Shakuntala: Mritunjay Mau Menyingkirkan Karan, Veer Pamit Pada Gauri


Sahkuntala sinopsis episode sebelumnya, Dushayant yang sangat merindukan Shakuntala menangis sedih di pangkuan ibu Ratu sambil mengatakan bahwa cinta hanya memberikan rasa sakit. Gauri yang kebetulan masuk ke kamar kakaknya, juga ikut berkaca-kaca di paha ibu ratu yang sebelahnya.

Shakuntala episode 60 #59 00

Sinopsis Shakuntala episode 60 #59 , Dushyant kesal dikamarnya, ia berteriak marah pada penjaga apa mereka mendengar suara keras juga dan minta tolong dihentikan. Tapi kemudian dia berpikir dan memutuskan lebih baik dia saja yang melihat sumber suara berisik dan cempreng itu secara langsung.

Begitu sampai di ruang doa, ia melihat Kalki yang sedang melakukan pemujaan disamping ibu Ratu yang wajahnya juga berkerut mendengar suara cempreng Kalki. Dushyant melihat ke Gauri yang juga mengernyitkan wajahnya. Mereka saling memberi isyarat yang diartikan kenapa dia bisa bernyanyi begitu. Untunglah suara Kalki makin serak dan sepertinya juga kurang hafal sama lagu pemujaan.

Shakuntala episode 60 #59 01

Ibu ratu langsung mengambil alih dengan mengatakan kalau Kalki pasti lelah. Kalki berusaha ngeles untuk tetap melakukan nyanyian puja, tapi ibu Ratu langsung bernyanyi menggantikannya. Semua orang diruangan tersebut jadi senang dan mulai melakukan doa dengan diiringi pujian suara ibu Ratu yang merdu, termasuk Dushyant dan Gauri.

Kalki walau agak manyun, tetap mengikuti ritual. Setelah Ratu selesai dengan pujiannya, Kalki langsung menyodorkan nampan dupa persembahannya yang dari tadi diputer-puter di depan wajahnya dengan gerakan kasar. Ratu menarok tangannya diatas lentera persembahan yang disodorkan Kalki, kemudian mengusapkan ke kepalanya. Gauri melihat itu sambil menarik nafas dalam, pegel melihat sikap Kalki.

Shakuntala episode 60 #59 02

Dushyant berdiri mendekat di belakang adiknya sambil berbisik, “Darimana tiba-tiba Putri Kalki memiliki rasa kebaktian seperti ini”. Gauri menjawab dengan suara pelan, “Aku tidak tau, aku juga heran melihatnya”. Sementara itu, Kalki meminta restu ibu Ratu dengan menyentuh kakinya dan ratu pun mendoakan semoga panjang umur.

Kalki sambil tersenyum. beranjak memberikan persembahannya ke Pangeran Dushyant. Dushyant pun menelungkupkan telapak tangannya dia atas dupa untuk mengambil asapnya dan mengusapkan ke kepalanya. Kalki menawarkan persembahannya dengan mengatakan kalau dia sendiri yang membuatnya. Dushyant bertanya tak percaya, “kau bisa masak juga”. Dengan wajah nyengir Kalki menjawab iya, bersamaan dengan mendekatnya seorang pelayan yang bertanya padanya, “Putri Kalki, kata juru masak, sajiannya sudah cukup apa mau dimasak lagi?”.

Wajah nyengir Kalki langsung berubah gondok, Dushyant tersenyum simpul mengetahui kibulan Kalki. Gauri pun menahan senyum. Ibu Ratu geleng-geleng kepala. Kalki dengan wajah tak tau malu ngelesh dengan alasan, “Sebenarnya aku yang mengajarkannya membuat sesaji, karena itu sekarang dia mau mencobanya lagi”. Dushyant cuma melihat Kalki dengan senyum yang bisa diartikan, benarkah?. Ibu Ratu berusaha menghibur Kalki, “Apapun itu, aku merasa senang. Terima Kasih untuk pemujaan ini”.

