Saraswatichandra: Kumud Katakan Mencintai Saras & Mencari Waktu Baik Pernikahan Samud


Saraswatichandra episode 236 237 36

Kumud mengetuk pintu. Terdengar suara Saras dari dalam, “masuk saja pintunya tidak dikunci”. Kumud mendorong pintu. Melangkah masuk, melihat sekeliling. Kumud terpana kaget, Saras sedang membelakanginya tanpa baju dan hanya berhanduk yang melilit pinggangnya. Saat Saras menoleh ke arah pintu, ia yang gantian kaget melihat Kumud. Kumud membalikkan badan dengan wajah mengernyit malu, Saras berlari ke kamar mandi lagi, menutupnya dan bersuara, “Kenapa kau masuk kedalam”.

Kumud berteriak, “Tadi kau bilang masuk saja”. Saras membalas, “Tadi kupikir kau itu Danny”. Kumud memberitau, “Aku membawakan kotak makan siang untukmu”. Saras mengalah, “O,, aak, baiklah Kumud tolong bantu aku, kau taroh kotak itu dan pergilah, nanti aku akan menyusul”. Kumud tak menjawab, dia membalikkan badannya lagi ke arah dalam kamar Saras. Wajahnya melihat kan kalau dia punya niat tertentu, dengan nada agak malu dia memberitau, “Aku akan kembali nanti saja”.

Saras menjawab bingung, “Tapi pakaianku ada disana Kumud”. Kumud berpikir cepat, Aaa, Baiklah aku akan mengambil baju untuk mu”. Saras setuju, “Aa, baiklah cepatlah”. Kumud langusng bergerak cepat melaksanakan maksudnya. Saras dibelakang pintu mulai curiga, “Kumud? Ayo berikan pakaian ku”. Kumud menjawab, “Iya, ya, aku berikan untukmu”, tapi matanya melihat ke semua ruangan, Kumud berlari ke arah almari. Saras berteriak dengan heran, “Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan, aku menarohnya diatas tempat tidur, tolong bawakan pakaianku”.

Kumud masih saja memeriksa almari pakaian Saras sambil menjawab, “Iya, iya, tunggu sebentar. Tunggu”. Kemudian bergumam, “dimana mutiaranya”, sambil terus membolak balik lipatan pakaian, membuka laci. Saras makin ga sabar, “Kumud, kau memberikan pakaianku atau tidak, atau aku akan segera keluar”. Mendengar itu Kumud bergegas, meraih pakaian Saras di tempat tidur, “Eh, tunggu sebentar, tunggu”. “Baiklah”, Saras mulai memutar gagang pintu. Kumud mencegahnya, “Jangan”. Kumud memunggungi pintu, menutup mata dengan sebelah tangan, mengulurkan tangan yang memegang pakaian, di balik pintu, Saras juga berdiri membelakang, mengulurkan tangan ke pintu yang dibuka sedikit, “Ayo berikan”. Kumud memberitau, “ini”. Saras mengambilnya. Kumud ingat lagi, “Mutiaranya”.

Saraswatichandra episode 236 237 37

Kumud berlari lagi ke arah almari, “Aku akan mencarinya, aku harus cepat”. Kumud mulai membalik lipatan pakaian lagi. Ada sari yang jatuh kelantai. Kumud mengambil dan melihatnya. Saras sudah keluar kamar mandi, melihat Kumud sudah mengacak-ngacak almarinya dan sedang memandang sari ditangannya. Saras bertanya, “Apa yang kau lakukan disitu”. Kumud terkejut, memberi alasan, “Aa,, aaa, sebenarnya sari ini terjatuh tadi, aku akan kusimpan dalam almari”.

Saras ga bisa dibohongi, “Kau tidak akan menemukan apa yang sebenarnya kau cari”. Karena maksudnya ketauan, Kumud ga jadi menaroh sari, dia membalikkan badan, memberi alasan tidak seperti tuduhan Saras, “Aaa, apa, aku kemari untuk membawakanmu makan siang”. Saras ga basa basi lagi, “Sebanarnya kau datang untuk mencuri mutiara itu, *Kumud bengong*, Benarkan?”, Saras memperhatikan wajah Kumud dengan serius, “Kumud, *ambil sesuatu dari saku celana, tunjukkan di depan wajah Kumud*, Setidaknya kau harus memintanya padaku”.

Wajah bengong Kumud berubah tersenyum manis, “Benarkah?”, Kumud mengulurkan tangan untuk mengambil mutiara dari tangan Saras. Saras menutup tangannya dan menariknya, dengan wajah berhasil ngerjain Kumud dia berkata, “Meskipun kau meminta aku tidak akan pernah memberikannya. Aku tidak akan memberikannya semudah itu”. Kumud kesal, dia melangkah melewati Saras mau keluar. Saras menarik tangannya supaya berhenti.

Kumud menghentikan langkahnya, meniup poninya, menatap tajam Saras, melangkah mepet Saras, “Aku pasti akan mengambil mutiara itu. Itu juga dengan caraku, sebelum acara pertunangannya”, Kumud tekan-tekan bahu Saras dengan telunjuknya sampai yang punya bahu meringis. Kumud melototkan matanya, kemudian membalikkan badan. Saras memanggil, “Kumud, harus ku katakan bahwa satu lagi, aku mengatakan rencana ini maka skor kita adalah sama, dua dan dua. Selama mutiara ini masih ada padaku, maka skor akan menjadi tiga *tunjuk diri sendiri*, dan dua *tunjuk Kumud*”. Kumud mendelik melihat Saras.

Saras berkata dengan wajah kasihan, “Kumud aku akan mengatakan hal penting padamu, kau seharusnya melakukan sesuatu. Kau tau, kau harus menurutiku seumur hidupmu. Dan, Saraswatichandra akan menjadi perkataan terakhir dari Kumud yang cantik”, Saras mengangkat kedua tangannya dengan wajah bahagia penuh kemenangan. Kumud menyentil tangan Saras, “Tidak akan pernah”, berkata dengan wajah sangat gondok, kemudian berbalik melangkah keluar pintu.

Saraswatichandra episode 236 237 38

Saras mengingatkan dengan menahan tangan Kumud, “Eits, tunggu dulu, sari”, tunjuk sari yang masih dipegang Kumud, dan tunjuk almari, agar Kumud mengembalikan ke tempatnya tadi di ambil. Kumud melihat sari yang dipeganganya, melihat Saras, “Biar kusimpan”. Saras tersenyum manis. Kumud melangkah lagi kedalam sambil melihat-lihta sari itu kembali, “Tapi, sarinya cantik”. Kumud mau buka almari. Saras memberitau, “Itu milik ibuku”. Kumud menoleh ke Saras.

Kumud mengelus sari itu kembali, “Sangat cantik”. Saras memperhatikan ekspresi Kumud. Kumud seperti ingat sesuatu, “boleh aku bertanya padamu”. Saras menjawab, “Tentu”. Agak hati-hati Kumud berkata, “Bolehkah aku mengenakan sari ini diacara pertunangan? Kita akan merasakan, ibumu ada bersama kita”. Saras seperti berpikir, “Tapi,, kain sarinya kecil dan,,”.
Kumud berujar, “Tidak masalah, aku bisa mengerti”. Saras mau bertanya, “Apa,,”. Kumud sudah manaroh sari ditangan Saras, kemudian keluar ruangan. Saras membalikkan badan, memegang sari ibunya seperti terpikirkan sesuatu.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu respons untuk “Saraswatichandra: Kumud Katakan Mencintai Saras & Mencari Waktu Baik Pernikahan Samud

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.