Shakuntala: Dushyant Bertatapan Kembali Dalam Sedih, Veer Gauri Saling Mencintai


Shakuntala sinopsis episode sebelumnya, Dushyant melihat Gauri sedang bersedih di ruang kuil. Ia menghibur adiknya itu. Gauri menyampaikan kalau dia menginginkan seorang kakak ipar yang cantik dan mencintai kakaknya itu. Gauri melihat kesedihan di mata Dushyant. Dushyant memberitau kalau cinta yang dulu dirasanya mungkin belum cinta tulus, karena cinta tulus punya kemampuan mengatasi masalah hati yang sedih dalam segala hal.

Shakuntala episode 65 #64 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 65 #64, Dushyant yang menaroh selendang pengantin di atas kepala Shakuntala yang dikiranya Gauri, mundur beberapa langkah saat Shakuntala membalikkan badan dan menatapnya. Shakuntala dan Dushyant bertemu dan bertatapan kembali setelah saling tak percaya satu sama lain. Mereka berdua saling terpana. Shakuntala melepaskan selendang yang dikepalanya, menyerahkannya ke tangan Dushyant.

Shakuntala episode 65 #64 01

Dushyant dengan dada turun naik karena kaget, berkata, “Kau. Kenapa kau kesini. Apalagi yang kau inginkan. Apa artinya kau mengikutiku sampai ke istana. Kenapa kau tidak membiarkanku sendirian”. Shakuntala sempat terpana mendengar ucapan Dushyant yang tak bersahabat itu, tak menyangka, ia tergagap untuk memberi alasan, “a, aku, aku,,,”. Shakuntala belum selesai dengan ucapannya saat Gauri masuk, “kakak”.

Shakuntala dan Dushyant serempak menoleh ke arah Gauri yang tersenyum, “Kau lihat siapa yang datang. Kau kenal dia? Kau tidak kenal dia. Dia Shakuntala, putrinya Rishi Kanva. Kau ingat, bagaimana dia datang ke istana waktu kecil. Dan bagaimana kita suka bermain waktu kecil”. Dushyant yang wajahnya masih sedih, ternganga, kemudian mengiyakan ucapan adiknya itu.

Gauri masih berbicara, “Shakuntala, ini adalah kakakku Pangeran Dushyant, temanmu waktu kecil”. Shakuntala memberi salam pada Dushyant. Dushyant menjawab salam Shakuntala. Dua-duanya dengan wajah tanpa senyum.

Shakuntala episode 65 #64 02

Gauri masih berkata, “Kakak, ayah mengirimkan undangan sayembaraku pada Rishi Kanva juga, *Dug! Dushyant kaget*, Tapi kata Shakuntala Rishi Kanva tidak ada di ashram, karena itulah Rishi Satanand mengajaknya kesini”. Dushyant menatap Shakuntala masih dengan wajah sedihnya, ya menahan rindu, ya kecewa karena salah sangka oleh hasutan Kalki, ia tak bisa berkata-kata.

Shakuntala menggamit tangan Gauri, “Aku datang untuk sayembaramu. Begitu sayembaramu selesai, aku akan segera pergi dari sini. Kau, pasti mau menyiapkan sayembara, aku pergi dulu”. Gauri menganggukkan kepalanya. Dushyant mendengar ucapan Shakuntala dengan mata berkaca. Shakuntala memberi salam dan melangkah ke arah luar ruangan. Begitu tidak dihadapan Dushyant dan Gauri, air matanya langsung menetes, ia menghapusnya sebelum melanjutkan langkahnya. Dushyant tercenung.

Gauri menoleh ke arah Dushyant, melihat wajah sedih diwajah kakaknya, sedikit heran ia memanggil, “Kakak?” sambil tersenyum. Dushyant langsung memberitau, “tadi aku membawa hadiah untukmu. Ini, pakaian pengantin”. Dushyant memakaikan selendang ke kepala Gauri, senyum di wajah Gauri langsung menghilang. Dushyant bertanya, “Apakah kau senang?”. Gauri terpaksa tersenyum tipis sambil mengangguk, kemudian tertunduk. Dushyant, tanpa berkata apa-apa lagi, melangkah meninggalkan Gauri. Gauri menatap punggung kakaknya dengan tatap heran sebenarnya. Tapi ia sendiri hatinya pun sedang risau.

