Saraswatichandra: Kumud Menari Sebelum Pernikahan, Kusum Mulai Mencintai Danny, Samud Melanggar Tradisi


Saraswatichandra episode 244 245 18

Di tenda yang sudah dihias, Saras menundukkan kepala ke arah Kumud. Kumud membalasnya dengan tersenyum, tapi tak secerah biasanya. Kumari bergegas berdiri disebelah ibunya, Dugba, mereka tersenyum melihat Saras Kumud yang sudah berdiri berhadapan, bersiap menari, diiringi musik dan nyanyian.

Saras memulai nyanyian, diacara yang paling dinantikannya, menari di acara Pra Pernikahannya bersama Kumud.

Aku merasa hilang saat mendpatkanmu *Memutar tangan Kumud*
Ingin katakan sesuatu, tapi apa yang harus kuucapkan *Memutar tubuh dengan memegang pinggangnya, Kumud gerakan menjauh dengan sebelah tangan memegang tangan Saras. Kemudian berputar masuk kerangkulan Saras*

Aku merasa hilang saat mendapatkanmu
Ingin katakan sesuatu, tapi apa yang harus kuucapkan *Mereka melakukan gerakan tari dengan penuh perasaan. Dugba Kumari, Guniyal Vidya, menyaksikan dengan wajah tersenyum*

Tak ada kata yang bisa keluar dari mulutku
Entah apa yang akan dikatakan hati ini padamu
Jika kukatakan tak ada yang lebih cantik darimu di dunia ini
*Saras mengangkat pinggang Kumud, Kumud membuat gerakan terbang. Danny Kusum saling tersenyum*
Ini juga bukan pujian yang sebenarnya

Saraswatichandra episode 244 245 19

Aku merasa hilang saat mendapatkanmu *Kumud melakukan gerakan berputar dengan sebelah tangan dipegang Saras. Yash melirik dengan senyum ke Kalika yang berdiri disebelahnya*. Kumud Saras melakukan gerakan dansa berpasangan *kakek tersenyum*

Saat melakukan gerakan berputar, kali ini Kumud terjatuh, desah kesakitan sempat terdengar dari mulutnya, Saras menunjukkan wajah kaget. Tapi Kumud melihatkan seeprti terjatuh cantik. Saras merangkulnya, membantu berdiri, masih tak tau kalau salah satu kaki Kumud sakit.

Saraswatichandra episode 244 245 22

Kumud bernyanyi, “Kau baik hati, ini adalah kisahnya”, sambil mengitari tubuh Saras. Saras mulai tersenyum, Kumari dan Vidya juga tersenyum melihatnya. Tapi, lagi-lagi, Kumud terjatuh. Keluarga melangkah mendekat. Kumud mencoba berdiri lagi dengan memegang kakinya dan dibantu Saras. Kumud menyenandungkan nyanyiannya kembali sambil menatap Saras. Saras menyisir dengan tangannya, rambut Kumud yang terjuntai menutup mata, sehingga wajah Kumud terlihat jelas. Ia tau ada yang disembunyikan Kumud.

Kumud terus bersenandung, “Sekarang tanpamu, segalanya terasa hampa”. Saras mengangkat tubuh Kumud. Kumud menatap Saras sambil melanjutkan nyanyiannya, “Dimana kau berada, aku disana”.

Saraswatichandra episode 244 245 24

Saras berdiri berputar melakukan gerakan tari sambil mengendong tubuh Kumud yang terus menatapnya dengan tatap cinta. Keluarga jadi tersenyum lega melihatnya. Kalika menunjukkan wajah kesal. Saras melihat wajah Kumud menahan sakit, bukan kecemasan, ia kemudian mendudukkan Kumud dibangku, “Ada apa Kumud”. Semua anggota keluarga berkerubung, mengelilingi Saras Kumud.

Kumud meringis sambil memegang kakinya. Saras melihat pergelangan kaki Kumud, kemudian melihat Kumud dengan wajah mengernyit,”kakimu bengkak?”. Kumud pun mengaku, “sebenarnya, aku terkilir”. Saras memperlihatkan wajah tak suka, “Lalu kapan kau berencana untuk memberitaukan ini padaku”.

Kumud menatap mata Saras yang terlihat ikut merasakan sakit, “Saras kau telah berlatih menari denganku dan aku lihat kau serius sekali. Dan kau, kau menari dihadapan semua orang, hanya demi aku. Mana bisa aku memberitaumu, aku tidak bisa melepas pandanganku darimu, kau kelihatan begitu senang”.

Saraswatichandra episode 244 245 26

Saras menatap Kumud dan menjawab dengan nada setengah menyesal, “Aku benar-benar senang sampai tidak melihatmu dalam kesakitan”. Kumud menggenggam tangan dan menatap Saras, “Tidak hanya mutiara, aku juga bisa sembunyikan rasa sakitku”. Saras memegang pundak Kumud dengan tangan satunya, menegaskan, “Kau boleh menyembunyikan yang lain, tapi jangan penderitaanmu”. Kumud menundukkan pandangannya mendengar ucapan Saras. Saras mengangkat dagu Kumud supaya tetap melihat ke matanya, “Tidak hanya berbagi kebahagiaan, aku pun siap berbagi kesedihan denganmu”. Kumud tersenyum haru menatap Saras. Kakek ikutaan terharu. Vidya menepuk bahu Saras sambil tersenyum ke arah Guniyal.

Saras berdiri, kemudian merangkul Dugba. Kumud pun manjatuhkan kepalanya keperut Dugba yang berdiri disisinya duduk. Dugba mencium kepala Kumud. Kemudian menatap Saras, yang sudah dianggapnya anak sendiri. Si pengintai yang sudah terlihat separoh wajahnya yang ditutupi brewok, mengambil adengan keluarga itu dengan kameranya, dengan sembunyi-sembunyi.

Saraswatichandra episode 244 245 28

Saras sudah duduk diujung tempat tidur menemani Kumud di kamar, bertanya kondisi Kumud, “Apa sakit sekali”. Kumud menggeleng, tapi dengan wajah tertunduk. Terdengar suara Dugba bicara, “Kusum, minyaknya tidak terlalu panaskan”. Kusum pun menjawab, “Tidak Bi, minyaknya hangat”. Dugba, Kusum dan Guniyal, masuk ke kamar Kumud. Saras hanya melihat dengan wajah sedih tak bersemangat tanpa suara.

Dugba melihatnya heran, kenapa nih anak diam aja. Kusum langsung berceloteh, “Kakak, kau yang sedang menderita, tapi terlihat juga diwajahnya Saras”. Kumud melihat, Saras pura-pura memegang jidatnya. Dugba bicara, “Aku akan menyembuhkannya dengan minyak wijen dan langsung memijatnya”. Kumud tersenyum. Dugba melihat Saras yang masih tercenung, “Saras, kita harus mulai pingitannya. Sementara tidak orang laki-laki yang menemui Kumud”. Saras buka mulu mau bicara.

Guniyal sudah bicara duluan, “Jangan kemari dua hari ke depan, dan kau tidak boleh bertemu Kumud. Dan kalian berdua, akan bertemu lagi dipelaminan”. Saras Kumud saling lihat-lihatan dengan mimik keduanya sedih. Kusum menggoda, “hei, sedang melihat apa, ayo bangun”. Saras bangun mencoba menawar, “Bibi, dia sedang terluka, aku tidak tega meninggalkannya sendirian dalam kondisi begitu”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Satu respons untuk “Saraswatichandra: Kumud Menari Sebelum Pernikahan, Kusum Mulai Mencintai Danny, Samud Melanggar Tradisi

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.