Saraswatichandra: Upacara Pernikahan Kusum Ke Rumah Danny & Penderitaan Cinta Kumud?


Saraswatichandra sinopsis sebelumnya, Kumud masih bimbang untuk menjalani masa depannya bersama Saras, karena melihat Kusum belum bisa menerima Danny, dengan alasan sangat mencintai Saras. Saras memberitau Kumud kalau yang dirasakan Kusum itu bukanlah cinta, Cinta adalah pengorbanan, demi membuat semua orang bahagia menikahlah denganku Kumud pinta Saras.

Saraswatichandra episode 220 221 00

Sinopsis serial Saraswatichandra episode 220 dan 221, diawali dengan Kusum yang mengucapkan kekesalannya pada Kumud di kamar, “kau ingin menyingkirkanku dengan alasan upacara pernikahan supaya kau dan Saras bisa hidup bahagia. Lalu, setelah itu semua keluarga akan mendukungmu, iyakan? Apa yang akan kau lakukan, suatu saat kau pasti akan tau Kak”. Kusum berbalik mau meninggalkan Kumud.

Kumud memegang tangan Kusum, “tunggu Kusum, kau salah paham lagi, ini bukan seperti itu”. Kusum menepiskan dengan kasar, mengeluarkan air mata, mengangkat telunjuknya, “iya, kau bertanggung jawab atas semua ini! Semua perlakuanmu hanya tipu muslihat. Kau cuma bisa melihat dari pihakmu saja, karena kau memang hanya menginginkan Saraskan!!”, urat leher Kusum sampai terlihat saat melontarkan kata-kata itu pada Kumud.

Saraswatichandra episode 220 221 01

Kumud berteriak juga, “Kusum!”. Kusum tak mau dengar, “Aku tau semuanya”, menatap Kumud tajam, kemudian lari keluar kamar sambil menangis. Kumud berdiri terpana sesaat, dadanya turun naik, kemudian ia ikut berlari keluar kamar mengejar Kusum.

Di tangga, saat turun, Danny juga meraih lengan Saras, “upacara pernikahan?. Saras menghentikan langkahnya, “Iya, bukannya kau baru saja menikah. Upacara pernikahan itu wajibkan. Sudahlah kita tidak punya banyak waktu. Ayo cepat, ayo cepat”. Saras menarik lengan Danny untuk ikut dengannya. Danny menahan kakaknya, “tunggu dulu, tunggu sebentar, apa Kusum bersedia?”. Saras malah balik bertanya, “Apa yang kau pikirkan?”. Danny melamun membayangkan ritual persembahan yang dilakukan sebelumnya di tempat Kakek, terbayang saat ia membantu Kusum melilit selendang. Danny menoleh ke Saras dan berkata mungkin.

Saras membantu Danny mengurai pikirannya, “kalau menurutmu dia akan setuju. Bisa saja dia akan setuju. Dengarlah Danny, berdoalah dengan hati yang tulus, dan kau mendapatkan apa yang kau mau, kau jangan melupakan itu”. Danny menatap Saras.

Kusum berjalan bergegas, di belakangnya Kumud berteriak memanggil, “Kusum! Kusum, dengarkan aku!”. Saras dan Danny menoleh ke arahnya, Kusum terhenti, tertegun, ternyata disitu ada Saras dan Danny. Saras berpandangan dengan Danny. Saras mencoba mencari tau, dengan berkata, “Kumud”, saat bersamaan Kakek dibimbing Vidya dan Yash masuk rumah sambil berceloteh, “kau lihatkan, mereka datang lebih dulu”.

Saraswatichandra episode 220 221 02

Saras langsung bicara, “Kakek, kita harus kesana lebih awal. Ini undangan pernikahan dari pengantin baru”. Kakek yang sudah duduk di bangku menoleh ke Saras, “Ya, ya benar”. Saras melihat ke arah Danny dengan tersenyum. Keluarga lain juga tersenyum. Kalika melirik ke arah Kusum yang berdiri terpaku. Kumud mau bicara,”ayah”, saat Kakek berbicara lebih dulu, “Oya, Vidya, selesaikan upacara ritualnya sebelum matahari terbenam”.