Kalki tersenyum penuh percaya diri, “Selama aku masih ada disini, setiap pagi pasti akan begini”. Dushyant langsung merespon, “Hanya saja, jangan pernah bernyanyi lagi”. Ibu Ratu langsung tersenyum mendengar ucapan Dusyant. Kalki terlihat kaget dengan wajah agak sedih, “Kenapa? Kau tidak senang ya?”.

Shakuntala episode 60 #59 03

Dushyant menjawab cepat dengan wajah jailnya, “Bukan, aku senang sekali, aku senang sekali. Tapi,,,, aku sampai menangis saat mendengarnya”. Kalki yang tak peka, malah tersenyum kesenangan. Ibu Ratu menahan senyum, Gauri sampai menundukkan wajah untuk menyembunyikan senyum mendengar penolakan halus kakaknya itu. Dushyant menyambung ucapannya, “karena itu, mulai besok, kau hanya melakukan puja, karena aku tidak suka menangis saat pagi. Kau mengerti?”. Kalki tersenyum kecut. Dushyant diikuti yang lain meninggalkan ruang puja.

Tinggal Kalki berdiri dengan gondok. Seorang prajurit masuk memberitaunya, “ada pesan dari Pangeran Mritunjay bahwa dia akan tinggal beberapa hari lagi di ashram Rishi Kanva”. Kalki bertanya apa ada pesan lain, si prajurit bilang tidak ada. Kalki melampiaskan gondoknya, “kalau begitu kenapa hanya diam dan menatap, ambil nampan ini dan pergi dari sini”. Kalki menyerahkan nampan puja yang dari tadi di pegangnya.

Setelah prajurit keluar meninggalkannya, Kalki berbicara sendiri dengan wajah kalut, “Apa yang terjadi pada kakak. Sayembara Gauri akan segera dilaksanakan dan dia mengejar Shakuntala seperti itu. Aku harus melakukan sesuatu”. Wajah Kalki terlihat serius memikirkan rencananya.

Shakuntala episode 60 #59 06

Di ashram, Shakuntala, Pryamvada, Anhusuya dan Karan melihat dari jendela pondok, ternyata Pangeran Mritunjay masih tertidur nyenyak. Anhusuya dengan wajah tak mengerti berbisik, “hei dia masih disini”. Pryamvada juga ikut bersuara, “kelihatannya hantu pun tidak bisa membuat dia pergi”. Karan terlihat bersemangat, “Kalau begitu, aku harus mencari ide yang lebih bagus lagi”.

Shakuntala terlihat mulai pasrah, “Sudahlah Karan, kalau dia mau pergi dari sini, dia pasti akan pergi. Kalau Rishi sampai tau, Rishi takkan mema’afkan kita”. Karan langsung mengingatkan, “Itu kalau Rishi tau”. Shakuntala mencoba mengingatkan,”Tapi kalau begini, Pangeran,,,,”. Karan langsung berkata, “Ssssttt” sambil menaroh jari di mulutnya dan memberi isyarat pada dua temannya yang lain dengan mata jenakanya kalau dia punya ide cemerlang.

Shakuntala episode 60 #59 08

Karan pun meninggalkan temannya yang berdiri diluar jendela, masuk ke pondok Mritunjay yang tetap tidur dengan nyenyak, beridiri dekat kepala Mritunjay, tersenyum jenaka pada temannya yang melihat diluar jendela, membungkukkan wajahnya ke kepala Mritunjay yang terlelap, menaroh kedua tangannya dimulut membentuk corong, berteriak dengan keras, “Pangeran Mritunjayyy!!!!!!!”. Mritunjay kaget, jatuh ke lantai dari dipannya tidur.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :

Iklan

One response to “Shakuntala: Mritunjay Mau Menyingkirkan Karan, Veer Pamit Pada Gauri

  1. Ping-balik: Shakuntala: Cinta, Sebuah Perasaan Yang Tak bisa Disembunyikan | Dizaz·

Gimana Menurutmu Kawans? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s