Saraswatichandra: Janji Danny Sebagai Suami Kusum, & Ibunya Yash Mempermasalahkan Warisan


Saraswatichandra sinopsis episode sebelumnya, Kusum sangat marah, ingin menunjukkan pada Saras, kalau ia peduli Kumud dengan mencari bareng, tapi Saras malah menyuruh Danny. Ia tidak bisa memilih jatuh cinta pada siapa. Kusum melampiaskan marahnya pada Danny, takut semua orang akan membencinya. Seorang Kusum juga bisa mencintai seseorang. Aku tidak benci padamu Kusum, lirih Danny sambil mendekap Kusum yang tergugu di dadanya dengan erat.

Saraswatichandra episode 228 229 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 228 dan 229, Kusum melepaskan diri dari pelukan Danny. Danny berkata, Kusum aku yakin semuanya akan baik-baik saja. Kusum merasa agak malu, “Aku,,, minta ma’af”. Danny langsung merespon dengan sifat aslinya, “Ma’af? Oh, tidaak, para gadis biasanya berterima kasih padaku, tapi kau malah minta ma’af. Haaaahh, Kusum, kita sudah berteman dengan baik, jadi kurasa, itu bukan masalah, benarkan. Hmmm, yaa, ngomong-ngomong kau ingin mencari Kumud atau ingin menangis seharian disini”.

Saraswatichandra episode 228 229 01

Kusum melap air mata dipipi dengan punggung tangannya. Danny tersenyum, “Kau yakin?”. Kusum mengangguk. “Kita pergi. Ayo”, Danny membukakan pintu mobil untuk Kusum dengan wajah riang. Sebelum ia sendiri masuk ke belakang stir, Danny memnghirup nafas dalam-dalam dengan wajah optimis.

Di kamarnya, Kalika menatap jam dinding, “Ini jam dua, ibu mertua akan kembali dari meditasi. Saatnya membicarakan tentangku”, Kalika tersenyum. Terdengar suara ibunya Yash, “Kalika, Kalika, aku tidak pernah mendapatkan teh tanpa diminta!”. Kalika langsung lari ke tempat tidur, pura-pura tidur. Ibunya Yash masuk melanjutkan omelannya sambil memperhatikan Kalika yang tidur, “Ya ampun, sudah siang begini dia malah tidur. Aku mengatakan yang sebenarnya, para gadis hanya melakukan satu tugas dan beristirahat sepanjang hari”.

Kalika memulai aktingnya, pura-pura mimpi, “tidak, jangan lakukan itu. Tidak, haak, haak”. Ibu Yash memperhatikan heran, “Apa yang telah ku lakukan, aku bahkan belum menyentuhmu!”. Kalika melanjutkan igauannya, “Aku mohon, jangan lakukan itu ibu mertua. Jangan, jangan lakukan itu aku mohon, tidak”. Ibunya Yash ga sabar, ia menarik bahu Kalikan, “Ayo bangun!”. Kalika pura-pura mau duduk tersungkur, ‘tidak’, bingung melihat sekitar. Ibunya Yas bertanya sambil memperhatikan Kalika serius, “Apa yang telah terjadi”.

Saraswatichandra episode 228 229 03

Kalika menyibakkan rambutnya yang acak-acakan, menunjukkan wajah lega, “Yaa, ternyata hanya mimpi”. Ibunya Yash penasaran, “mimpi apa sampai kau menggigau begitu. Ayo katakan”. Kalika memegang kepalanya, melakukan gerakan minta ampun pada Dewanya, menekan dada dengan telapak tangannya, “haah, syukurlah”, Kalika mengambil cangkir dimeja kecil samping tempat tidur, meminumnya. Terpana, melap mulutnya, menoleh ke ibunya Yash, “Apa aku menggigau? Aku hanya,,,”, Kalika minum lagi.

Ibunya Yash beracak pinggang, “Aku hanya apa,, kau menyebut namaku! Apa yang terjadi di mimpi itu, beritau aku sekarang. Ayo”. Kalika melamun, “dalam mimpiku,, sudahlah,,. Tidak perlu dibicarakan, jika aku memberitau mu, ibu mertua pasti akan gelisah”, Kalika mulai mau merapikan selimut yang dipakainya. Ibunya Yash memegang bahunya sambil menunjukkan telunjuk dari tangan satunya ke wajah Kalika, “Hei,, beritau aku sekarang, ada apa”.

