Saraswatichandra: Pertunangan Saras Kumud, Saling Curi Mutiara-Segala Cara Dibolehkan Dalam ‘Perang’ Cinta


Serial Saraswatichandra episode sebelumnya, Saras ingin berkat dari ibu dihari pertunangan dengan Kumud, Kalika mencoba menghentikan dengan cara, menabrak sehingga membuat hp Saras nge-hank, mengempeskan dua ban mobil Saras, saat mengambil hadiah spesial untuk Kumud, sari ibunya yang diberi payet baru di tempat jahit didaerah terpencil, tak ada kendaraan dan telpon keluar desa setelah jam lima sore. Akhirnya berkat pertolongan seorang pengendara mobil, yang seperti dikirim untuk menyelamatkan Saras. Saras sampai dirumah dengan selamat sebelum acara dimulai.

Saraswatichandra episode 240 241 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 240 dan 241, Saras melepaskan pelukannya dari Dugba. Vidya menanyakan kesiapan Saras. Kusum yang nyahut, “Tidak usah ditanyakan lagi ayah. Saras sudah membawa kakak ke bawah untuk melaksanakan upacaranya”. Kumud di bimbing Guniyal dan Saras dibimbing Dugba menuju tempat acara yang sudah dipersiapkan. Kusum mengambilkan nampan bunga. Kalika melihat pasangan tersebut dengan wajah tak suka. Guniyal mulai menaburkan bunga ke mereka. Kumari tersenyum lebar. Saras tersenyum ke arah Kakek.

Kusum membawakan cincin untuk perempuan, diserah kan ke Dugba, kemudian diserahkan ke Saras. Guniyal mempersiapkan cincin untuk calon pengantin pria, diserahkan ke Kumud. Saras tersenyum melihat Kumud. Semua keluarga tersenyum, kecuali Kalika. Saras meraih tangan kiri Kumud, memasangkan cincin dijari manis. Kumud tersenyum menatap Saras, semua keluarga yang menyaksikan ikut tersenyum. Giliran Kumud yang meraih tangan kanan Saras dan memasangkan cincin di jari manis. Kumud Saras saling tatap, tersenyum dengan harapan baru, satu tahapan hubungan mereka terulang lagi.

Saraswatichandra episode 240 241 02

Keluarga menaburi mereka dengan bunga, semua keluarga ikut dengan wajah bahagia, kecuali Kalika yang menabur bunga dengan air mata penuh kemarahan bercampur kecewa. Semua tepuk tangan, semua bahagia. Kumari yang berdiri disebelah Kumud memberi isyarat pada Kusum yang berdiri disebelah Saras, “Kusum”. Kusum bertanya lewat isyarat mata, Kumari memberi isyarat lewat dagu dan gerakan bahu pada Saras dan Kumud yang sedang saling tatap tapi berdiri agak ada jarak. Kusum mengerti. Bersamaan, Kumari mendorong tubuh Kumud pura-pura menyenggol dan Kusum melakukan hal yang sama pada Saras. Saras Kumud pun bukan hanya merapat tapi beradu. Kumari Kusum tertawa. Keluarga geleng-geleng melihat ulah mereka, Saras Kumud tertunduk malu.

Tiba-tiba Dugba yang berdiri disebelah Kusum memperhatikan Kusum yang berlinang air mata melihat ke arah Saras dan Kumud. Kusum yang berdiri disebelah Kumud juga melihat jelas. Kusum menghapus air matanya. Kumari terpana sesaat, kemudian mendekati Kusum dan bertanya, “Kusum, kau baik-baik saja. Jangan menangis”. Kusum memberitau, “Aku menangis karena bahagia Kumari. Coba lihat, *Saras Kumud, sedang minta restu Vidya Guniyal*, Waktu itu aku hampir melakukan kesalahan yang besar. Apa yang akan kudapatkan dengan memisahkan belahan jiwa seperti mereka”.

