Shakuntala: Ditahan Mritunjay, Kebohongan Kalki Diketahui Dushyant


Serial Shakuntala episode sebelumnya, Dushyant menepati janjinya bahwa peserta yang bisa melewati setiap tahapan sayembara akan dinikahkan dengan adiknya. Dushyant pun melaksanakan pernikahan Gauri, ‘aku tak punya kelebihan, tapi bisa janjikan kebahagiaan’ kata Veer pada Raja. Mritunjay di tahan karena melewati batas, memegang lengan Gauri, mempertanyakan keputusan Dushyant memenangkan Veer, padahal Mritunjay sendiri kalah di tahap akhir.

Shakuntala episode 77 #76 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 77 #76, Shakuntala melangkah mengikuti Rishi Satanand. Dushyant yang masih punya sisa air mata dipipinya setelah melepas Gauri dan Veer, begitu melihat Shakuntala melangkah menjauh. Dushyant berujar, “Shakuntala’ dengan mempercepat langkah. Saat itulah Kalki langsung menyongsong Dushyant agar tak mengejar Shakuntala, “Kau mau kemana, saat ini seharusnya kau berada bersama permaisuri. Lihatlah wajahnya dia sangat sedih. Saat ini ibumu lebih membutuhkanmu, nanti saja kau temui Shakuntala”, Kalki tersenyum. Dushyant hanya mendengar kemudian melangkah ke arah ibunya berdiri.

Kalki menatap punggung Dushyant sambil tersenyum, ia berhasil menggunakan alasan kesedihan permaisuri untuk menghalangi Dushyant bertemu Shakuntala.

Permaisuri yang menangis tertunduk, mengangkat wajahnya begitu menyadari Dushyant melangkah mendekat. Tanpa suara Dushyant memegang bahu ibunya, mengajaknya masuk. Kalki menatapnya dengan tatapan percaya diri, merasa telah maju satu langkah.

Shakuntala episode 77 #76 02

Begitu masuk kamar, Permaisuri melangkah ke jendela, ia mengusap air matanya. Dushyant memegang bahunya, “Ibu, Gauri akan tinggal di Hastinapura, ibu bisa mengunjunginya kapanpun ibu mau”. Permaisuri menarik nafas sedih, “Tapi, selama ayahmu tidak menerima hubungan ini, ibu tidak bisa menemui Gauri. Ibu hanya mencemaskan satu hal, entah bagaimana dia hidup diluar sana. Dia akan mengalami kesulitan dalam hal sekecil apapun”.

Dushyant mendengar ucapan ibunya dengan tertunduk, tapi tersenyum saat memberikan jawaban, “Jangan mencemaskan hal itu, karena aku yakin sekali bahwa Panglima Veer akan menjaga adikku dengan sebaik-baiknya Bu. Dan dia pasti, tidak akan kekurangan apapun”. Permaisuri menarik nafas dalam, mencoba mencerna yang disampaikan Dushyant. Dushyant memegang pundaknya, “Ibu pasti lelah, sebaiknya istirahat dulu”. Permaisuri mengangguk sambil memegang tangan Dushaynt yang dibahunya.

Shakuntala episode 77 #76 03

Malam hari, kereta yang membawa Shakuntala dan Rishi Satanand masih di area hutan. Shakuntala duduk terkantuk-kantuk sambil melihat ke sekeliling. Ada sekelompok orang berpakaian hitam, berwajah dilumuri warna hitam kecuali sekitar bawah mata yang diberi warna putih, mengawasi kereta yang membawa Shakuntala, ditengah hutan tersebut. Serombongan orang itu membawa senjata.

Kusir terlihat nyantai aja mengatur jalan sapi-sapi yang menarik kereta. Rishi Satanand memperhatikan sekeliling. Shakuntala melihat ke hutan yang terlihat lebih pekat. Shakuntala merasa ada yang aneh, “Rishi, tempat ini, sangat sepi dan,, juga gelap”. Rishi berkata pada Sais, “Cepat sedikit. Lebih bagus kita keluar dari wilayah ini. Lagi pula sejak datang kesini, semuanya berantakan”. Shakuntala langsung bertanya, “Apa Rishi”. Rishi Satanand berujar, “Tidak apa-apa Shakuntala”. Orang-orang yang mengikuti terus bergerak mengikuti kereta yang membawa Shakuntala. Sementara sais terlihat tenang. Shakuntala terlihat cemas.

Shakuntala episode 77 #76 04

Di istana, Dushyant masuk kamar yang sedang dibersihkan pelayan. Matanya melihat kesekeliling, karena tak melihat yang dicarinya, dia bertanya, “Dimana Shakuntala”. Pelayan memberitau, “Shakuntala, dia dan Rishi Satanand langsung pulang setelah acara perpisahan”. Dushyant heran, “Apa?”. Dushyant berpikir, cahaya matanya meredup.

Tiba-tiba pelayan memberitau, “Shakuntala meninggalkan surat untuk Pangeran”. Pelayan setelah memberikan surat, langsung keluar. Dushyant membuka tali pengikat surat dan langsung membacanya, terdengar suara lembut Shakuntala, “Yang Terhormat Pangeran Dushyant. Perjalanan pertama ke Hastinapura, tidak akan pernah aku lupakan. Tapi perjalanan ku yang kedua lebih indah lagi, yang paling membuatku bahagia adalah ketika aku datang kesini, aku bisa melihat Gauri mendapatkan cintanya”. Wajah Dushyant tersenyum.

Shakuntala episode 77 #76 06

Wajah Dushyant berkerut saat membaca kelanjutan surat Shakuntala, “Aku juga mendapat kabar, bahwa kau, akan bertunangan dengan Putri Kalki. Putri Kalki, dia juga seperti dirimu, telah dibesarkan dalam lingkungan istana. Karena itulah akua yakin, kalian berdua akan bahagia bersama-sama. Akhirnya, kau akan mendapatkan, apa yang kau harapkan. Aku selalu mengharapkan yang terbaik bagimu”. Dushyant terpana. Dadanya naik turun menahan marah sambil menyebutkan satu nama, “Putri Kalki”.

Sementara itu, Kalki mengunjungi Mritunjay ke penjara. Dia melihat Mritunjay sedang duduk dipojokan, menghadap tembok, membelakanginya. Kalki melihat kondisi penjara yang ditempati Mritunjay dengan miris, tapi dia ngomel, “Gara-gara kau, aku jadi malu. Kau menggagalkan semua rencanamu dan juga merusak seluruh permainanku. Disatu pihak kau kehilangan kesempatan mendapatkan Putri Gauri, dipihak lain kau menggagalkan rencanaku menjadi milik Pangeran Dushyant”. Mritunjay tetap aja duduk diam dan tanpa bergerak apalagi menoleh.

Kalki terus menyampaikan kekesalannya, “Sekarang aku tidak punya alasan untuk tinggal disini. Aku harus segera pulang, dan kau, kau duduk saja ditahanan dan menyesali perbuatanmu. Siapa tau, itu juga tidak akan kau lakukan, ihhh”. Kalki meninggalkan penjara dengan kesal, karena Mritunjay diam aja.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Shakuntala: Ditahan Mritunjay, Kebohongan Kalki Diketahui Dushyant

  1. Ping-balik: Shakuntala: Ditahan Mritunjay (Paksa Pakai Pakaian Pengantin), Agar Dushyant Menderita | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s