Shakuntala: Apa Kau Mau Menikah Denganku-Dushyant, Menunggu Restu Rishi Kanva


Serial Shakuntala episode sebelumnya, Shakuntala sempat bingung saat Dushyant yang mencintainya, meminta jawaban darinya dengan mengatakan, ‘kalau kau mencintaiku, temui aku di bangunan tua sebelum matahari terbenam‘. Setelah meminta pendapat dua sahabatnya Pryamvada dan Karan, Shakuntala pun melangkah ringan keluar gerbang ashram, dijalan berpapasan dengan Rishi Satanand yang menatapnya tajam.

Shakuntala episode 82 #81 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 82 #81, Rishi Satanand menatap tajam Shakuntala, “Kau mau kemana Shakuntala”. Shakuntala dengan pandangan tertunduk memberitau, “Kebetulan sekali, aku, aku sedang mencari Rishi”. Rishi Satanand dengan wajah serius, pura-pura mencari tau, “Kenapa, ada perlu apa”. Pelan-pelan, Shakuntala menyampaikan maksudnya, “Aku disuruh oleh Pangeran Dushyant untuk menemuinya. Dia ingin bertemu dengan ku, tapi jika anda melarang, aku tidak akan pergi”.

Shakuntala episode 82 #81 01

Rishi Satanand menegaskan, “Tidak, kau harus pergi menemuinya. Dia telah melakukan banyak hal untuk kita”. Shakuntala tersenyum lebar, “baik Rishi. Terima kasih”. Rishi Satanand menaroh telapak tangannya diatas kepala Shakuntala, sebagai bentuk doa, “Kau sangat beruntung Shakuntala, jarang sekali orang bernasib baik yang diselamatkan oleh Pangeran sendiri. Kau boleh menemui dia, dan jangan lupa, katakan terima kasih padanya”. Shakuntala tersenyum, “Baik”. Kemudian melangkah meninggalkan Rishi Satanand dengan wajah sangat bahagia. Rishi Satanand menatap punggung Shakuntala dengan wajah penuh kebencian.

Shakuntala episode 82 #81 02

Matahari sudah hampir terbenam. Shakuntala berlari dengan langkah dan wajah bahagia sudah sampai di sisi lain bangunan tua yang dimaksud Dushyant. Sementara Dushyant mencoba menunggu dengan gelisah, berdiri dekat tembok, duduk melamun, menatap kosong ke depan, membenarkan rambutnya yang kusut dipermainkan angin, diiringi soundtract yang dalam terjemahannya seperti ini:

Sejak lama pandangan ini menantikanmu
Rasanya sudah seabad aku menunggumu
Cintaku, Nyawaku, Pelukanku
penuh dengan hasrat untuk memilikimu,,

Shakuntala berlari memasuki gerbang bangunan tua. Dushyant melangkah merasa mulai putus asa. Shakuntala mengideri bangunan tua, istirahat berdiri di dekat sebatang pohon, memastikan posisi Dushyant. Dushyant menuruti anak-anak tangga dengan wajah kecewa. Shakuntala berlari. Dushyant merasakan kehadiran Shakuntala, menoleh ke belakang. Ia melihat di kejauahan Shakuntala berlari ke arahnya:

Angin yang berhembus seakan menembus dada,
derita tak tertahankan
Tanpamu hidup ini jadi gersang,
kesunyian mengelilingi aku

Shakuntala episode 82 #81 03Shakuntala semakin dekat, wajah putus asa Dushyant berubah wajah senyum. Ia membentangkan tangan lebar-lebar menyambut Shakuntala yang datang berlari ke arahnya.

Membuat aku tidak tenang, merampas segala kedamaian hatiku
Penantian ini terasa lama, keresahan bertambah
Jiwa ragaku, debaran hatiku hanya ingin memiliki dirimu

Shakuntala berhenti sejenak di depan Dushyant, kemudian menghambur kepelukan Dushyant. Berpelukan erat, menghapuskan semua salah paham yang selama ini terjadi. Mereka sama-sama larut dalam dekapan, yang mendekatkan detak jantung mereka.

Shakuntala episode 82 #81 05

Penyatuan perasaan Dushyant dan Shakuntala disambut alam seperti ingin memberi peringatan. Langit tiba-tiba diselimuti awan gelap, angin bertiup kencang.

Penghuni ashram kocar kacir, berlarian. Karan membantu anak-anak untuk berlindung ditempat yang aman. Karan mendekat ke Priyamvada, “kenapa angin seperti ini di ashram”. Seorang laki-laki memasuki gerbang ashram dalam tiupan angin kencang itu. Gautami didampingi dua murid wanita ashram melihat lelaki itu dengan heran. Karan menatap kedatangan laki-laki itu dengan mulut ternganga, ia heran, “Untuk apa dukun datang ke ashram kita”. Pryamvada merespon, “Sepertinya ingin bertemu Rishi Satanand”. Karan tetap heran, “Ada urusan apa dengan Rishi Satanand”.

Si dukun memasuki ruangan Rishi Satanand yang langsung disambut Rishi dengan sikap salam, “Silahkan, aku sudah menunggumu”. Rishi kemudian mengambil dua gulungan, menyerahkannya pada si dukun yang berpakaian hitam-hitam, bercelak hitam, dan rambut gondrong gimbal, berbandana merah.

Rishi memberitau, “Ini akte Shakuntala dan ini Pangeran Dushyant. Lihat dari akte keduanya, carikan tanggal yang paling sial, untuk menikahkan mereka berdua, agar kehidupan Shakuntala menderita selama-lamanya bersama Pangeran Dushyant”. Si dukun menatap Rishi Satanand.

Di bangunan tua, Dushyant masih mendekap Shakuntala dalam pelukannya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Shakuntala: Apa Kau Mau Menikah Denganku-Dushyant, Menunggu Restu Rishi Kanva

  1. Ping-balik: Shakuntala: Mendapatkan Pangeran Impian, Rencana Gautami Untuk Malam Purnama | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s