Saras Kumud minta restu kakek. Kumari hapus air mata Kusum. Kusum memegang tangan Kumari yang dipipinya. Kalika memperhatikan Kusum. Saras Kumud minta restu Dugba dengan menyentuh kakinya. Dugba mendoakan, “Semoga diberkati, Tuhan memberkatimu sayang”. Dugba peluk Kumud.

Saraswatichandra episode 240 241 06

Yash berbicara, “Perhatian, ayo foto bersama, ayo semua berkumpul”. Kumari menggandengan Saras, “Ayo kakak ipar”. Yash kebingungan, “Tapi siapa yang mengambil fotonya. Kalika, kemari, ambil ini, foto semuanya”. Yash menyuruh Kalika yang sedang melamunkan rencana jahatnya. Kalika menerima kamera dari tangan Yash dengan wajah menahan marah.

Yash kemudian mendorong kursi roda kakek. Saras Kumud di kursi, Kusum duduk dilengan kursi sebelah Saras, disampingnya kakek di kursi rodanya, diantara Kusum Kakek berdiri Yash. Kumari duduk dilengan kursi samping Kumud. Dibelakang berdiri: Dugba dibelakang Kusum, Vidya dibelakang Saras, Guniyal dibelakang Kumud, ibunya Yash di belakang Kumari.
Kalika saat mengambil foto memperlihatkan senyum manis, “jepret, foto keluarga pertunangan Saras Kumud diabadikan”.

Saraswatichandra episode 240 241 07

Usai acara, semua keluarga duduk berkumpul. Saras Kumud duduk bersebelahan. Kusum membawakan nampan berisi makanan sambil berbicara, “Semuanya ada alasan, seharusnya kau tidak datang terlambat hari ini”. Kumari datang membawakan minum. Dugba yang baru muncul membawa nampan untuk pemujaan, juga ngomel, “Jangan lupa, aku ini bukan hanya ibumu, tapi aku juga bibinya Kumud. *naroh nampan dimeja*. Kalau sampai kau menyakiti hatinya Kumud, aku akan tetap menjaganya, walau kau sudah menikahinya. Apa itu masalah”.

Saras yang bengong melihat Kumud, Kumud langsung memanfaatkan situasi yang berpihak padanya, langsung menjawab, “Itu tidak masalah. Aku mema’afkan semuanya, karena dia membawakan hadiah”. Saras memperlihatkan wajah sok imutnya. Kakek langsung bergumam, “Ahaa”, kemudian tertawa.

Kalika keluar masuk ruangan sambil membawa tumpukan kado.
Saras menjelaskan ke Dugba, “Bibi, rencanaku luar biasa, dimana aku akan sampai disini tepat waktu bersama dengan hadiahnya. Tapi tiba-tiba, kedua ban mobilku kempes seperti ada yang menusuknya”. Langkah Kalika terhenti.

Vidya tak mengerti maksud ucapan Saras, ia dan kaget terlihat kaget, “Apa yang kau katakan”. Saras meyakinkan, “Itu benar paman. Aku pergi ke penjahit untuk mengambil hadiahnya, tapi saat aku kembali, kedua ban mobilku sudah kempes”. Saras menceritakan yang dialaminya. Kalika menunjukkan wajah waspada. Kumari dan Kusum terlihat agak tegang mendengar cerita Saras. Kakek bertanya, “Lalu”.

Saras meneruskan ceritanya, “Aku, o, kembali ke penjahit itu dan memintanya untuk mencari kendaraan umum yang menuju ke Ratnanaghari, tapi dia bilang, aku tidak akan bisa ke Ratnanaghari sampai besok pagi, *Kumud kaget*, Dia orang yang sangat baik. Dia meminjamkan sepedanya. Tapi, ia juga bilang padaku kalau aku tidak akan sampai ke Ratnanaghari dengan cepat kalau hanya naik sepeda. Jadi, aku mengayuh sepedanya sekitar 2 km jauhnya”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Saraswatichandra: Pertunangan Saras Kumud, Saling Curi Mutiara-Segala Cara Dibolehkan Dalam ‘Perang’ Cinta

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: Kumud Terkurung di Ruang Pendingin Makanan & Saras Belajar Manari. | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.