Saraswatichandra: Kusum Menyadari Kesalahannya, Cinta Danny & Tantangan Untuk Saras Saat Melamar Kumud


Serial Saraswatichandra sinopsis episode sebelumnya, Kusum disalahkan semua keluarga karena tidak memberitau keluarga tentang keberadaan Kumud di kuil. Kusum merasa sendirian, tapi Danny mendukungnya dengan mengatakan pada keluarga, mereka takkan pulang sebelum menemukan Kumud. Itu adalah janji Danny sebagai suami Kusum, sementara ibunya Yash malah mempermasalahkan warisan di tengah kepanikan mencari Kumud. Kalika sampai mengambil kunci Guniyal secara diam-diam untuk membuka ruang dilantai atas yang menurut Yash, tempat kakek menyimpan wasiatnya.

Saraswatichandra episode 230 231 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 230 dan 231, Saras yang mengendap-ngendap masuk rumah keluarga Vidya dari pintu belakang, sudah didepan pintu, menoleh ke belakang untuk memastikan tidak ada yang melihat, mendorong pintu dihadapannya, masuk dengan hati-hati, menutup pintu kembali. Tak berapa lama, Kusum yang membuntuti Saras juga sampai di depan pintu yang tadi dilewati Saras. Kusum mendorong pintu, melangkah masuk.

Sementara di luar, di sekitar parkiran sebuah taman, Danny kebingungan, berlari kesegala arah, mencari Kusum dengan memanggil nama Kusum. Danny terus berlari sambil meneriakkan nama Kusum. Nafas Danny tersengal, ia berdiri membungkuk mengatur nafas.

Saraswatichandra episode 230 231 01

Dari belakangnya muncul seorang lelaki seperti orang yang setengah mabok. Danny berbalik, memegang bahu lelaki tersebut, “Tuan, apa kau melihat seorang gadis di dekat sini, dia cantik, rambutnya panjang dan mengenakan sari”. Si lelaki mengangkat tangannya, seperti mau mengucapkan sesuatu dengan susah, “aa,,,aaar,,”. Danny tak sabar, “Tuan, apa kau melihat gadis seperti itu? Katakan padaku Tuan”, Danny memegang belakang leher orang tersebut sehingga ia bisa melihat wajah si lelaki sangat dekat.

Ga ada respon, Danny melepaskan tangannya dari leher lelaki tersebut dengan kesal dan mau melangkah. Tiba-tiba si lelaki bersuara dengan lancar, “Oya, tadi aku melihatnya”. Danny memegang bahu lelaki itu kembali, “kemana dia pergi, kearah mana dia pergi”. Lelaki menunjuk satu arah, “kearah sana”. Danny menoleh ke arah yang ditunjuk. Memeluk lelaki tersebut, “terima kasih, terima kasih banyak”, memungut bungkusan lelaki tersebut yang terjatuh, menyerahkan ke tangan si lelaki. Danny bergegas ke arah yang ditunjukkan.

Saraswatichandra episode 230 231 02

Di depan pintu ruangan yang terkunci, Kalika yang belum berhasil membuka gemboknya, perlahan berdiri dari jongkoknya sambil mengusap daun pintu dengan tangannya sambil membathin, ‘tidak peduli terkunci atau tidak. Bagaimanapun caranya, aku akan tetap masuk ke ruangan ini’. Terdengar suara langkah, Kalika menoleh kaget. Memperhatikan sekeliling lebih teliti dan mempertajam pendengarannya.

Sementara masih di ruangan lain, Saras terus melangkah di dalam rumah dan Kusum juga masih membuntutiny dengan diam-diam dari jarak tertentu. Saras menaiki tangga, Kusum merapat dulu ke dinding, setelah Saras menghilang menaiki anak-anak tangga, Kusum langsung berlari menuju tangga juga.

Di depan pintu ruang terkunci, Kalika menutup mulutnya agar nafasnya yang bergerak cepat tak terdengar, ia memperhatikan dengan wajah cemas dan khawatir, memegang erat kunci yang diambilnya tanpa izin, bergegas meninggalkan tempat itu sebelum ada yang memergokinya.

Saraswatichandra episode 230 231 03

Baru saja Kalika berbelok meninggalkan pintu ruangan terkunci yang berusaha di bukanya, Saras muncul di situ dari arah belakang. Ia menuju pintu yang membuat Kalika penasaran. Menegeluarkan kunci dari kantong, melongok sebentar ke arah depan, membuka gembok kunci, mendorong pintu. Di belakang, Kusum yang sudah sampai juga di lantai itu melongok sebentar, begitu tau ruangan yang dituju Saras, ia berdiri merapat ke dinding agar tak ketauan. Saras masuk ke ruang yang barusan dibukanya.

Kusum melongok dari tempatnya berdiri dengan wajah terpana, membathin ‘kenapa Saras masuk keruangan itu’. Perlahan, Kusum mendekati ruangan yang baru dimasuki Saras yang pintunya terbuka sedikit. Ia mengintip ke dalam. Ia melihat bayangan Saras sedang berbicara, “Tuhan memiliki rencana lebih besar daripada kita, Danny dan Kusum menjadi semakin lebih dekat lebih dari yang kita bayangkan”. Mata Kusum mulai terlihat membesar ditempatnya mengintip dari celah pintu yang terbuka sedikit, mendengar percakapan tersebut.

Saraswatichandra episode 230 231 05

Di lantai bawah, Kalika saking terburu-burunya, takut ketauan, kunci yang dipegangnya sampai terlepas, jatuh ke lantai, ia kaget sendiri. Melihat sekitar, bergegas mengambil kunci dan setengah berlari menuruni tangga. Di ujung tangga ia hampir tersungkur lagi saking buru-burunya, untung bisa berpegangan pada tiang. Kalika berdiri sebentar, menenangkan dirinya, menyibakkan rambutnya bergumam, “hampir saja Kalika, kalau tidak, kau akan ketahuan hari ini”.

Kalika menggenggam erat kunci ditangannya dan membawanya ke dada, dengan nafas masih tersengal, ia berpikir, “Tapi,, siapa yang ada disana. Haruskah aku memeriksanya, kenapa orang lain selain aku bisa masuk ke kamar itu”. Kalika menoleh ke arah tangga yang baru saja dituruninya, bimbang. Tiba-tiba Kalika dikagetkan oleh bahunya yang dipegang seseorang. Ia menoleh, terpana. Yash dengan tangan berada di kedua kantong celana menatapnya tajam, “aku mencarimu kemana-mana, kau darimana?”.

Kalika menyembunyikan tangannya yang memegang kunci ke belakang badannya tanpa kentara, sambil memikirkan alasan, “A,,aku, aku pergi untuk mematikan lampu, dan,, aku terus berjalan. A,,ku,, aku matikan lampu atas dulu, lalu menemuimu ya”, Kalika senyum. Yash setelah melihat ke arah lampu yang ada disekitarnya, menatap dan memagang bahu Kalika, “baiklah, cepatlah”. Kalika mengiyakan. Yash meninggalkan Kalika.

Kalika menahan nafas sampai memastikan Yash sudah ga ada diruangan itu, ia membuang nafas lega, melihat kunci yang ditangannya, “tapi aku akan mengembalikan ini dulu”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

5 responses to “Saraswatichandra: Kusum Menyadari Kesalahannya, Cinta Danny & Tantangan Untuk Saras Saat Melamar Kumud

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: Terima Kasih Kusum & Syarat Cinta Kumud, Menerbangkan Layang-Layang | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s