Shakuntala episode 65 #64 04

Di kamarnya istirahat di istana, Shakuntala duduk di ujung tempat tidur dengan mata air mata mengalir di pipi, sambil ingat ucapan Dushyant di kamar Gauri ‘kenapa kau kesini, apalagi yang kau inginkan, kenapa kau mengikuti sampai ke istana, kenapa kau tidak membiarkanku sendirian’. Dada Shakuntala naik turun menahan sesak. Untuk mengurangi kesedihan yang semakin menyesakkan dada, Shakuntala berjalan mondar mandir.

Begitu melihat Rishi Satanan berjalan ke arahnya, Shakuntala langsung menghapus air matanya, duduk kembali di ujung tempat tidur dengan wajah tertunduk. Rishi Satanand menegurnya, “Hei, Shakuntala apa yang kau lakukan disini. Ayo, sudah waktunya makan. Setelah itu, acara akan dimulai, ayo cepat”. Shakuntala tertunduk gelisah dengan mata berkaca. Rishi Satanand heran, “Ada apa?”.

Shakuntala menyampaikan alasannya, “Rishi, sepertinya, anda saja yang makan. Aku kurang sehat. Saat ini, sepertinya aku tidak berselera makan”. Rishi Satanand menahan geramnya, ia mencoba sabar, “Shakuntala, jika kau tidak ikut makan, makan Yang Mulia dan Ratu akan merasa tersinggung. Lagipula, semua ini terjadi untuk temanmu Gauri. Ayo, aku tidak mau menunggu lama lagi, kau harus cepat”. Shakuntala tetap dengan keputusannya, “Rishi, aku memang benar-benar kurang sehat. Tapi, jika anda ingin memang begitu, aku akan ikut dengan anda”, Shakuntala langsung berdiri.

Rishi Sanatand memperhatikannya, “Baiklah, jika kau kurang sehat, biar aku saja sendiri yang menghadiri jamuan makan”. Shakuntala menggerakkan wajahnya membentuk pemberitauan terima kashi sudah memahami. Rishi Satanand melangkah keluar. Shakuntala duduk kembali di ujung tempat tidur melanjutkan lamunan.

Shakuntala episode 65 #64 06

Di perjalanan, Veer termenung di belakang kereta kuda yang membawanya. Ia melamun, ingat kenangannya bersama Gauri. Ingat saat Gauri menjahilinya di hari Holi, dan betapa Gauri tertawa senang saat melihat wajahnya tersungkur ke dalam nampan penuh warna. Veer terbayang ucapan Gauri yang menenangkan seklaigus menyesakkannya karena perbedaan diantara mereka ‘kita saling mencintai, itu sudah cukup, ujar Gauri’. Saat ia menanyakan kedepannya mau bagaimana hubungan mereka, Gauri dengan ringan dan wajah ceria menjawab ‘menikah, apa lagi’. Mata Veer di belakang kereta kuda yang membawanya semakin penuh oleh linangan air mata.

Kereta yang membawa Veer berhenti, kusir bertanya “hei, kenapa disini ramai sekali”. Salah satu penduduk memberitau, “Ada seorang gadis dari desa kami yang mencintai seorang pemuda. Tapi pemuda itu meninggalkannya. Sepertinya gadis itu tidak bisa menerima hal ini, kemudian gadis itu bunuh diri dengan meloncatkan diri dari benteng itu. Kalau anda jalan terus, anda putar dulu dari sana”. Kusir mengucapkan baik dan terima kasih. Veer yang mendengar percakapan itu tercenung.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Shakuntala: Dushyant Bertatapan Kembali Dalam Sedih, Veer Gauri Saling Mencintai

  1. Ping-balik: Shakuntala: Yang Lebih Sejuk Dari Air Adalah Cinta, Dushyant Gelisah | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s