Saraswatichandra episode 228 229 35

Kusum terbayang barusan, sebelum tidur, Danny dengan penuh sayang menutupkan jaket ke badannya agar tak kedinginan. Kusum terbayang kemarahan Saras padanya saat mencari Kumud ‘setidaknya kau belajar menghormati sebuah hubungan. Hubungan yang kau harapkan dariku, sudah kujalin bersama kakakmu!’.

Kusum yang jalan melamun, mau berbalik ke arah Danny tertidur saat sekelabat melihat bayangan yang jalan tak jauh darinya, “Saras? Mau kemana dia malam-malam begini”. Mata Kusum terbelalak, penasaran.

Saraswatichandra episode 228 229 36

Kusum membuntuti langkah Saras yang kepala dan badannya ditutupi jaket. Kusum hampir setengah berlari mengikuti langkah Saras yang cepat. Saras melirik ke belakang, tapi terus berjalan. Saras melangkah cepat, Kusum setengah berlari agar ia tak kehilangan jejak Saras. Saat berbelok ia tak melihat-lihat kalau dari arah berlawanan ada orang berjalan, ia menabraknya dan terduduk terjatuh sambil mengeluarkan suara kaget, tapi ia langsung menutup mulutnya, sambil matanya terus mengawasi punggung Saras. Saras menghentikan langkahnya, menoleh kebelakang.

Di rumah, Kalika merasa sudah aman, ia melenggang ringan membawa kunci yang diambilnya dari kamar Guniyal.Kalika menutupi tangannya yang memegang kunci dengan selendang. Kalika sambil terus waspada bergerak cepat ke lantai atas. Ia sampai di ruangan yang dimaksud Yash. Kalika mengangkat kunci ditangannya, membathin ‘Kalika ini adalah kunci untuk takdirmu, sekarang kunci keluarga Desai, akan menjadi milikmu, kau akan jadi penguasa”, Kalika menggenggam erat kunci ditangannya.

Saraswatichandra episode 228 229 38

Di luar, saat menoleh kebelakang mendengar suara gaduh, Saras hanya melihat seorang laki-laki yang sedang mengambil bungkusan yang terjatuh. Kusum yang bersembunyi dibalik rumpun tanaman disitu tetap menutup mulutnya agar gak bersuara kaget. Saras kemudian membalikkan badannya kembali, berpikir sesaat, melanjutkan langkahnya lagi. Kusum langsung bangkit, karena ingin cepat dan takut kehilangan jejak, ia malas membenarkan sandalnya, ia malah melepaskan dan meninggalkan sandalnya disitu. Kusum sempat berhenti heran saat menyadari dimana ujung langkahnya, “disini?”. Tapi, karena Saras terus melangkah, ia terus membuntutinya.

Di taman, saat membenarkan posisi tidurnya, Danny terjatuh dari bangku. Ia bangkit dan heran melihat jaketnya sudah berada padanya. Ia melangkah ke mobil sambil tersenyum. Danny kaget begitu melihat mobil kosong. Danny spontan memanggil, “Kusum! Pergi kemana dia, Kusum!”. Danny melempar jaket ke dalam mobil, melihat sekitar sambil memanggil Kusum. Danny memperhatikan sekitar, kosong, “Gawat! Kusum! Kusum”, Danny mulai terlihat panik melihat ke sekitar tempat mobil-mobil lain diparkir disitu.

Saraswatichandra episode 228 229 39

Danny mengeluarkan hp, menghubungi ponsel Kusum, terdengar nada masuk, tapi dering hp juga tak jauh dari situ, Danny membuka pintu mobil dan menyingkirkan jaket yang tadi ditarohnya, disitu tergeleta hp Kusum, Danny bergumam, “oh, tidak. Dia meninggalkan hpnya dimobil”. Danny menoleh ke sekeliling sambil memanggil Kusum.

Di rumah, di depan ruangan yang terkunci, Kalika mencoba memasukkan kunci ke gembok yang tergantung dipintu dengan tetap awas pada sekelilingnya, kuncinya tak cocok. Kalika mencoba kunci lain, tak cocok juga. Nafas Kalika mulai terdengar memburu, wajahnya mulai menunjukkan wajah panik dan kesal ‘tak satupun kunci ini yang pas, tapi bibi Guniyal membawa semua kunci ini, pasti salah satu dari kunci ini’. Wajah Kalika terlihat tenang kembali.

Kusum yang membuntuti Saras semakin bingung begitu melihat Saras memasuki rumah orangtuanya. Kusum membathin ‘kenapa Saras pulang seperti pencuri’. Kusum mempertajam penglihatannya lagi ‘dan kenapa, dia melalui pintu belakang’. Kusum berlari masuk halaman sebelum kehilangan jejak.

Saraswatichandra episode 228 229 40

Di depan ruangan terkunci, Kalika masih berusaha memasukkan anak kunci ke gembok. Ia mulai agak kesal. berdiri berpikir, kemudian mengambil peniti di bajunya, mengorek-ngorek gembok dengan itu, Kalika kesal dan berpikir ‘tidak bisa juga, apa dia menukar kuncinya, kenapa orang-orang membawa kunci yang sudah tua ini. Bagaimana jika ia menyimpan kuncinya ditempat lain’.

Episode serial Saraswatichandra berikutnya, Kusum mengintip Saras menemui seseorang dan berbicara tentang dia dan Danny yang telah lebih dekat. Mata Kusum terbelalak saat mengetahui siapa yang ditemui dan diajak Saras berbicara di dalam ruangan di salah satu rumahnya.