Shakuntala: Dalam Cinta Tak Ada Perbedaan Derajat- Veer Takkan Biarkan Gauri Jadi Mayat Hidup


Shakuntala serial sinopsis sebelumnya, Shakuntala khawatir dengan tangan Dushyant yang terluka. Dushyant pun bertanya, Shakuntala katakan kenapa kau masih mencemaskanku. Dushyant ditemukan, keluarga istana senang, kecuali Kalki yang tak suka dengan sikap Shakuntala yang tak lagi membenci Dushyant. Kalki pun berbohong pada Shakuntala kalau setelah sayembara Gauri, dia akan menikah dengan Dushyant. Shakuntala shok mendengarnya.

Shakuntala episode 70 #69 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 70 #69, Shakuntala sambil menahan tangis, beranjak meninggalkan Kalki. Kalki tersenyum senang berhasil menanamkan benih kebencian untuk Dushyant di hati Shakuntala.

Di kamar, Gauri yang akhirnya mendapat tugas merawat luka kakaknya, heran dengan ketegangan di wajah Dushyant, “Ada apa Kak, kenapa kau kelihatan cemas”. Dushyant seeprti baru tersadar, “tidak apa-apa”. Gauri menyarankan, “kalau begitu istirahat saja”. Dushyant akhirnya tak tahan dengan kegelisahannya, “Oo, mana Shakuntala, dia baik-baik saja Gauri?”. Gauri menenangkan kakaknya itu, “Ya, dia ada dikamarnya, dan keadaannya baik-baik saja. Ibu dan Putri Kalki, sedang pergi menemuinya”.

Dushyant seperti berpikir, “aku ada pekerjaan penting, aku akan segera kembali”, Dushyant berdiri. Gauri cemas, “tapi kau harus istirahat dulu kak”. Kalki muncul di kamar Dushyant membawa obat yang dimintanya dari Shakuntala. Ia berdirimengamati Dushyant dan Gauri. Ia tau apa yang digelisahkan Dushyant kalau bukan Shakuntala.

Dushyant menjawab kecemasan adiknya, “tidak Gauri, aku harus pergi”. Dushyant bergegas melangkah. Saat akan melewati Kalki, Kalki langsung menahannya, “Hei, Pangeran Dushyant, kenapa kau bangun? Saat ini, kau harus beristirahat”. Dushyant mau memberi alasan, tapi Kalki langsung menggamit lengan Dushyant mengajak kembali ke tempat tidurnya biar istirahat, “Ayolah”.

Shakuntala episode 70 #69 01

Dushyant tak bisa mengelak, Kalki memintanya untuk duduk kembali di pinggir tempat tidur. Gauri yang sudah berdiri hanya memperhatikan wajah kakaknya dan sikap Kalki yang mulai promosi, “Ohya, aku sengaja membawakanmu salap dari tumbuh-tumbuhan yang aku buatkan sendiri”. Dushyant menghindar, “nanti saja aku oleskan obat ini, aku tidak punya waktu”, Dushyant mau berdiri.

Kalki menahan tangan Dushyant sambil meninggikan suaranya, “Pangeran Dushyant! Kadang-kadang kau ini seperti anak kecil saja. Tapi tidak akan membiarkanmu pergi sebelum mengoleskan obat ini”, Kalki tersenyum. Dushyant malas berdebat, ia duduk kembali. Kalki langsung membersihkan luka Dushyant dan mengoleskan salap buatan Shakuntala yang diaku sebagai buatannya. Gauri masih memperhatikan Kakak dan tingkah Kalki.

Dushyant melihat ke tangannya. Kalki bertanya dengan nada sok lembut, “bagaimana, enakan kan?”. Dushyant hanya melengos, tak menjawab. Gauri ingat sesuatu, ia bicara, “Aku, aku permisi dulu”. Kalki langsung tersenyum sumringah ke melihat Gauri, karena sudah memberi kesempatan padanya untuk berdua Dushyant. Gauri langsung melangkah meninggalkan ruangan tersebut.

Shakuntala episode 70 #69 03

Gauri melangkah menuju ruangan kamarnya sambil melamun. Ia kaget ketika tiba-tiba Veer muncul dihadapannya dari balik tiang istana yang ada disitu. Veer menatap Gauri dengan tatapan yang menyampaikan banyak pesan hatinya. Gauri balas menatap Veer meminta kepastian. Veer tertunduk memulai percakapan, “Pangeran Dushyant sudah ditemukan”. Gauri memberitau, “Iya, dia terkurung di gudang”.

Veer berkata, “Gauri, aku tidak bisa lama-lama disini, nanti ada yang melihat”. Gauri langsung memotong ucapan Veer dengan mata berkaca, “Aku tau, kalau ada yang melihat pasti ada yang bertanya, kenapa Panglima Veer bisa berada, di kamarnya Putri Gauri, kau akan bilang begitukan. Lalu untuk apa kau kesini”.

Veer berharap Gauri memahaminya, “Aku datang kemari sebenarnya untuk mengatakan bahwa nanti malam, kau temuilah aku di taman istana, aku ingin mengatakan hal penting padamu”. Gauri menatap Veer dengan mata berkaca. Veer memperhatikan wajah Gauri dengan harap, “kau mau datangkan?”. Gauri dengan air mata mengalir menatap mata Veer, mengangguk tipis. Veer kemudian mundur meninggalkan Gauri yang tergugu menahan tangis, sambil terus menggenggam erat botol yang selalu dibawanya.

Shakuntala episode 70 #69 05

Malam harinya, Kalki berpapasan dengan Mritunjay di lorong. Kalki langsung berkata pada kakaknya, “dengan melakukan pengawasan seperti ini, aku mulai merasa mestinya kita bergabung dalam pasukan darurat Dhaulaphur. Sampai sayembara selesai, kita harus tetap waspada. Supaya Pangeran Dushaynt dan Shakuntala, jangan sampai mereka bertemu”. Mritunjaya merespon adiknya, “yang kau katakan itu benar, kita jauhkan Shakuntala dari Dushyant”. Kalki mengingatkan kakaknya, “Dan Dushyant dari Shakuntala”.

Mritunjay langsung memperbaiki ucapannya, “Aku tadi juga mau bilang begitu”, Mritunjay mau melangkah pergi. Kalki bertanya, “kau mau kemana?”. Mritunjay memberitau, “Permaisuri memanggil Dushyant untuk makan, aku akan memanggilkannya”. Kalki tertarik, “Oh, ya. Siapa saja yang ada disana”. Mritunjay menjelaskan, “Semuanya ada, kenapa?”. Kalki memperlihatkan senyum sinisnya, “Shakuntala juga, iyakan?”. Mritunjay dengan wajah polos menjawab, “iya”.

Kalki mengatakan ucapan tajam, “entah baimana kau bisa menjadi saudaraku”. Mritunjay diam, menggertakkan gerahamnya tapi tak paham apa mau adiknya. Kalki berpikir cepat, “lakukan satu hal”, Kalki tersenyum, kemudian berbisik pada telinga kakaknya. Mritunjay langsung memperlihatkan senyum penuh maksud culasnya. Kalki menahan senyum membayangkan rencananya yang jenius sekaligus culas.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

3 responses to “Shakuntala: Dalam Cinta Tak Ada Perbedaan Derajat- Veer Takkan Biarkan Gauri Jadi Mayat Hidup

  1. Ping-balik: Shakuntala: Kekuatan Cinta lebih Berharga Dari Harta Manapun di Dunia-Ujian Pertama Sayembara Gauri | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s