Shakuntala: Cinta adalah Harta Karun Yang Tak Pernah Habis-Veer Menang Sayembara Gauri


Serial Shakuntala episode sebelumnya, di sayembara Gauri, pangeran yang berhasil sampai tahan ketiga hanya Mritunjay, walau dengan cara curang, akhirnya Mritunjay kalah, Veer ijin ikut sayembara Gauri, ‘akulah kebahagiaan dan kehidupannya‘ ujar Veer pada Dushyant. Raja tidak bisa berbuat apa-apa karena sudah serahkan semua keputusan pada Dushyant.

Shakuntala episode 75 #74 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 75 #74, Veer yang diserang oleh serombongan orang di taman, dipegang oleh satu orang, kemudian ditusuk sama salah satu yang lain, sebelum menambahkan tusukan lain, Shakuntala yang berjalan ditaman berteriak, “Lepaskan dia! Apa ada orang! Lepaskan dia”. Rombongan penyerang lari dengan aba-aba salah satu dari mereka. Shakuntala berlari ke arah Veer yang jatuh tertelungkup begitu dilepas oleh penyerangnya, “Veer”.

Di kamaranya, Dushyant sepeninggal permaisuri yang menitipkan nasehatnya, terlihat masih tercenung, dia terngiang dan terbayang Veer saat mengucapkan ‘cinta dan kebahagiaan yang bisa kuberikan pada adikmu, tidak bisa diberikan oleh orang lain. Tapi dengan hati tulus aku akui, hanya akulah yang mencintai Gauri dengan hati tulus. Gauri harus menikah dengan ku’.

Shakuntala episode 75 #74 01

Dushyant menoleh saat merasa ada yang datang, Gauri berdiri di pintu, “Kenapa tidak masuk, ayo masuk”. Gauri melangkah masuk. Dushyant memperhatikan adiknya itu, “Katakan, ada apa”. Gauri tergagap, “Ak,, kakak, ak,,, aku membicarakan hal penting denganmu”. Dushyant mendekat, pegang sebelah bahu adiknya, “Aku juga ingin datang menemuimu, aku ingin menanyakan sesuatu”.

Seorang Prajurit masuk, memberi hormat, “Pangeran”. Dushyant dan Gauri serempak menoleh. Dushyant bertanya, “ada apa”. Prajurit memberitau, “Ada yang hampir membunuh Panglima Veer”. Mendengar itu, Gauri terkejut, Dushyant memperhatikan ekspresi adiknya, Gauri langsung berbalik dan berlari. Dushyant memanggil, “Gauri, tunggu!”. Gauri terus berlari menyusuri lorong istana. Sambil menangis, Gauri berlari tak mempedulikan selendangnya yang mengibas lilin hingga padam.

Gauri sampai di kamar Veer dirawat. Ia melihat Veer tergolek ditempat tidur, tabib masih merawatnya, disisi lain, Shakuntala duduk menunggui. Gauri terpana, mendekat, Veer duduk, Gauri sambil menangis langsung memeluknya. Shakuntala berdiri, memperhatikan dua orang yang saling mencintai itu.

Shakuntala episode 75 #74 03

Dushyant yang mengikuti Gauri, sampai di pintu kamar perawatan Veer. Ia melihat Gauri sedang memeluk Veer. Ia seperti menemukan jawaban dari pertanyaan yang ingin ditanyakan ke adiknya itu. Gauri melepaskan pelukannya, berbicara dengan nada cemas, “Bagaimana semua ini terjadi Veer, kau baik-baik sajakan, tidak luka parahkan”. Dushyant tetap berdiri di pintu sambil memperhatikan dengan diam.

Veer menjawab pertanyaan Gauri, “Kau jangan khawatir, aku tidak apa-apa, aku baik-baik saja, ini luka biasa”. Dushyant masih mendengar dan melihat. Shakuntala juga serius memperhatikan Gauri dan Veer hingga tak menyadari kehadiran Dushyant. Gauri berkata, “Aku tau, semua ini terjadi karena aku. *Dushyant tertunduk*. Kau mencintai aku, karena itulah kau diserang begini. Kerajaan ini menghukummu karena mencintai seorang Putri’. Dushyant menatap hiba pada adiknya.