Kalika sok prihatin, “Apa yang harus ku katakan, aku memimpikan ini sudah tiga kali dalam seminggu. O,, begini,, biar aku buatkan teh ya”, Kalika mau turun dari tempat tidur. Ibunya Yash menahan, mendorong Kalika lagi ke tempat tidur, “eee, tunggu, ceritakan dulu tentang mimpi itu lalu ambilkan tehnya”.

Saraswatichandra episode 228 229 04

Kalika memperlihatkan wajah sedih, “Dalam, dalam mimpiku aku melihat bahwa Kumud kembali. Lalu Saras dan Kumud menikah”. Ibunya Yash memberikan komentarnya, “Lalu kenapa kau merasa itu buruk?!”. Kalika dengan wajah takut berkata, “Aku merasa buruk karena apa yang terjadi selanjutnya. Kau tau, kakek yang menikahkan mereka, setelah itu, dia memberikan semuanya pada Saras, rumah ini, pabrik, semuanya. Dan kemudian, kau tau,, kau, Yash dan aku, diusir dari rumah itu. Bagaimana mereka bisa mengusir kita keluar dari rumah ini”.

Ibunya Yash mulai berteriak, “Itu omong kosong, hah! kau ulangi lagi hah, *dorong kepala Kalika dengan tangan*, kalau bicara itu jangan sembarangan”. Kalika menunjukkan wajah kesal, berkata, “Apa salahku aku bermimpi, tapi bagaimana kalau itu terjadi. Bagaimana itu, menjadi kenyataan?”. Ibunya Yash sempat tercenung, tapi belum terpancing, “putra ku adalah satu-satunya ahli waris keluarga ini, ingat itu. Jika hal itu sampai terjadi, aku akan membawa ayah Yash dari langit dan menuntut haknya! Aku tidak akan mengampuni siapapaun! Sekarang pergi dan bawakan aku teh!”. Kalika dengan wajah berkesan takut bilang baiklah, turun dari tempat tidur. Melangkah keluar kamar. Ibunya Yash berdiri dengan nafas sesak.

Saraswatichandra episode 228 229 05

Di kamar, Vidya sedang mengusap foto Kumud dalam pigura yang dipegangnya, “dangar Kumud, begitu lama untuk meyakinkanmu, sekarang sudah cukup nak. Ayo pulanglah nak, aku sangat merindukanmu,,”. Ibunya Yash muncul di pintu, “Kak Vidya”. Vidya menaroh foto Kumud, menghapus air matanya. Ibunya Yash melangkah masuk, mendekat. Vidya mengubah posisi duduknya dipinggir tempat tidur melihat ke arah ibunya Yash yang berdiri di ujung tempat tidur.

Ibunya Yash mulai bicara, “ketika aku bicara kebenaran. Orang-orang berpikir aku licik, bisakah aku mengatakan sesuatu jika kau bisa meluangkan beberapa menit”. Vidya bertanya, “ada apa kakak ipar”. Ibunya Yash mulai menerangkan maksudnya, “Rasa hormat yang harusnya ku dapatkan sebagai menantu tertua, telah diberikan pada Guniyal. Tapi aku tidak pernah mengeluh dengan mu”. Kalika mengintip lewat jendela. Vidya mengernyitkan alisnya mendengar ucapan ibunya Yash.

Ibunya Yash menambahkan, “Aku hanya berpikir bahwa salah satu anggota keluarga kita harus dihormati. Jika kau membawa orang luar, dan mereka mulai menguasaiku, aku tidak akan diam”. Vidya menoleh dengan bingung, “Aku, aku tidak mengerti kakak ipar”. Kalika yang nguping tersenyum. Ibunya Yash dengan dingin menjawab, “Banarkah, Saras dan Danny sudah seperti anakmu kan. Lalu kenapa kau membuat mereka menjadi keluargamu. Mereka berdua selalu saja disini, ketika mereka pergi ke rumah mereka, kita mengirim makanan untuk mereka. Tapi apa yang sudah kau lakukan, kau malah memberi tanggung jawab pabrik pada mereka. Bukan kepada anakku Yash, kenapa kau lakukan itu Kak Vidya!”. Vidya hanya mendengarkan.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Saraswatichandra: Janji Danny Sebagai Suami Kusum, & Ibunya Yash Mempermasalahkan Warisan

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: Kusum Menyadari Kesalahannya, Cinta Danny & Tantangan Untuk Saras Saat Melamar Kumud | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s