Shakuntala: Katakan, Kenapa Kau Masih Mencemaskanku? Dushyant Ditemukan


Shakuntala episode 69 #68 14

Di kamarnya, Dushyant menuju pembaringan di sebelah ibu Ratu. Raja, Gauri, Kalki dan pelayan ikut yang membawakan obat mengikuti. Dushyant duduk dipinggir tempat tidurnya, Ratu berkata, “kau tiduran saja, biar aku oleskan salap dilukamu”. Kalki memanfaatkan kesempatan, “biar aku saja ibu Ratu, aku yang akan mengoleskan salapnya”. Dushyant menunjukkan wajah agak kurang suka.

Kalki mengambil nampan berisi obat di tangan pelayan. Dushyant menundukkan wajah malasnya. Raja berkata, “Dushyant, kau jaga dirimu, kami akan pergi dulu”. Dishyant tersenyum ke ayahnya. Kalki langsung menjawab, “Yang Mulia jangan khawatir, aku akan, menjaga Pangeran Dushyant dengan baik, sehingga rasa sakitnya akan segera hilang”. Raja tersenyum dan membalikkan badan. Dushyant melihatkan wajah tak bersemangat. Gauri memperhatikan ekspresi kakaknya.

Permaisuri bicara pada Dusyant, “Aku ingin bertemu dulu dengan Shakuntala”. Tuing, Kalki langsung menyambar kesempatan yang ini juga, “Ya, aku juga berpikir begitu ibu Ratu. Kasihan Shakuntala, dia pasti juga membutuhkan aku. Aku akan ikut dengan ibu. Gauri ada disini, biar dia yang mengoleskan salap pada Dushyant. Ayo”. Gauri hanya tersenyum tipis melihat ulah Kalki. Gauri beranjak, duduk ke samping kakaknya yang terlihat sangat gelisah.

Shakuntala episode 69 #68 16

Di kamarnya, Shakuntala sudah bersalin pakaian dengan pakaiannya sehari-hari, berkalung bunga. Ia duduk dipinggir tempat tidur dengan gelisah. Ia terbayang ucapan Dushyant terakhir yang belum sempat dijawabnya ‘katakan Shakuntala apa yang kau maksudkan, kenapa kau masih mencemaskan aku’. Shakuntala berdiri, ia berjalan mondar mandir di kamar dengan gelisah. Ia terbayang saat sama-sama melangkah mendekat saling bertatap mata sebelum pintu gudang terbuka.

Shakuntala mengambil keputusan. Ia menuju bungkusan bekal yang dibawanya. Shakuntala mempersiapkan bahan-bahan untuk obat, menguleknya, menarohnya di mangkok. Berdiri mau melangkah keluar kamarnya. Bersamaan dengan masuknya Rishi Satanand, “Shakuntala, untuk siapa salap itu”. Shakuntala tergagap, “O, Rishi, aku,,”. Rishi menoleh ke sekeliling ruangan, “mana Pangeran Mritunjay?”. Shakuntala menjawab, “Rishi, baru saja di keluar dari sini. A,,ap, sebentar akau kembali. Aku mau permisi, meletakkan ini di dapur”. Sebelum Rishi Satanand bersuara lagi, Shakuntala beranjak dari hadapannya.

Rishi Satanand menoleh ke arah Shakuntala, dengan wajah berpikir, ia bergumam, “Kadang-kadang aku merasa curiga. Pasti ada sesuatu dihati Shakuntala untuk Pangeran Dushyant. Dan jika benar begitu, aku harus mencegah hal ini jangan sampai terjadi, karena Shakuntala harus menikah dengan Pangeran Mritunjay”.

Shakuntala episode 69 #68 17

Shakuntala berjalan di lorong membawa salap yang dibuatnya, diwajahnya ada senyum. Dari arah berlawanan ibu Ratu melangkah ditemani Kalki yang berwajah tak bersahabat. Ratu menyapa, “Shakuntala”. Shakuntala tersenyum melihat Ratu, ia mempercepat langkahnya. Ratu berkata, “aku ingin menemuimu, bagaimana kesehatanmu, tanganmu tidak sakitkan?”. Shakuntala tersenyum, “tidak Permaisuri, aku baik-baik saja”. Ratu tersenyum lega.

Shakuntala memberitau, “aku punya daun-daun yang ku jadikan salap. Dan aku sengaja membuatkan Pangeran Dushyant salap, kalau dia mengoleskan ini, maka lukanya akan cepat sembuh”. Kalki terbelalak tak senang mendengar ucapan Shakuntala. Ibu Ratu tersenyum senang, “Baguslah kalau begitu. Kau saja yang oleskan salapnya ya”. Shakuntala tersneyum. Kalki langsung membuat kesempatan untuknya, “Ibu Ratu, kau istirahat saja. Aku akan ikut dengan Shakuntala”. Ratu tersenyum dan melangkah pergi. Shakuntala pun mau melanjutkan langkahnya.

Shakuntala episode 69 #68 19

Setelah Ratu tak terlihat, Kalki bersuara menahan langkah Shakuntala, “Shakuntala berikan salap itu padaku. Biar aku yang mengantarkan pada Pangeran Dushyant”. Shakuntala yang tak bisa tegas untuk hal yang bukan prinsip, mencoba memberi alasan, “Tapi,, tapi,,”. Kalki dengan percaya diri berkata, “Pangeran Dushyant tidak cerita kabar gembira?”. Shakuntala bertanya, “Kabar gembira apa”. Kalki memberitau, “Dengar, setelah sayembara Gauri selesai. Aku, dan Pangeran, akan melaksanakan pernikahan”. Shakuntala terpana mendengar apa yang diucapkan Kalki itu. Ia tak menyangkanya. Kalki menikmati kecemasan wajah Shakuntala itu, ia berhasil membuat Shakuntala membenci Dushyant lagi. Dengan yakin ia berkata lagi, “Dan menjaga suami, adalah tugas seorang istri, iyakan. Karena itu, berikan salapnya, biar aku yang mengoleskannya”. Kalki mengulurkan tangannya. Dengan mata berkaca-kaca, sambil menahannya agar tak tumpah, Shakuntala menyerahkan salap yang dibawanya ke tangan Kalki.

Shakuntala kemudian melangkah mau meninggalkan Kalki, terisak setelah tak dihadapan Kalki. Kalki tanpa merasa ada yang salah, berkata, “Shakuntala, kalau kau mau, kau bisa ikut denganku”. Tanpa menoleh, sambil menahan tangis, Shakuntala menjawab, “tidak, kau saja yang memberikan untuknya”, Shakuntala bergegas melangkah. Kalki tersenyum sinis, satu misinya berhasil.

Iklan

Satu respons untuk “Shakuntala: Katakan, Kenapa Kau Masih Mencemaskanku? Dushyant Ditemukan”

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.