Gauri masih bercucuran air mata, terus bicara, “Hari ini, karena aku, nyawamu jadi terancam Veer, hanya karena aku”. Gauri pegang pipi Veer, “Jika hari ini terjadi sesuatu padamu, aku tidak akan pernah mema’afkan diriku Veer”. Dushyant merasa sudah cukup mendapatkan jawaban yang ingin diketahuinya, ia berbalik, meninggalkan ruangan itu.

Shakuntala episode 75 #74 04

Veer masih menenangkan putri yang dicintainya, “Jangan berpikir begitu Gauri. Jangan salahkan diri mu sendiri. Aku tidak apa-apa”. Tabib memberitau, “Panglima Veer benar, memang lukanya cukup dalam, tapi tidak berbahaya. Aku sudah memberikan obat, lukanya akan cepat sembuh”. Gauri melirik Veer, Shakuntala mendengarkan.

Tabib mengambilkan obat, memberitau Shakuntala, “Oya, berikan obat ini padanya. Dia harus banyak beristirahat, sebab kalau tidak, darahnya akan keluar lagi, dan itu akan membahayakan tubuhnya”. Tabib meninggalkan ruangan. Gauri yang ikut mendengarkan tabib, bicara, “Dalam keadaan seperti ini, besok kau tidak perlu ikut sayembara”. Veer meyakinkan, “Aku tidak apa-apa, aku pasti ikut dalam sayembara itu walau apapun yang terjadi. Walau mempertaruhkan nyawa, itu pasti akan kulakukan. Tapi aku minta, jangan kau cegah aku untuk ikut sayembara, dalam sayembara,, “. Veer kesusahan melanjutkan ucapannya, Gauri membantunya berbaring.

Shakuntala bergegas ke sebelah Gauri membawakan obat yang diberikan tabib tadi. Ia berkata pada Gauri, “Apa kau sudah bicara dengan Pangeran Dushyant”. Gauri memberitau, “Aku belum sempat. Apa pendapat mu, apakah kakak akan memberikan kesempatan pada Veer untuk menunjukkan kemampuannya”. Shakuntala berkata tenang, “Aku yakin sekali, Pangeran Dushyant pasti memberikan kesempatan Panglima Veer ikut dalam sayembara. Aku akan segera kembali”.

Shakuntala episode 75 #74 06

Di taman, Dushyant sedang diajak bicara oleh ayahnya, mereka bicara punggung-punggungan, “Sebagai seorang Raja, ayah tidak bisa menerima, bahwa putri ayah, akan menikah dengan seorang panglima biasa. Karena itulah, kau harus mengerti satu hal dengan baik. Putri tidak akan pernah bisa menikah dengan seorang Panglima. Ayah, tidak akan membiarkan hal itu terjadi”. Dushyant membalikkan badan melihat Raja, “Tapi ayah,,”.

Raja tak beri kesempatan Dushyant memberikan argumentasi, “Jangan biarkan ayah melakukan kesalahan”. Dushyant hanya menatap ayahnya dengan dada sesak. Raja melangkah mau meninggalkan Dushyant yang tercenung, ia membalikkan badan lagi, melihat punggung putranya, “Ayah hanya akan menasehatimu. Apapun keputusan yang kau ambil, sebaiknya kau perhatikan tentang kerajaan ini, keluarga ini serta kehormatan dan martabat ayah”. Dushyant membalikkan badan mau memberitau ayahnya, tapi Raja sudah melangkah pergi, Dushyant hanya bisa menatap Raja sekaligus ayahnya yang peduli kehormatan.

Beberapa langkah, ternyata Raja membalikkan badan dan bicara Pada Dushyant yang tak diberi kesempatan bicara, “Seandainya Veer besok menang dalam sayembara, maka ayah tidak akan mengakui Gauri sebagai keluarga kita. Dia dan ayah, tidak akan punya hubungan lagi”. Dushyant diam menatap ayahnya.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Shakuntala: Cinta adalah Harta Karun Yang Tak Pernah Habis-Veer Menang Sayembara Gauri

  1. Ping-balik: Shakuntala: Pernikahan Gauri (Aku Tak Punya Kelebihan, Tapi Bisa Janjikan Kebahagiaan-Veer), Mritunjay Ditahan | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s