yang kau lihat tadikan, dialam bawah sadarnya. Kau benar-benar yakin empat belas tahun lalu, Raja telah untuk membunuhmu dan juga putramu yang kau kasihi itu”. Dada Dharma terlihat sesak, wajahnya menunjukkan kesedihan.

Chanakya memanfaatkan situasi, “Dewi, hanya kau saja yang bisa menyelamatkan dia saat ini”. Dharma bicara, “Tidak, itu tidak mungkin”. Chanakya berpendapat, “Aku sama sekali tidak setuju dengan mu Dewi. Saat ini, sangat penting bagi Raja Bindusara untuk hidup Dewi, mulai dari saat pewaris Magadh ditunjuk, sampai dia sudah mampu untuk memimpin kembali Magadh Dewi. Kita tidak punya banyak waktu lagi Dewi. Kau harus mengobatinya sekarang”.

Dharma menyampaikan keinginannya, “Tapi aku punya syarat”. Chanakya kaget, “Apa?”. Dharma menjelaskan, “Sebelum aku melihat putraku, aku tidak akan bersedia untuk merawat Raja. Aku ingin jaminan keselamatan bagi putraku”. Chanakya memastikan, “Kau tidak perlu khawatir soal keselamatan Ashoka anakmu”, Chanakya mengisyaratkan untuk mulai merawat Raja. Dharma menatap Raja dengan tatap sedih. Bagaimanapun, cinta itu masih sangat kuat.

Ashoka episode #4 (4A) 05

Di gerbang kediaman Raja, datang rombongan tandu yang membawa Helena. Penjaga langsung menyilangkan tombaknya, tanda tak diijinkan melewati gerbang. Helena kaget. Penjaga bicara, “Ma’afkan kami yang Mulia Ratu, jalan masuk dilarang untuk siapapun”.

Helena menjawab dengan marah, “Atas perbuatan mu ini kau akan dijatuhi hukuman mati”. Penjaga bersuara, tetap dengan sikap hormat, “Yang Mulia Ratu, kami hanya menjalankan perintah saja”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Ashoka: Penerus Magadh, Menyusup Ke Istana, Dharma Merawat Raja

  1. Ping-balik: Ashoka: Tertangkap, Dituduh Memanah Raja, Berita Chanakya ‘Terbunuh’? | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s