Shakuntala: Perjalanan ke Hastinapura Lagi & Persiapan Sayembara Gauri


Di kamarnya, Gauri menangis dalam diam sambil memandangi kalung ditangannya yang dikembalikan Veer sebelumnya. Kalki dan Mritunjay masuk, mereka saling lirik begitu melihat Gauri yang duduk dipinggir tempat tidurnya sambil menangis. Kalki menyapa, “Gauri?”. Gauri terlonjak kaget, menoleh, Kalki tersenyum sumbang. Gauri menghapus air matanya, menyembunyikan kalung yang dipegangnya di bawah seprai. Kemudian berdiri, tersenyum pada Kalki dan Mritunjay yang melangkah menghampirinya.

Shakuntala episode 62 #61 07

Mritunjay berbicara, “Putri Gauri, aku akan sangat bahagia mendapatkanmu”. Kalki menambahkan, “Kakakku sudah siap untuk ikut sayembara”. Gauri hanya mengernyitkan wajahnya. Mritunjay dengan pedenya berkata, “Kau jangan kuatir Putri, aku pasti akan menang, kau ingin aku begitukan? Aku akan membahagiakan, aku akan penuhi semua keinginanmu, lihat saja, setelah menikah, kau akan melupakan tempat ini. Ngomong-ngomong Pangeran Dushyant akan mengadakan lomba apa saja, kau pasti tau bukan?”.

Gauri menjawab dengan wajah datar, “tidak, aku tidak tau apa-apa tentang hal ini”. Kalki dan Mritunjay saling lirik. Kalki tak menyerah, “tapi walau begitu, dia pasti mengatakan sesuatu padamukan? Bukankah sayembara ini, diadakan untukmu”. Mritunjay mendukung ucapan adiknya, “benar sekali, Kalki sudah tidak sabar ingin tau sayembara ini, dia seperti anak kecil saja”. Kalki senyum terpaksa.

Gauri memberitau, “kakak tidak menceritakan apapun tentang ini padaku”. Kalki tersenyum sumbang. Mritunjay masih kurang percaya, “benar?”. Gauri tersenyum, Kalki sekali lagi, terpaksa tersenyum.

Shakuntala episode 62 #61 09

Di ashram, Shakuntala keluar pondok dengan wajah tertunduk. Dua temannya, Karan dan beberapa anak menunggunya dihalaman juga dengan wajah sedih. Pryamvada berpesan supaya Shakuntala menjaga dirinya. Shakuntala bilang juga. Anak-anak mengingatkan, “cepat pulang ya Kak”. Anak lain bilang, “kakak, jangan khawatir tentang hewan-hewan disini, kami akan memberi makan setiap hari”. Yang satunya lagi bertanya, “mau bawakan apa untuk kami?”. Shakuntaal tersenyum, “Akan aku bawakan mainan yang banyak”.

Anhusuya memegang lengan Shakuntala, “tanpa kau disini, akan terasa sepi sekali”. Shakuntala menjawab sedih, “aku bukan pergi untuk selamanya, aku akan cepat pulang”. Karan menatap Shakuntala sedih.

Rishi Satanand diikuti Gautami keluar pondok. Rishi mengingatkan, “Ayo Shakuntala, ini sudah terlambat, ayo”. Anhusuya memeluk Shakuntala, kemudian gantian Pryamvada. Rishi mengingatkan supaya cepat. Shakuntala berpesan, “Karan, jaga dirimu”. Karan menjawab, “kau juga”. Shakuntala mengikuti Rishi Satanand naik kereta sapi diiringi tatap sedih teman-temannya.

Shakuntala episode 62 #61 10

Di istana, Dushyant dan dua temannya sedang melakukan pertemuan, merekan mencek semua persiapan sayembara Gauri. Temannya mencek kerjaan temannya satu lagi, “bagimana penyambutan para tamu”, Temannya jawab, “sudah beres”. “hiburan untuk para tamu”, “sudah beres”. “Dekorasinya?”, “Itu juga sudah beres”. “Kateringnya bagaimana?”, “sudah beres juga”. “Nah, semuanya sudah beres”. Teman yang ditanya langsung menjawab, “dan kalau ada yang belum beres, kan ada Putri Kalki disini untuk membereskannya”. Mereka bertiga tertawa.

Dushyant ingat sesuatu, “ohya, aku lupa, untuk memberi hadia pada tamu, kita harus menyiapkan koin emas dan perak. Seandainya Panglima Veer disini, dia yang akan menangani hal ini. Ya sudahlah. Aku senang, karena kalian bersamaku”. Teman kocaknya langsung menjawab, “emangnya kami mau meninggalkanmu kemana?’. Dushyant tersenyum. Temannya yang baju oranye mengingatkan, “tapi ada persiapan yang belum dilakukan, persiapan untuk uji sayembara”.

Shakuntala episode 62 #61 11

Dushyant menjawab, “semua itu nanti aku yang akan mengaturnya”. Temannya bertanya, “tapi setidaknya beritau apa yang akan kau uji”. Duhyant berdiri, “semua peserta dari sayembara itu nanti, selain diuji kekuatan fisik, juga akan diuji kecerdasan mereka. Siapapun yang ku pilih untuk Gauri akan ku pilih dengan teliti. Untuk bisa lulus dalam ujian, itu bukan hal yang mudah”.

Temannya mengingatkan, “setelah Gauri menikah, kau juga harus menemukan gadis yang baik untuk jadi pasanganmu”. Dushyant langsung tebayang Shakuntala, wajah terlihat sedih, dadanya naik turun. Dushyant melangkah beberapa langkah ke depan, kembali menenangkan dirinya yang tiba-tiba dadanya terasa sesak. Temannya merasa bersalah, “ma’af aku tidak sengaja, ma’afkan aku”.

Dushyant menarik nafas dalam, “tidak apa-apa. Sekarang itu tidak ada artinya, bagi Shakuntala aku tidak lagi punya tempat dihatinya”. Dushyant dan dua temannya sama-sama terdiam, tenggelam dalam pikiran masing-masing.

Shakuntala episode 62 #61 13

Di perjalanan, di kereta, Shakuntala terlihat sudah merasa kepanasan. Ia bertanya pada Rishi Satanan yang mengendalikan dua ekor sapi yang menarik kereta, “kita mau pergi kemana Rishi?”. Rishi Satanand menjawab, “kanapa? kau tidak percaya bahwa kemanapun aku mengajakmu, pasti demi kebaikanmu”. Shakuntala menjelaskan, “bukan begitu maksudku Rishi”. Rishi Satanand menenangkan, “Shakuntala kau jangan khawatir, kemanapun aku mengajakmu, kau akan merasa senang. Tapi karena kau sudah tanya, akan ku jawab. Aku akan mengajakmu ke Hastinapura”.

Deg! Shakuntala kaget, dia tak bisa berkata-kata. Rishi menambahkan, “untuk menghadiri sayembara Putri Gauri”. Shakuntala mulai pulih kagetnya, “tapi Rishi, untuk apa kita pergi kesana”. Rishi menjawab, “untuk melihat sayembara, apa lagi. Yang Mulia sudah mengirim undangan, kalau kita tidak datang, akan merasa malu. Kenapa, kau keberatan ikut kesana”.

Shakuntala episode 62 #61 14

Shakuntala menjawab, “Bukan, tapi siapa yang akan memberi makan burung-burung peliharaanku. Dan Sundhari juga akan merasa sedih tanpa kehadiranku Rishi”. Rishi Satanand terlihat sabar, “tenanglah, semua sudah diatur supaya kau bisa pergi ke sayembara dengan tenang. Ada undangan dari Raja pun untuk Rishi Kanva, tapi dia tidak ada. Setidaknya putrinya harus hadir disana kan. Lagi pula, kau kenal Gauri dengan baik, kenapa kau merasa sungkan”.

Shakuntala mau bersuara. Tapi Rishi Satanand terus bicara, “lihat saja, Gauri akan sangat gembira bertemu kau setelah sekian tahun. Kita akan mengucapkan selamat dan kembali setelah dua atau tiga hari”. Shakuntala terlihat pasrah, “baiklah Rishi, aku akan mengikuti seperti yang kau katakan. Aku tidak akan keberatan pergi ke Hastinapura”. Rishi Satanand tersenyum penuh rencana mendengarnya. Shakuntala mau tak mau mempersiapkan jiwanya.

Satu respons untuk “Shakuntala: Perjalanan ke Hastinapura Lagi & Persiapan Sayembara Gauri

Tinggalkan Tanda Kehadiran Mu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.