Kakek memberi instruksi lebih lanjut, “Saras, pergilah dan atur semuanya”. Saras tersenyum. Kusum melihat ke arah Saras, kemudian tertunduk. Guniyal, Vidya, dan Dugba tersenyum. Kalika berpikir sambil terus memperhatikan Kusum. Kakek melihat ke Dugba, “Dugba, ayo bantu dia”. Dugba mengiyakan dan langsung mau melangkah. Kumud yang berdiri disebelahnya, memegang lengannya,mencoba menahan dan memberitau, “bibi”.

Dugba yang mengira Kumud akan ikutan membantu langsung menoleh sambil berucap, “tidak usah, suruh Kusum segera siap-siap”. Dugba kemudian menoleh ke arah Saras, “begitu kalian pergi, kami segera kembali”, dan melangkah pergi dari ruangan tersebut. Kusum menatap orang-orang tersebut dalam diam.

Saraswatichandra episode 220 221 04

Kumud yang kebingungan mencoba bicara pada Guniyal, “Ibu”. Guniyal pun langsung menjawab sigap tanpa mendengar lebih lanjut apa yang akan disampaikan Kumud, “semua harus bersiap dengan benar demi Kusum. Ikutlah bersama ibu”, Guniyal langsung keluar ruangan. Kumud mencoba bicara ke Vidya, “Ayah”. Vidya juga bergegas melangkah untuk bersiap-siap. Saras juga melangkah keluar.

Kalika terus memperhatikan ekspresi Kusum dengan membathin, ‘semua usahaku akan sia-sia, kenapa tiba-tiba Kusum jadi aneh. Dia tidak bicara sepatah katapun”. Kumud masih terus berusaha bicara, ia mendekati Kakek yang masih duduk disitu, “Kakek, aku”. Kakek menguap sambil mengangkat tangannya, “aku capek sekali, kita bicara lagi nanti. Yash tolong bantu aku”, kakek berdiri dan melangkah di bimbing Yash. Kumud masih mencoba, “kakek dengarkan aku dulu”. Semua orang sudah meninggalkan ruangan, tinggal Kumud berdiri termangu sambil menunduk dan memegang kepalanya.

Saraswatichandra episode 220 221 05

Di ruang tamu rumahnya, Saras sedang menatap laptop, browsing mencari tau apa yang diperlukannya untuk ritual, ia bergumam, “vas tembaga, sindur, beras”. Terdengar teriakan Danny, “Kakak”. Saras nyahut, “ya”. Danny bertanya, “beras mana yang kita butuhkan, beras melati atau beras biasa”. Saras masih serius menatap laptop menjawab, “lempar koin saja, lalu putuskan”. Danny ga mengikuti jawaban ngasal Saras itu, “ayolah kakak”. Saras terlihat bingung menatap laptopnya.

Kumud berdiri dihadapan Saras dengan wajah datar. Saras mendongak, lega, “syukurlah kau disini, aku bingung sekali. Lihat, aku minta tolong Danny untuk mengambil bunga segar, tapi dia malah membawa bunga plastik”. Saras memperlihatkan buket bunga. Kumud tak memberikan reaksinya. Saras terus berbicara, “atau begini saja, coba kau lanjutkan”. Saras menyodorkan bunga ke Kumud yang berdiri di seberang meja, “lanjutkan”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Saraswatichandra: Upacara Pernikahan Kusum Ke Rumah Danny & Penderitaan Cinta Kumud?

  1. Ping-balik: Saraswatichandra: Kusum ‘Membakar’ Dirinya Bersama Bayangan Saras? Kumud Meninggalkan Rumah, Hilang. | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s