Shakuntala: Tiba di Istana, Dushyant Gelisah & Pertanyaan Tahap Pertama Sayembara Gauri


Shakuntala episode sebelumnya, Rishi Satanand mengajak Shakuntala melakukan perjalanan bersamanya tanpa memberitau tujuannya. Di jalan Rishi Satanand baru memberitau tujuan mereka. Shakuntala melakukan perjalanan ke Hastinapura lagi, persiapan menghadiri sayembara Gauri.

Shakuntala episode 63 #62 00

Sinopsis serial Shakuntala episode 63 #62, diawali dengan Dushyant yang sibuk menulis soal uji untuk lomba Gauri. Di lorong, Mritunjay sedang bergerilya mencari tau informasi soal lomba. Dua teman Dushyant masuk ke ruangan Dushyant sedang serius.

Salah satu temannya berbicara, “kau kemana saja? dari tadi kami mencarimu. Memangnya apa yang kau tulis itu”. Dushyant memberitau, “Ini untuk sayembara”. Mritunjay mengintip dari balik tiang, mencoba mendengarkan pembicaraan Dushyant dan temannya. Dushyant menambah, “Aku sedang mempersiapkan ujian pertama untuk sayembara”.

Shakuntala episode 63 #62 01

Temannya berkomentar, “kenyataannya kau lebih bekerja keras daripada calon suami Gauri”. Dushyant menjawab sambil terus menulis, “bagaimana tidak, ini masalah masa depan adikku”. Dushyant selesai, ia memasukkan soal yang ditulisnya kedalam amplop, menyegelnya dengan memberi stempel istana. Dua temannya duduk. Mritunjay masih mengintip dari tempatnya berdiri.

Dushyant memperlihatkan amplop tersegel itu ke temannya yang baju oranye, yang disambut komentar, “kelihatannya kau telah menutup hasil usaha kerasmu dalam amplop ini. Ohya, dan satu lagi, semua Pangeran akan disambut dengan amplop ini”. Mritunjay mempertajam matanya melihat ke arah Dushyant dan temannya. Dushyant memberitau, “dan yang bisa memecahkannya dengan benar, dia lah yang berhak mendapatkan Gauri. Dari satu soal ujian ini, kita bisa mengintip hati dari calon peserta, dan kita juga bisa menilai sifat-sifatnya”.

Shakuntala episode 63 #62 02

Teman Dushyant berkomentar lagi, “kau sudah menyelesaikan pekerjaan yang paling berat”. Dushyant memberitau, “ini masih belum, aku harus menyiapkan dua tantangan lagi bagi para Pangeran itu”. Mritunjay menggeleng-gelengkan kepalanya di tempatnya mengintip. Teman Dushyant menambahkan kesimpulannya, “semoga Tuhan membantu mereka, lagian mereka tidak tau bahwa mereka menghadapi ujian berat di sayembara nanti”.

Dushyant berkata, “Tidak mudah untuk bisa memenangkan Gauri. Para pangeran peserta sayembara, harus membuktikan kelayakannya. Sementara kunci ujian pertama, ada di dalam amplop ini dan sisa dua tantangan lagi, akan aku pikirkan”.

Mritunjay bergumam di tempatnya berdiri, “jadi misi pertamaku adalah mengambil amplop milik Dushyant”. Dushyant dan temannya tersenyum memikirkan nasib pangeran yang akan ikut sayembara.

Shakuntala episode 63 #62 04

Di perjalanan, Shakuntala melamun di atas kereta. Rishi Satanand memberitaunya sambil menunjuk ke satu arah, “Kau lihat batu besar itu Shakuntala”. Shakuntala mengiyakan. Rishi menambahkan, “sebentar lagi kita akan masuk perbatasan Hastinapura”. Dada Shakuntala mulai naik turun, ia terbayang perkenalan pertamanya lagi dengan Dushyant setelah sama-sam dewasa di hutan ‘aku adalah Panglima Aditya, aku bekerja sebagai prajurit untuk pasukan Pangeran Dushyant’.

Shakuntala menelan ludahnya, ia terbayang saat-saat kebersamaannya dengan Dushyant pulang dari kuil dan Dushyant berbisik ‘aku meminta dirimu pada Dewa Shiwa’. Mata Shakuntala terus bergerak cepat, ia terbayang saat berkunjung ke tenda Dushyant yang bersama gadis-gadis dalam keadaan teller.

Shakuntala episode 63 #62 05

Malam hari, di istana, Dushyant menyisipkan amplop yang dipersiapkannya untuk ujian pertama sayembara di dalam sebuah map, diatas meja kecil di depan pembaringannya. Dushyant kemudian melangkah naik ke pembaringan, merebahkan tubuhnya, memejamkan mata.

Kalki dan Mritunjay mengendap-ngendap masuk kamar Dushyant, mata mereka awas mengawasi sekeliling. Kalki sempat kaget melihat Dushyant ada di pembaringannya, Kalki memegang lengan Mritunjay dan bernafas lega saat tau Dushyant tertidur. Ia mengisyaratkan kakaknya untuk berpencar. Mritunjay melangkah sambil matanya terus ke arah Dushyant, ia menabrak tumpukan peti yang ada disitu. Kalki menepuk kepalanya sambil mengernyit menutup mata melihat kecerobohan kakaknya.

Dushyant membuka matanya. Kalki nyengir. Dushyant duduk, “kau”. Kalki tergagap menjawab, “iii,ya, kau, kau baik-baik sajakan, soalnya sejak pagi aku tidak melihatmu keluar dari kamar”. Mritunjay merangkak mau mendekati meja. Dushyant turun dari pembaringannya, Kalki agak panik. Dushyant yang mengantuk bilang, “aku baik-baik saja”. Kalki langsung mendekati Dushyant, “hei kenapa kau bangun, kau pasti sakit kepalakan”, Kalki langsung memegang jidat Dushyant, “aku akan mengobatimu, kau pasti punya balsem kan”.

Shakuntala episode 63 #62 07

Dushyant menghentikan Kalki, “tunggu! itu tidak perlu”. Kalki ngotot, “kenapa tidak perlu, aku akan ambilkan balsemnya”. Kalki langsung menuju meja rias yang ada dikamar Dushyant. Ia melihat dibawah taplak disitu sambil senyum nyengir ke arah Dushyant. Dushyant terlihat bingung melihat tingkah Kalki. Kalki pura-pura mencari, “bentar ya”. Dushyant memperhatikannya sambil mengangguk.

Kalki langsung menuju meja yang tak jauh dari Dushyant kembali gratak-gratak tak kentara disitu. Buku tempat Dushyant menaroh amplop terjatuh, amplopnya nyembul keluar, mata Kalki terbelalak melihat yang dicarinya, “e, e, biar aku ambilkan”. Dushyant langsung mengambil buku itu dengan cepat. Mengambil amplopnya, menaroh kembali buku di meja, melangkah ke pembaringannya, menaroh amplop dibawah bantalnya. Kalki memperhatikan dengan mata gregetan. Mritunjay juga melihat di tempatnya bersembunyi.

Kalki dengan agak kesal, mengambil tempat balsem, kemudian menunjukkan ke arah Dushyant, “sudah kutemukan”.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan