Ashoka: Pertanda Bahaya Lewat Mimpi, Musuh Kerajaan & Kelahiran Ashoka


Ashoka episode 1, 2, 3,  11

Di istana, Bindusara menuju kuda dan pasukan yang sudah menunggunya. Dari teras atas istana, Helena, Justin dan Amartya memperhatikan. Helena bicara pada putranya, “Raja Bindusara ingin pergi untuk berburu. Pergilah Justin, bantulah dia untuk melaksanakan tugas-tugas kerajaannya”. Justin tersenyum. Helena menoleh ke sebelah kanannya, “Amartya Ugrasena, Raja Bindusara tidak boleh manghadapi masalah saat dia berburu nanti”. Amartya tersenyum, “Jangan khawatir ibu Ratu. Semua kebutuhan Raja harus dipenuhi, dia tidak akan mengalami kesulitan”. Helena tersenyum.

Raja Bindusara sudah diatas kuda, mengangkat tangannya tanda pasukan harus bergerak. Pasukan bergerak menuju gerbang. Di gerbang, rombongan Brahma berdiri melihat Raja mau berangkat berburu. Justin dari teras atas istana melihat keberadaan rombongan kaum Brahma itu, ia bergumam, “Acharya Chanakya”.

Raja sesampainya digerbang, langsung turun dari kudanya, melangkah kehadapan Brahma dan memberi salam, “Salam Acharya. Harusnya kau mengirim pesan saja. Kau berangkat waktu itu, saat aku melakukan perburuan”. Chanakya menjawab, “Musuh ada dimana-mana Yang Mulia”. Kakaknya Noor, Putra Khorasan yang berada diatas kuda, menunjukkan wajah terkejut. Chanakya masih bicara, “Ada masalah dimana-mana pada saat ini, bukan hanya kau Yang Mulia, tapi ada orang lain yang menunggumu”. Raja bingung, “Maksudmu?”.

Ashoka episode 1, 2, 3,  13

Chanakya menjelaskan, “Tujuannya adalah mengambil alih Kerjaan”. Bindusara menjawab kekhawatiran Chanakya, “Itu mungkin bisa dilakukan saat nyawaku melayang. Tapi sebenarnya aku senang mengetahui bahwa aku punya musuh yang ingin melenyapkan aku. Tapi permusuhan itu adalah juga sebuah bukti, bahwa aku sudah menjadi Raja, yang dicintai rakyatku, *Putra Khorasan tersenyum diatas kudanya*, Bahwa aku sudah memenuhi semua tanggung jawabku. Aku mohon jangan khawatir. Kerajaan Magadh sangat membutuhkan aku sekarang, tidak akan terjadi apa-apa padaku”. Justin dan Helena masih melihat percakapan itu dari tempatnya berdiri.

Raja Bindusara memberi sikap salam pada Chanakya, “Istirahatlah di dalam istana. Aku akan kembali berburu, dan menemuimu lagi nanti. Salam Acharya”. Raja membalikkan badan dan menaiki kudanya. Acahya dan rombongannya hanya bisa berdiri terpana melihat keyakinan Bindusara yang mengatakan tidak akan terjadi apa-apa padanya.

Ashoka episode 1, 2, 3,  16

Raja Bindusara dan rombongan sudah sampai dihutan tempatnya berburu, di dekat sungai yang ada jeramnya. Raja mendengar sesuatu, merekan berhenti, ia minum dulu, mempertajam pendengarannya. Pelayan menyodorkan segelas minuman lagi, yang langsung diminum sampai tuntas.

Raja turun dari kudanya, memberi isyarat dengan mengangkat tangannya agar tenang. Raja mengambil anak panah yang tergantung di punggungnya. Mempersiapkan busur, konsentrasi pada buruan. Ia melihat seekor babi hutan, melangkah mengendap. Babi hutannya bergerak cepat, lolos dari panah Bindusara.

Raja Bindusara kembali mengikuti pergerakan hewan buruannya, mendapatkan posisi yang bagus, melepaskan anak panah dari busurnya, kena sasaran. Raja tersenyum. Prajurit yang ikut dengannya tersenyum juga. Bindusara memperlihatkan kebanggannya dengan menaroh sebelah kaki diatas buruannya yang terkapar, bicara pada prajuritnya, “pernikahanku akan segera dilaksanakan. Aku akan merayakan acaranya, dengan memakan hasil buruan ini”, sambil mengangkat tangan tinggi-tinggi.

Ashoka episode 1, 2, 3,  17

Ada anak panah yang melesat dari tempat tersembunyi, mengenai dada Bindusara, mahkota kebesarannya terlepas dari kepala. Putra Khorasan terbelalak melihatnya. Para prajurit yang sebelumnya berdiri melingkar melihat ke arah Raja saat bicara, membalikkan badan, melihat ke arah datangnya panah. Malang anak-anak panah berikutnya datang melesat, mengenai sebagian dari mereka. Putra Khorasan semakin terbelalak.

Beberapa orang berpakaian hitam, berpenutup kepala, muncul dari balik semak-semak dan dari atas pohon, mereka menyerang prajurit yang tak siap. Putra Khorasan berteriak, meminta Raja Bindusara untuk berlindung. Tapi dia sendiri tak awas dengan anak panah yang datang berikutnya. mengenai dadanya sendiri. Raja Bindusara perlahan mundur. Ia berjalan menyebrangi batuan sungai, yang ada jeramnya, dengan anak panah masih menancap di dada.

Raja Bindusara kehilangan keseimbangan, ia terjatuh, terbawa jeram sungai yang lumayan tinggi dan deras. Pemanahnya yang mengejar, melihat Bindusara terjatuh ke dalam derasnya jeram air. Setelah memastikan Bindusara takkan selamat, ia membuka bagian penutup kepala yang menutup wajahnya, melongok ke bawah air terjun yang menyeret Bindusara.

Ashoka episode 1, 2, 3,  23

Tak jauh dari situ, di hutan yang ditumbuhi bunga-bunga, beberapa orang gadis sedang tertawa-tawa melihat kupu-kupu yang berterbangan, ditingkahi cicit suara burung. Mereka membawa keranjang yang berisi bunga. Betapa terkejutnya mereka saat melihat prajurit yang bergeletakan. Keranjang mereka terjatuh dari tangan. Bunganya berserakan.

Salah satu dari gadis itu berteriak, “Subharadangiii!”. Gunung seperti memantulkan teriakan gadis yang memanggil nama seseorang tersebut. Burung-burung dan hewan ternak terkejut. Yang namanya dipanggil, berlari dengan cepat keluar pondoknya, menyebrangi sungai, menuju hutan tempat namanya dipanggil. Gadis cantik bertubuh langsing dan berambut panjang itu, sampai di dekat teman-temannya. Matanya langsung terbelalak melihat prajurit yang bergelimpangan dihutan tersebut.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu respons untuk “Ashoka: Pertanda Bahaya Lewat Mimpi, Musuh Kerajaan & Kelahiran Ashoka

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.