Serial Saraswatichandra

Saraswatichandra: Kumud Katakan Mencintai Saras & Mencari Waktu Baik Pernikahan Samud


Saraswatichandra episode 236 237 12

Kumud tak tahan juga, dia mendekati Tonny yang goyang-goyang, mendorong tubuh gendut itu hingga terjajar beberapa langkah. Kumud memberitau dengan wajah marah, “Aku sangat mencintainya kau dengar itu! *Tonny tersenyum*, Kalau kau tidak dengar maka aku katakan lagi, aku mencintainya, aku mencintai Saraswatichandra, aku sangat, sangat, sangat mencintainya”.

Kumud bicara sambil terus seperti memepet berdirinya Tonny, “Yang kau lakukan bukan cinta sejati, cinta bukanlah sebuah drama. Belajar dari Saras apa itu cinta. Dia ungkapkan semuanya dalam diam. Jangankan kehidupan ini, *Tunjuk wajah Tonny dengan marah*, Dalam kehidupan selanjutnyapun kau tidak akan mendapatkanku”.

Tonny bersuara, “Nona, kenapa tidak?”. Kumud menjawab dengan geram, “Karena sisa ketujuh nyawaku hanya akan menjadi milik Saras. Aku akan menikah dengannya dan tinggal bersamanya selalu!”. Tanpa rasa bersalah Tonny berujar, “Maukah kau jadi milikku di kehidupan ke delapanmu, *Kumud mendengus*, Aku hanya bertanya”.

Kumud benar-benar geram, tunjukk Tonny, “Kau!!, Mmmhhhm ahh”, Kumud mengatupkan gerahamnya berbalik ke arah sepedanya, melepaskan standar sepeda, menuntun sepeda akan memasuki gerbang sekolahnya. Tiba-tiba terdengar suara Saras yang tenang, “Sekarang kita akan berbagi nama yang sama”. Langkah Kumud terhenti. Tonny berbicara dengan suara biasanya, “Saras dan Kumud, bisa saja melupakan diri mereka sendiri, tapi mereka tidak akan pernah bisa melupakan untuk saling mencintai”.

Saraswatichandra episode 236 237 14

Perlahan, Kumud membalikkan badannya. Melangkah mendekat ke pria buncit, bercelana dan berjas hijau yang sedang pura-pura menaikkan pinggang celananya. Kumud mendorong bahu Saras. Saras memasukkan kedua tangannya ke saku celana. Kumud melepaskan kaca mata berkilau dari wajah itu. Terlihat sepasang mata yang dikenalinya sejak dari mimpinya. Saras mengernyitkan matanya, seperti silau melihat cahaya. Kumud menatapnya tak percaya. Saras menengadah, menunduk, memegang ujung batang hidungnya, menoleh ke arah lain, kemudian memutar pandangannya ke arah Kumud yang masih dalam tatap tak percaya.

Kumud memperhatikan lebih dekat, mencabut kumis tebal diwajah itu. Saras meringis, memegang atas mulutnya sambil melirik Kumud dengan menyipitkan matanya. Wajah Kumud mulai terlihat kesal karena sudah menyadari di kerjai habis-habisan. Kumud menarik jambang Saras dengan keras. Saras berteriak, “hei, pelan-pelan dong, aaauuu”, memegang pipi kiri dan kananya sambil meringis.

Saraswatichandra episode 236 237 15

Kumud menonjok perut buncit Saras, Saras pura-pura kesakitan. Kumud meradang, “Kau!!”. Saras menjawab dengan suara dan gaya Tonny, “Akhirnya membuatmu mengatakan bahwa kau mencintaiku. Oyaaoooo, oyaaooo”
. Saras goyang-goyang. Kumud ternganga, kemudian menowel lengan Saras, “Nggghhhh, semua ini untuk ucapan aku mencintaimu?”. Kumud tak mengerti.

Saras memegang tangan Kumud, menatapnya lekat, “Kau sudah tau bahwa hidupku dimulai dengan aku, kemudian aku mulai mengembara di jalan cinta dan aku pun berhenti pada dirimu”. Saras memegang sebelah leher Kumud dekat pipi, “Aku mencintaimu, pppuaahh, kau tidak pernah mendengarkanku, *Kumud memalingkan pandangannya*, Tapi Tonny Singh berhasil meyakinkanmu, oowaaawoooouu”. Saras menunjukkan wajah ala Tonnynya.

Kumud kesal, melepaskan tangan Saras dari pipinya, “Tinggal saja dengan Tonny Singh seumur hidupmu”. Kumud menaroh kacamata, kumis dan jambang Tonny Singh ke telapak tangan Saras, kemudian menuntun sepedanya masuk ke gerbang sekolah. Saras berteriak ala Tonny, “Hei nona Kumud, ini tidak bisa lebih baik lagi seperti saat-saat yang bahagia. Hei sayaaangg, akhirnya kau mengatakan bahwa kau mencintaiku, Ya Tuhan,, huaaa,, oppp”. Kumud masuk ke sekolah dengan wajah kesalnya pada Saras.

Saraswatichandra episode 236 237 16Kusum yang baru selesai mandi masih mengeringkan rambutnya dengan handuk saat Danny muncul di pintu kamar. Danny terpana melihat gadis yang secara ritual sudah menjadi istrinya itu. Ia tertegun sesaat di pintu. Saat Kusum mengibaskan rambutnya, ia menyadari Danny yang sedang menatapnya dengan tatap penuh cinta. Kusum tak sanggup melihat itu, ia menaroh handuk di tempat tidur, berjalan ke meja rias, memasang tanda dijidatnya.

Danny masuk, mendekat, memeluk Kusum dari belakang, mengusap lembut tangan Kusum, sebelum tebuai, Kusum membalikkan badan, melepaskan diri, “Danny, aku tau kau ingin membawa hubungan ini ketingkat berikutnya. Tapi aku merasa belum siap untuk itu. Aku selalu melihatmu sebagai seorang teman, jadi,,”, Kusum ragu melanjutkan ucapannya. Danny dengan tenang bicara, “Kusum”. Danny memegang pundak Kusum, “Kau tidak perlu menjelaskannya padaku, harusnya aku mengerti, aku membuat semuanya terlalu cepat”. Kusum tertunduk.

Saraswatichandra episode 236 237 17

Danny meyakinkan, “Kita hanya akan melanjutkan pada saat nanti kau merasa siap”. Kusum tersenyum ga enak, “Ma’afkan aku Danny, kau pasti sudah memiliki banyak impian tentang hal itu. Tapi hanya karena aku,,”. Danny bersuara, “Kusum, aku sudah bilang ini salah”, Danny menatap Kusum lembut.
Memindahkan tangannya dari bahu, menjadi menggenggam tangan Kusum, bersikap ceria lagi, “Tapi bisakah, paling tidak sekarang kita sarapan”. Kusum tersenyum, “tentu saja”.

Danny memberitau, “Karena aku tidak sabar untuk hal itu. Aku sangat lapar seperti biasanya”. Kusum berkata tak kalah cerianya, “Aku akan datang dalam beberapa menit”. Danny perlu meyakinkan diri, “Tunggu sebentar, apakah akan memakan waktu lama, *Kusum menggeleng kencang*, Karena aku lapar sekali”. Kusum menjawab pasti, “Aku akan datang secepatnya”. Danny tertawa, memegang dagu Kusum sepintas, kemudian keluar kamar.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

Satu tanggapan untuk “Saraswatichandra: Kumud Katakan Mencintai Saras & Mencari Waktu Baik Pernikahan Samud”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.